Husband From Hell (Suami Dari Neraka)

Husband From Hell (Suami Dari Neraka)
Rahasia terpendam


__ADS_3

Hari ini kebetulan sekali Nicholas berangkat ke kantor dengan mengendarai mobilnya sendiri. Reynald yang sudah beberapa bulan ini tidak pernah pulang ke kampung halaman orang tuanya akhirnya memutuskan untuk meminta jatah cuti selama tiga hari. Dia ingin melepas rindunya dengan sang ibu dan juga Ayah.


"Bu, Rey kangen." Reynald lantas memeluk erat Ibunya. "Ibu udah sarapan?"


Ibu Reynald mengangguk tanpa suara. Sudah 10 tahun wanita itu mengalami kelumpuhan, hingga mengharuskannya menggunakan kursi roda untuk membantu aktifitasnya.


"Rey kangen sama Ayah, Bu." Reynald duduk di kursi meja makan sambil mencomot sebuah sandwich dan dimasukkan ke dalam mulutnya.


"Bagaimana kalau kita pergi menemui Ayah siang ini?"


Ibu Reynald kembali mengangguk tanpa suara.


Selepas menikmati sarapan ditemani sang Ibu, Reynald kemudian melangkah masuk ke dalam kamarnya. Dia merebahkan tubuhnya seraya menatap langit-langit kamarnya. Mengingat kembali memory 30 tahun kelam.


Flashback


Kala itu, kecelakaan hebat melanda sebuah keluarga kecil yang hendak bertamasya. Mobil yang ditumpanginya itu mendadak menabrak sebuah truk kontainer karena diakibatkan rem mobilnya yang blong.


"Sayang, bangun sayang!" Ibu Reynald menangis sesenggukan sambil terus berusaha membangunkan suaminya yang bahkan sudah tak bisa lagi bernafas itu. "Ba_ngun!" ucapnya lirih dengan darah yang menetes dari pelipisnya. Dia terisak sambil terus meronta, berharap sesuatu keajaiban akan datang pada suaminya.


Reynald kecil yang terselamatkan dari kecelakaan itu hanya meringkuk di samping tembok saat beberapa petugas kepolisian dan tim kesehatan berusaha membantunya untuk bangun. Beruntung dia dan ibunya duduk di belakang kemudi, jadi lukanya tidak begitu parah. Sedangkan sang ayah yang membawa mobilnya itu tak bisa menahan hantaman truk kontainer dengan muatan baja yang menghantam kepalanya hingga remuk.


"Apakah Ayahku bisa selamat?" tanya Reynald kecil pada seorang petugas medis.


Semua mata yang melihat anak kecil itu terlihat ngilu. "Sayang, sekarang kita ke rumah sakit dulu ya! tanganmu harus segera diobati, supaya lukanya cepat pulih," kata suster itu pada Reynald kecil.


"Tapi Ayahku bisa selamat kan?" lagi-lagi dia mengulang pertanyaan yang sudah jelas tidak mungkin terjadi itu.


Reynald sangat merasa bersalah atas kejadian ini. Pasalnya, liburan kali ini adalah liburan kenaikan kelas Reynald, dan dia sendiri yang memilih tempatnya.

__ADS_1


Andai saja Reynald tak memilih tempat itu, mungkin kejadian buruk takkan menimpa keluarga kecil mereka.


Akibat pendarahan yang sangat besar, Ayah Reynald pun tak terselamatkan. Dan semenjak itu pula, Ibu Reynald sering sakit-sakitan karena tekanan batin yang dia derita pasca sepeninggalan suaminya. Puncaknya 10 tahun lalu, saat Ibunya berbelanja ke pasar, seseorang tak dikenal tiba-tiba mengendarai motor dengan sangat kencang dan menabrak tubuh Ibunya hingga terpental beberapa meter. Dan akhirnya semenjak kejadian itu, Ibu Reynald lumpuh dan tak bisa beraktifitas tanpa bantuan kursi roda.


Dua puluh tahun kemudian, saat Reynald tumbuh dewasa, Tuan Jhonson, akhirnya mengangkat Reynald kembali sebagai supir pribadi Keluarganya, sama seperti dulu ayahnya. Namun kali ini Reynald tidak bekerja untuk Jhonson, melainkan putra mereka Nicholas. Dan semenjak itulah Reynald mengenal Nicholas.


Tapi tunggu, Reynald sebenarnya sebelum menjadi seorang supir pribadi adalah seorang general manager di sebuah perusahaan swasta di salah satu pusat kota. Tapi kenapa dia malah menjadi supir?


