
"Pangeran duyung !"
Melati terpekik saat tahu apa yang ia lihat, bahkan jus jeruk di gelasnya menjadi tumpah karena terkejut melihat sesuatu yang ia anggap pangeran duyung.
Melati mengedarkan pandangan matanya mencari keberadaan dua orang pengawal yang tadi mengikutinya, namun ternyata dua orang pengawal itu sudah tidak ada, mungkin mereka ke toilet atau kembali ke Villa.
Melati yang penasaran dengan apa yang ia lihat, ia sangka itu adalah jelmaan ikan duyung. Ternyata tebakannya salah, itu bukan pangeran duyung melainkan orang yang hanyut terbawa ombak dan berakhir di pantai pribadi milik keluarga Scherzinger.
"Astaga mayat !" Melati histeris, namun ia cukup berani untuk melihat kondisi orang itu.
"Sepertinya dia masih hidup ! Bagaimana ini ? Bagaimana Aku menolongnya ?" seketika Melati dilanda kebingungan.
"Ah iya, pompa jantungnya !" Melati mengingat sekilas bagaimana menyelamatkan orang yang tenggelam.
Melati kemudian memompa jantung orang itu, cukup lama hingga kemudian orang itu tersadar dengan memuntahkan air di mulutnya.
"Uhuk...uhuk..."
__ADS_1
Orang itu menatap Melati dengan sorot mata yang dalam, ia tak menyangka jika dirinya masih diberikan kehidupan oleh Tuhan setelah diambang Kematian.
Orang itu menatap Melati, seketika ia menjadi terpaku karena Melati memiliki mata yang indah dan wajah yang cantik.
"Beauty !" kata orang itu.
"Alhamdulillah ternyata Kau masih hidup !" Melati bernafas lega. Tak lama tiba-tiba datanglah dua orang pengawal yang menjaga Melati, mereka sudah bersiaga dengan orang asing yang tengah bersama Melati.
"Jangan sakiti dia !" kata Melati
"Tapi Nona, Kami sudah diberi perintah oleh Tuan Besar, untuk menjaga keselamatan Nona dan Tuan Muda !" jawab pengawal tersebut.
"Tapi nona kami sudah diberikan perintah oleh Tuan..." ucapan pengawal itu terputus saat Melati menyala terlebih dahulu.
"Sudah stop lebih baik kalian bantu dia untuk masuk ke Villa karena dia butuh perawatan." kata Mentari dengan penuh keyakinan ingin menolong orang yang baru saja ia selamatkan.
Mau tidak mau dua orang pengawal tersebut membantu melatih untuk menolong orang yang baru saja ia selamatkan. Mereka kemudian membawa orang itu masuk ke dalam villa milik keluarga Scherzinger.
__ADS_1
"Terima kasih." orang yang baru saja diselamatkan oleh Melati itu mengucapkan rasa terima kasihnya karena Melati sudah menyelamatkannya jika tidak ada melati. Mungkin ia sudah tidak ada lagi di dunia ini.
"Sama-sama tidak masalah buatku sesama manusia harus saling menolong Aku pikir Kau adalah seorang pangeran duyung atau lebih tepatnya ikan jadi-jadian."
Keduanya kemudian terkekeh geli dan pada akhirnya mereka berdua perkenalan dan berbicara serius.
"Siapa namamu." tanya Melati
"Namaku Alan." jawab orang itu, namanya adalah Alan, Dia adalah seorang turis yang baru beberapa hari menginjakkan kakinya di Bali.
"Kenapa kau bisa tenggelam ?" tanya Melati lagi.
"Aku bermain jet sky bersama teman-temanku tiba-tiba ada masalah dengan jet sky milikku hingga pada akhirnya aku terjatuh dan terbawa ombak." jawab Alan apa adanya.
"Astaga !" Melati menutup mulutnya karena terkejut.
"Aku berhutang Budi padamu Nona melati. Apa yang bisa Aku lakukan untuk membalas Budi baikmu karena telah menyelamatkanku ?" kata Alan dengan sungguh-sungguh.
__ADS_1
...****************...