
Flash Back.
Beberapa bulan lalu, David mengikuti mobil Matteo dimana Matteo dengan sengaja ingin menabrak Melisa, saat Melisa baru saja keluar dari tempat pemotretan.
Beruntungnya Melisa berhasil diselamatkan David namun David mengenakan masker hitam dan topi hingga Melisa tak bisa mengenal siapa orang yang telah menyematkannya.
David sengaja mengenakan tampilan seperti itu sebab ia malu untuk melihat Melisa, malu dengan perbuatannya yang telah menyia-nyiakan Melisa selagi menjadi istrinya.
David yang kesal dengan perbuatan Matteo ia lantas mengikuti kemana perginya mobil Matteo hingga pada akhirnya ia bisa menghentikan mobil Matteo.
“Matteo buka pintunya !” ucap David dengan suara meninggi.
Matteo pun keluar dari dalam mobilnya dan menghadapi David. Matteo tentu saja tidak terima kala David memutuskan hubungan mereka, ia masih mencintai David dan berharap bisa menikah dengan David, namun kehadiran Melisa dan perceraian David dengan Melisa ternyata membuat hubungan mereka menjadi hancur dan bercerai berai.
“Apa yang Kau lakukan ?” ucap David cepat.
__ADS_1
“Apa yang Ku lakukan ? Aku hanya melakukan hal yang seharusnya Ku lakukan ! Gara-gara wanita itu, hubungan kita berakhir, mana janji Mu akan menikahi Ku ? Bohong semuanya bohong dan itu karena Melisa !” kata Matteo yang begitu emosi sebab tak bisa mencelakai Melisa barusan.
“Apa Kau sudah gila ? Kau ingin menjadi pembunuh, iya ?” sarkas David
“Persetan dengan menjadi seorang pembunuh atau pun pencuri, yang jelas Aku ingin bersama Mu, David !”
“Matteo, hubungan kita sudah selesai ! Aku ingin menjalani hidup Ku sebagai pria normal ! Jadi tolong hentikan kegilaan Mu !” balas David
Matteo tertawa lebar saat mendengar ucapan yang terlontar dari mulut mantan kekasihnya itu. Dulu memang ia mendekati David karena David sangat membutuhkannya sebab dulu David sedang dalam masalah besar dan tidak ada seorang pun yang peduli pada David kecuali dirinya.
“Maaf kan Aku, Matteo. Mari kita menjadi pria yang baik mulai saat ini, pria normal seperti yang lainnya. Aku sudah insaf Matteo, Ku mohon jangan mengharapkan Aku lagi. Aku ingin menebus kesalahan Ku bersama Melisa. Ku mohon hentikan semua ini !” kata David mencoba menenangkan Matteo.
Bukannya tenang Matteo malah semakin murka pada David ia menjadi benci pada David apalagi saat David menyebut nama Melisa dan ingin kembali pada wanita itu.
“Aku benci diri Mu David !” teriak Matteo ia pun lalu masuk ke dalam mobilnya dan pergi meninggalkan David dengan mengemudikan mobil dalam kecepatan tinggi.
__ADS_1
David yang khawatir dengan keadaan Matteo pun mencoba mengikuti kemana perginya Matteo hingga tepat di simpang empat jalan Matteo tak sadar jika lampu merah sudah berubah merah namun ia tetap melajukan mobilnya. Pada akhirnya terjadilah kecelakaan antara mobil Matteo dan mobil lain.
“Matteo !” teriak David dalam mobilnya.
Ciiitt…Brak !
Matteo meninggal ditempat kejadian karena kecelakaan itu. Terpukul tentu saja David merasakan itu, ia pun berduka atas kepergiaan orang yang pernah hadir dalam hidupnya, orang yang selalu ada menemaninya dalam keadaan terpuruknya di masa lalu sampai saat ini.
Flash Back Selesai.
Melisa terdiam sesaat ia merasa kasihan pada mantan suaminya itu. Ternyata perilaku menyimpang mantan suaminya itu bukan karena hal yang disengaja. Sebab memang benar dulu David hanya bersama dengan Matteo sebatas teman, namun lambat laun Matteo yang menguasai David hingga David terjerumus ke dalam nista dan dosa besar semacam itu.
"Maaf kan Aku Mel, mungkin sekarang Kau jijik pada Ku. Karena tidak mungkin Kau akan kembali pada pria seperti Ku !" David menundukkan wajahnya ia benar-benar malu dengan aib yang selama ini ia tutup tutupi dari orang-orang yang sangat ia sayangi.
...****************...
__ADS_1