
Malam hari adalah malam yang paling ditunggu Reynald untuk mencari informasi mengenai kematian ayahnya.
Setelah mendapatkan informasi baru bahwa saudara Tuan Jhonson adalah salah satu tersangka kematian ayahnya, maka Reynald pun menyambangi kediaman kedua saudara Tuan Jhonson bergantian dengan mengendap-endap.
Dan malam ini, rumah Jela adalah yang pertama didatangi.
Reynald mengendap-endap dan mencaritahu seisi rumah itu. Berharap ada sesuatu yang bisa ia temui untuk menjadi bahan pencariannya.
"Kelly sudah benar-benar keterlaluan!"
Suara seorang laki-laki menggelegar. Reynald hampir saja menjatuhkan vas bunga saking terkejutnya.
"Dia sepertinya membalas dendam karena kita dulu selalu mengucilkannya dengan anaknya," sahut wanita yang sepertinya istrinya.
Reynald memasang telinganya. "Sepertinya mereka sedang membicarakan Nyonya Kelly," batinnya.
"Kita harus bekerjasama untuk menjatuhkan Kelly. Kita harus membongkar semua kejahatannya," kata laki-laki itu lagi.
"Tapi bagaimana, Yah? Tante terlalu kuat. Hartanya dimana-mana. Kita tidak mungkin melawannya." Jela ikut berkomentar.
Laki-laki itu terlihat berpikir beberapa saat, sampai akhirnya dia menemukan solusi.
"Kalian tau paviliun kecil yang ada di rumah Kelly kan?"
Ibu dan anak itu mengangguk.
"Ayah curiga dengan isi paviliun itu. Sepertinya Kelly menyembunyikan sesuatu di sana."
Reynald memutar kepalanya. Sepertinya yang mereka bicarakan adalah Nyonya Merry.
Mengenai Merry, memang dirahasiakan keberadaannya oleh Nicholas dan juga Kelly. Tak banyak yang tahu, hanya segelintir orang saja.
"Baiklah, mulai besok kita akan mencari tahu tentang isi paviliun itu," lanjut sang ibu yang diikuti anggukan dari anak dan suaminya.
Obrolan keluarga itupun akhirnya keluar jalur dari pembahasan semula. Reynald merasa jenuh berada di sana. Kalau hanya mengenai Merry, rasanya informasi itu tak banyak berguna baginya.
Apa mungkin Reynald harus mendatangi rumah Kakak tuan Jhonson yang satunya. Mungkin disana dia bisa menemukan informasi lain mengenai kematian ayahnya.
__ADS_1
"Yah, apa Ayah kenal Jennifer?"
Langkah kaki Reynald terhenti ketika Jela, bertanya mengenai Jennifer.
"Apa yang akan dibicarakan Jela mengenai Jennifer?" batin Reynald.
Reynald kembali memposisikan dirinya untuk menguping pembicaraan keluarga itu.
"Iya. Ayah ingat, dia mantan Nicholas kan? ... dia mantan kekasih sebelum Nicholas menikah dengan gadis bernama Natalie, Kalau tidak salah," tebak Ayah Jela. Mereka memang tidak begitu mengenal Natalie karena keluarga mereka memang tidak akur, dan mereka hanya mengenal Natalie saat pernikahannya saja.
Jela sepertinya teringat sesuatu tentang wanita yang dulu pernah jadi teman sekelasnya itu.
"Rasa-rasanya aku melihat kejanggalan pada kedekatan Jennifer dan Tante Kelly," kata Jela lagi.
"Mungkin itu hanya firasatmu saja. Kelly dan Jennifer jelas dekat, karena dulu Jennifer pernah menjadi kekasih Nicholas." Ibu Jela menjawabnya.
Jela berpikir mungkin ada benarnya juga. Tapi dia yakin ada hal yang lain. Dia yakin, Jennifer dekat dengan Kelly bukan karena dia pernah menjadi kekasih anaknya.
Sebenarnya Jela tidak pernah berpikir akan sampai sejauh ini, kalau bukan karena ingin membalas dendam. Jela tidak perduli apapun hubungan Jennifer dengan Tantenya itu di masa lalu, karena bagi Jela itu bukan urusannya. Tapi ketika Kelly mengusik hidupnya, maka Jela pun akan melawannya meskipun dia Tantenya sendiri.
