
Satu bab dulu ya Gaes...nanti malem update lagi..🥳🥰
...****************...
"Yang..kangen..." kata Arash dalam sambungan video call pada istrinya. Saat ini Melati tengah di jam istirahat dan menghubungi suaminya.
"Aku juga kangen !" ucap Melati dengan manjanya.
"Kita belum sempat honey moon." ucap Arash, ia melihat-lihat destinasi wisata yang ada di google, berencana ingin mengajak Melati untuk pergi berbulan madu.
"Sudah tidak perlu honey moon, dirumah saja sudah cukup !" kata Melati dengan santainya.
"Tapi kan beda, Sayang !"
"Apa bedanya, mau pergi honeymoon dirumah atau keluar kota juga pasti ujung-ujungnya di dalam kamar !" kata Melati dengan cepat dan membuat Arash tertawa.
"Dasar istri mesum !" ledek Arash
"Aku mesum begini karena ketularan suami Ku !" sungut Melati yang membuat tawa Arash kembali pecah.
"Aku jadi tidak sabar memakan Mu !" kata Arash dengan berdecak kesal, ingin segera pulang dan mengurung istrinya di kamar.
__ADS_1
"Dasar suami mesum, pagi siang malam apa tidak bosan ? Lagian Aku heran, apa dengkul Mu tidak sakit dan pinggang Mu tidak encok ?" kata Melati dengan keheranan.
Arash terkekeh mendengarnya "Tentu saja tidak, Sayang. Kau candu bagiku !" kata Arash lagi.
"Uh...dasar !"
Tak lama obrolan mereka selesai karena mereka harus kembali menjalankan tugas masing-masing di kantor dan di kampus.
Melati membuka layar laptopnya tak lama terdengar suara ketukan pintu, Melati pun mempersilahkan seseorang masuk ke dalam ruangannya.
"Ada apa ?" tanya Melati pelan.
"Ibu Melati, Saya mau mengajukan judul skripsi Saya !" Namanya Danu Kumbara, dia adalah mahasiswa tingkat akhir yang belum wisuda di angkatannya sebab selalu gonta ganti judul skripsi.
"Ganti judul lagi ?" kata Melati melihat skripsi yang terletak di atas meja kerjanya.
Danu menganggukkan kepalanya, dan tersenyum ke arah Melati.
"Memangnya judul yang kemarin kenapa ?" tanya Melati.
"Susah Bu ! Saya pening mikirnya !" kata Danu, itu adalah jawaban yang tidak berbobot yang pernah Melati dengar.
__ADS_1
"Kalau susah, kenapa kemarin minta di ACC sama Pak Jamal ? Dan kenapa tidak bimbingan langsung dengan beliau ? Judul skripsi Mu yang kemarin itu malah Pak Jamal ahlinya !" jawab Melati
"Saya berubah pikiran Bu, pokoknya Saya mau ganti judul yang ini, dan Saya maunya dibimbing sama Bu Melati !" kata Danu kekeh dengan pendiriannya.
Melati menghela nafasnya, sebenarnya ia kasihan dengan Danu yang merupakan mahasiswa tertua di kampus sebab teman-teman seangkatannya sudah wisuda semua namun dia sendiri yang belum wisuda.
"Tapi Kamu harus setuju dengan kontrak bimbingan skripsi dengan Ibu !" kata Melati
"Saya siap Bu !" balas Danu dengan penuh antusias.
"Baik, kalau dalam waktu tiga bulan Kamu tidak juga bisa menyelesaikan skripsi Mu, Ibu tidak mau Kamu bimbingan lagi dengan Ibu !" kata Melati dengan tegas..
"Saya setuju Bu ! Mohon bimbingannya agar Saya bisa wisuda tahun ini !" jawab Danu dengan penuh semangat empat lima, dan Melati hanya menganggukkan kepalanya.
Danu kemudian keluar dari ruangan Melati dengan penuh rasa kegembiraan dalam hati dan jiwa raganya sebab Melati mau menjadi dosen pembimbing skripsinya.
"Yes !"
Sedangkan Melati kini tengah membuka skripsi yang dibuat oleh Danu secara perlahan. Ia kemudian membaca judul skripsi tersebut, dan membuat Melati membelalakkan kedua matanya saat tahu judul skripsi yang mahasiswanya buat itu.
"Pengaruh Dosen Cantik dalam Peningkatan Belajar Mahasiswa di Universitas X."
__ADS_1
"Dasar mahasiswa edan !"
...****************...