GADIS DESA MILIK PRESDIR

GADIS DESA MILIK PRESDIR
ASTAGA


__ADS_3

Mentari melihat tayangan video melahirkan lewat aplikasi youtube, dimana sebelum melahirkan sang ibu hamil harus bersih dan bebas bulu.


"Oh jadi harus dicukur !" ucap Mentari seorang diri


Mentari pun beranjak dari kasur dan menuju kamar mandi ia pun mengambil alat cukur dan mencukur apa yang seharusnya ia cukur. Begitu selesai ia keluar dari kamar mandi berbarengan dengan Mario yang baru saja masuk ke dalam kamar sepulang dari kantor.


"Yank, sedang apa ?" Mario melihat Mentari yang memegang alat cukur jambangnya.


"Oh ini alat cukur ! Aku habis cukuran Mas !" jawab Mentari dengan santainya.


"Cukuran ?" Dahi Mario mengernyit heran.


"Apa yang dicukur ?" tanya Mario


"Tadi Aku melihat di youtube kalau mau melahirkan itunya mesti dicukur, Mas !" jawab Mentari


"Kan masih lama Yank, lahirannya empat bulan lagi, buah mangga kita lahir !"


"Bukan buah mangga, tapi buah semangka, Mas. "


"Ah, iya kalau sudah sembilan bulan pasti seberat semangka !"


"Ya sudahlah Mas sudah dicukur juga !" kata Mentari memutus topik pembicaraan mereka mengenai bulu jenggotnya

__ADS_1


"Kalau di cukur berarti jadi gundul, Yank. Aku jadi tidak punya mainan !" kata Mario lagi dia masih terus membahas pihal bulu jenggot istrinya.


"Astaga masih dibicarakan lagi !" Mentari menepuk keningnya.


......................


Keesokan harinya,


"Nanti siang ke Kantor ya, Yank !" Mario memeluk tubuh Mentari dari belakang. Ia tak menyangka akan sebucin ini pada Mentari bahkan dirinya yang jauh lebih mencintai Mentari.


"Iya, Mas !" jawab Mentari


Setelah Mario pergi ke kantor, Mentari turun ke dapur membantu para koki untuk memasak. Semenjak menjadi istri Mario, ia lebih suka belajar memasak dengan para koki rumah itu. Jangan tanya mengapa tidak belajar memasak dengan ibu mertua ? Jawabannya karena Helena tidak bisa memasak makanan lain, selain telur ceplok. Itu pun Helena kadang memasaknya kurang matang dan agak sedikit gosong bahkan pernah gosong semua.


Flash Back


Sebab di hari libur para pelayan dan koki juga libur. Untuk itu Helena sendiri yang akan memasak, jangan tanyakan kemana anak gadisnya ? Kenapa tidak mereka saja yang memasak ? Sebab Paula dan Mikayla berada di luar negeri !


Mentari yang baru sehari tinggal dirumah keluarga suaminya itu hanya bisa geleng-geleng kepala saat melihat masakan Ibu mertuanya, Nasi telor ceplok plus saus tomat !


"Orang kaya kok begini makannya !" ucap Mentari dalam hati.


"Jangan kaget, Mommy tidak bisa memasak ! Jadi makan saja dari pada dia tersinggung." bisik Mario di telinga Mentari.

__ADS_1


"Punya Daddy sepertinya lain, telurnya dua !" celetuk Mario melihat piring Daddy nya yang sudah ada dua telor ceplok.


"Iya, biar makin semangat !" celetuk Helena sambil tersenyum manis tanpa memandang lagi kalau Mario sudah beristri.


"Semangat apa, Ibu Mertua ?" Mantari yang penasaran alias kepo dengan perkataan Ibu mertuanya itu jelas saja ia langsung bertanya.


Sedangkan Mario hanya bisa menahan tawanya disaat Daddy nya sudah tersedak makanan yang ada di mulutnya.


"Bapak Mertua kenapa ?" Mentari panik melihat Bapak mertuanya tersedak makanannya.


"Minum-minum dulu, Dad !" Helena langsung menyodorkan satu gelas air putih pada suaminya.


"Apa jawabannya Ibu Mertua ? Biar semangat apanya ? Apa biar semangat ngadon bayi ?" tanya Mentari tanpa urat malu hingga membuat Scherzinger menyemburkan air minum yang baru masuk ke dalam mulutnya.


Byur


"Astaga, menantu Ku !" batin Scherzinger dalam hati, tenyata ia mendapatkan menantu yang amat sepesial.


"Daddy !" pekik Mario dan Helena acara makan siang itu seketika menjadi ambyar dan bubar.


Flash Back Off


...****************...

__ADS_1


__ADS_2