Jadi, saat Jhonson datang berkunjung ke rumahnya untuk sekedar bersilaturahmi, Reynald bercerita bahwa dia adalah pengangguran. Ada sesuatu yang ingin Reynald cari di keluarga konglomerat itu. Misteri kematian ayahnya. Reynald yakin, ada sesuatu yang ganjal saat kecelakaan hebat itu terjadi. Reynald juga yakin, ada seseorang yang mensabotase semuanya. Mungkin seseorang yang tidak suka karena Ayah Reynald sangat dekat sekali dengan majikannya. Jadi, saat ada kesempatan bertemu dengan mantan majikan ayahnya itu, Reynald memutuskan untuk bisa masuk ke dalam keluarga itu, meskipun harus mengorbankan karirnya dan beralih profesi dari seorang general manager menjadi seorang supir pribadi.


Kenapa Reynald yakin ada yang tidak beres dengan misteri kematian ayahnya? itu karena Reynald melihat seorang laki-laki berpakaian serba hitam saat pemakaman ayahnya sama dengan laki-laki yang dia pergoki sedang bersender di mobilnya saat hendak pergi bertamasya. Dan salahnya Reynald, dia tidak memberitahu ayah dan ibunya tentang laki-laki misterius itu. Andai saja Reynald memberitahukannya, mungkin keluarganya akan selamat waktu itu.


"Ayah, aku akan terus berusaha untuk menemukan siapa orang yang sudah membuat keluarga kita hancur."


Sampai sejauh ini, Reynald belum menemukan titik terang tentang siapa pelaku itu. Sebenarnya ada salah satu orang yang dia curigai dan pantas mendapatkan perhatian lebih. Orang itu adalah supir pribadi Tuan Jhonson yang sudah bekerja sejak ayahnya meninggal sampai saat ini. Tapi, seiring berjalannya waktu, Reynald hanya mengantongi identitas orang itu sebagai mantan mafia sebelum bekerja sebagai sopir.


Reynald harus bekerja lebih ekstra lagi untuk menemukan siapa pelakunya itu. Agar semua tanda tanyanya selama ini bisa terjawab, dan dia bisa membalas dendam atas keluarganya.


Memikirkan semua itu membuat kepala Reynald berat dan seketika ngantuk hadir. Tak lama, Reynald pun tenggelam dalam mimpinya.


"Nak, kelak jika kau sudah tumbuh dan dewasa, jadilah seperti Tuan Jhonson. Dia sangat baik hati dan dermawan kepada siapapun yang membutuhkan," ucap Ayah Reynald pada Reynald kecil kala itu.


"Apa ayah sangat mencintainya?"


Ayah Reynald mengangguk. "Ayah sangat ingin sekali selalu bisa menjaganya sampai raga ayah tak bernyawa."


"Kalau nanti Rey sudah besar biar Rey saja yang menggantikan Ayah menjaga Tuan Jhonson," ucap Reynald kecil dengan kepolosannya.


"Hahaha, kau ini. Kau harus punya cita-cita lebih dari sekedar menjadi seorang sopir, Nak. Bila perlu, kau bisa menjadi seorang hakim, pengacara. Kau juga kan bisa melindungi Tuan Johnson jika kau menjadi seorang polisi."

__ADS_1


"Ah, iya. Ayah benar." Reynald terkekeh geli dengan ayahnya. Mereka sedang makan dan minum di pinggir taman. Hal ini sering mereka lakukan jika ayahnya sudah pulang bertugas di rumah itu.


"Tapi,"


"Tapi kenapa Ayah?"


"Ada satu hal yang selama ini mengganjal di pikiran ayah."


"Apa itu?"


"Ada seseorang yang berniat tidak baik kepada Tuhan Jhonson."


"Siapa Ayah?"


"Dia adalah orang yang paling dekat dengan Tuan Jhonson sendiri. Dia juga memiliki kekuasaan yang sama besarnya dengan Tuan Jhonson. Makanya, Ayah takut untuk mencari tahu lebih jauh tentangnya. Ayah takut dia akan menggunakan kekuasaannya untuk menyingkirkan Ayah, lalu Ayah tidak bisa lagi melindungi Tuan Jhonson."


"Maksud Ayah siapa?"


"Suatu saat kau akan mengerti."


Reynald terperanjat dari tidurnya. Nafasnya terengah-engah. Mimpi barusan adalah petunjuk yang selama ini ia butuhkan.


Iya, dia ingat, dulu saat umurnya masih 7 tahun. Ayahnya pernah bercerita tentang hal itu. Dan kenapa Reynald baru ingat sekarang.


Iya, kini Reynald sudah tahu siapa yang harus dia cari. Siapa yang harus dia selidiki. Bukan laki-laki supir pribadi yang sudah menggantikan ayahnya itu. Tapi orang yang memiliki kekuasaan yang sama dengan Tuan Jhonson. Dan itu artinya, istrinya sendiri, Kelly.


Ada rahasia apa yang selama ini dipendam Kelly?


***

__ADS_1


To be continued


__ADS_2