GADIS DESA MILIK PRESDIR

GADIS DESA MILIK PRESDIR
INGAT MANTAN


__ADS_3

"Tugas membuat calon cucu untuk Ibu Mertua sudah berhasil ! Bahkan Aku sudah membuat anak Ibu Mertua bucin pada Ku. "


"Oh My God, Dad.. Sebentar lagi kita akan menjadi Kakek dan Nenek !" pekik Helena setelah melihat foto USG yang di kirimkan oleh Mentari padanya.


Saat ini Helena dan Scherzinger tengah berada di Paris karena Paula dan Mikaila akan wisuda pekan depan.


"Tidak terasa kita sudah tua dan akan menjadi Kakek dan Nenek !" Scherzinger memeluk Helena di pangkuannya.


"Lihat Kau sudah tumbuh uban sekarang, Dad !" Helena mengelus kepala Scherzinger dengan lembut.


"Sudah lama tumbuh Mom, hanya saja selalu Ku semir sebab Aku tak mau kelihatan seperti pria tua." Scherzinger terkekeh mengatakannya dan Helena pun tertawa mendengarnya.


"Sepertinya kita harus merayakannya Mom !" Scherzinger bicara lagi dengan menggigit leher Helena hingga Helena melengguh.


"Uuhhh... Dad.. "


Hingga terjadilah pergulatan panas diantara kedua pasangan pengantin tua tersebut yang hanya mereka berdua yang tahu kapan selesainya.

__ADS_1


......................


"David ! Kau mau kemana ?" Maria menatap tajam David yang sudah menjadi suaminya hampir dua bulan ini. Sejak ia menikah dengan David, David seolah tak memperhatikan lagi dirinya bahkan David lebih sering pergi bersama Matteo, temannya.


"Jangan bilang Kau akan pergi lagi bersama teman Mu itu ?" sarkas Maria


"Memangnya kenapa ? Dia itu teman Ku, apa salahnya ?" jawab David dengan santainya.


"Salahnya dimana ? Kita baru menikah David, seharusnya kita menikmati pernikahan layaknya sepasang pengantin baru, tapi Kau malah sibuk memilih pergi bersama teman Mu !" protes Maria


"Sudah lah, Maria. Kita ini sudah dewasa, tidak perlu bemesraan seperti anak ABG ! Lagi pula Aku pergi dengannya karena urusan pekerjaan ! Ada proyek besar yang harus ku dapatkan !" terang David ia begitu malas jika terus meladeni Maria yang selalu ingin marah-marah padanya.


"Kalau Aku tidak bekerja lalu apakah Kau masih ingin menjadi istri Ku ? Aku pun harus selalu mempunyai uang karena harus menghidupi keluarga kita terutama dirimu !" jawab David tanpa berpikir terlebih dahulu yang mungkin dapat membuat hati Maria sakit mendengarnya.


"Jadi Kau menganggap Ku beban bagimu, begitu ?" ucap Maria tak terima dengan ucapan terakhir David untuknya.


David memilih diam ia kemudian mengambil mantelnya dan berjalan keluar kamar dimana Maria berteriak memanggil namanya.

__ADS_1


"David mau kemana Kau ? Aku belum selesai bicara !"


David tak menggubrisnya ia keluar dari rumah dan masuk ke dalam mobil dimana Matteo sudah menunggunya di dalam sana.


"Apa dia memarahi Mu lagi ?" tanya Matteo merasa kesal pada Maria yang memarahi David.


"Ya, seperti itulah !" jawab David


Matteo pun menggenggam tangan David dengan lembut. "Kita pergi malam ini, dan menghabiskan waktu bersama."


Sedangkan Maria kini ia merasa hampa dan kesepian, ia pikir setelah menikah dengan David hidupnya akan bahagia karena sebelumnya David begitu manis dan romantis padanya, namun ternyata Maria salah David berubah setelah mereka menikah David tak semanis dan seromantis dulu.


Sejenak Maria teringat akan Mario meskipun Mario selalu sibuk bekerja Mario selalu perhatian padanya dan masih bisa meluangkan waktu untuknya.


Apalagi ternyata Mario menyembunyikan identitasnya rupanya untuk menguji Maria apakah Maria wanita yang setia dan menerima Mario apa adanya. Namun ternyata Maria menyia-nyiakan kesempatan itu, Maria sungguh menyesal melepaskan Mario. Andai waktu bisa di ulang kembali, Maria ingin bersama Mario lagi.


"Hiks... Aku rindu padama Mario, Aku menyesal melepaskan Mu.. Hiks.."

__ADS_1


...****************...


__ADS_2