"Aku ingat!!!" Setelah berpikir keras, akhirnya Jela mengingat sesuatu. "Dulu aku pernah melihat Tante Kelly datang ke acara perpisahan Jennifer waktu Jennifer masih duduk di bangku SMP. Tante Kelly datang sebagai perwakilan dari keluarga Jennifer yang waktu itu tidak bisa datang. Iya, aku ingat sekali itu."
"Iya, Yah. Jela yakin sekali. Meskipun dulu penampilan Tante tidak seperti sekarang, tapi Jela yakin, Tante Kelly dan Jennifer punya hubungan lain. Mereka sepertinya saudara."
Reynald membulatkan matanya tak percaya.
Kecurigaannya tentang Jennifer akhirnya terjawab. Sejak dulu, Reynald memang mencurigai wanita itu. Rupanya ada sesuatu yang tidak beres dengan orang itu.
"Jadi, Nyonya Kelly punya hubungan lain dengan Jennifer?" gumam Reynald dalam hatinya. "Sepertinya Nicholas juga tidak tahu tentang ini."
Prank
Reynald tak sengaja menabrak sesuatu di depannya.
"Siapa itu?" tanya Jela.
"Cepat lihat!" sahut Ibu Jela.
__ADS_1
Melihat Jela datang menghampiri, Reynald pun buru-buru kabur dari tempat itu.
Beruntung, Reynald sangat lincah dalam bermain sebagai mata-mata, sehingga Jela tidak melihatnya saat ia kabur melalui jendela.
Reynald membuang nafasnya kasar berkali-kali di dalam mobil setelah berhasil menyelamatkan dirinya dari keluarga itu.
Tak ingin membuang waktu, Reynald segera meraih laptop yang ia taruh di belakang mobilnya. Sesegera mungkin ia mencari tahu account sosial media Jennifer. Namun sayangnya, di sana dia tak menemukan apapun, karena account sosial media Jennifer hanya menampilkan beberapa postingan pribadinya.
Tak mau kehabisan akal, Reynald mencaritahu lewat account yang di follow Jennifer. Beruntung account yang di follownya hanya puluhan. Mungkin karena sepertinya Jennifer juga tidak terlalu begitu eksis di dunia Maya.
Reynald membuka satu persatu account yang di follow Jennifer, sampai akhirnya dia menemukan salah satu account yang menurutnya mencurigakan.
Account itu bernama JenKim, dan foto profilnya adalah seekor kelinci. Itu adalah binatang kesukaan Jennifer, Reynald sangat ingat sekali.
Reynald langsung mengklik profil itu, dan tara ... ternyata account itu memang account lama milik Jennifer yang tak banyak diketahui orang. Account itu hanya di follow oleh beberapa orang.
Reynald mulai menscroll galeri fotonya. Dan sebuah foto keluarga yang bernuansa lama itu akhirnya menjawab semua pertanyaan Reynald.
Foto keluarga yang sepertinya sedang merayakan natal bersama itu bertuliskan caption 'Natal with my family'.
"Hah?"
Reynald menganga tak percaya. Dia melihat dengan jelas, Kelly sedang menggendong Jennifer diantar kerumunan keluarga yang lainnya, yang kala itu mungkin usia Jennifer masih menginjak bangku SMP.
"Jela benar. Jennifer dan Nyonya Kelly adalah Keluarga. Dan sepertinya mereka sengaja bekerjasama untuk merebut kekayaan Tuan Jhonson."
Kini Reynald menemukan bukti yang diluar dugaan. Tujuannya ingin mencaritahu tentang kematian ayahnya, tapi malah informasi lain yang tak kalah pentingnya yang ia dapatkan.
"Tapi kenapa Nyonya Kelly dan Jennifer sepertinya menutupi hubungan mereka di depan Nicholas? bukankah Nyonya Kelly sangat menyayangi Nicholas?" Reynald sempat berpikir keras.
Reynald ingat sesuatu, ketika Nyonya Kelly membuang obat-obatan Merry dan menggantikannya dengan obat dari seseorang yang misterius.
"Apa mungkin Nyonya Kelly hanya berpura-pura menyanyi Nicholas hanya untuk menjadikan Nicholas sebagai umpan dalam melancarkan rencananya?"
Sepertinya iya. Dugaan Reynald kini semakin kuat. "Kalau begitu, Nyonya Merry dan Tuan Nicholas ada dalam bahaya. Aku harus segera memberitahukan Nicholas. Dia harus menyelamatkan Ibunya."
Akankah Reynald bisa membuka kejahatan Jennifer dan Kelly? kita do'akan saja semoga bisa.
__ADS_1
To be continued