
Halbert tidak tahu banyak tentang perasaan wanita. Namun dia juga mengerti perjuangan seorang suami dan ayah yang baik untuk keluarganya. Dreck tidak ingin menyeret istrinya dalam lingkaran keputusasaan. Jadi dia sengaja untuk selingkuh agar istrinya lebih cepat memutuskan perasaan yang tersisa di hatinya.
Sulit menjadi seorang penjahat. Kadang kalanya Dreck cocok menjadi jadi warga negara yang baik atau jahat, membuatnya bingung sendiri. Dia punya istri dan anak-anak di rumah. Dia memiliki alasan sendiri kenapa tidak mengkhianati Geng Kalajengking Hitam.
"Tapi bagaimana jika istrimu setuju dan tulus menikahimu bukan masalah yang kamu alami saat ini?" Halbert bertanya lagi.
Kali ini Dreck terkejut. Dia tidak memikirkannya sama sekali sebelumnya. Apakah istrinya setuju atau tidak keberatan, dia tidak pernah bertanya. Jika sejak awal dia mengatakannya, setuju atau tidak, masalah ini pasti akan selesai sejak lama.
Dreck merasa bingung di hatinya. Dia tidak memedulikan apa yang ingin dilakukan Halbert saat ini karena pasti tidak akan selamat dari kematian.
“Jika dia tidak keberatan sejak awal, maka aku yang terlalu khawatir.” Dreck tersenyum pahit, semuanya sudah terlambat.
“Ada kata-kata terakhir?” Halbert tidak mau berbicara omong kosong lagi dengannya.
Dreck menundukkan kepala. Lalu dia menatap Halbert. Tidak ada ekspresi yang disembunyikan darinya. “Biarkan aku menulis surat terakhir untuk istri dan anak-anakku,” katanya
Halbert memerintahkan anak buahnya untuk mengambil kertas dan pena. Lalu Dreck mulai menulis semua yang ingin disampaikan pada istrinya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Saat Halbert kembali ke rumah, itu sudah hari berikutnya. Dia masih mengenakan setelah kemeja hitam dengan jas. Orang lain mengira dirinya baru saja kembali dari kantor. Di ruang keluarga, Nola sedang menonton televisi seorang diri. Solachen tidak ada di rumah. Pria itu telah pergi ke rumah keluarga Scott untuk mendiskusikan sesuatu.
Nola menyadari jika Halbert sudah kembali, dia sedikit terkejut. “Apakah semua urusan di tempatmu selesai?” tanyanya.
“Ya, semuanya berjalan dengan baik.” Halbert duduk di sampingnya setelah melepaskan jas dan melonggarkan dasi. Dia sedikit lelah.
“Apakah kamu sudah makan sesuatu?”
“Aku hanya minum kopi dan makan roti selai.”
__ADS_1
“Kenapa kamu belum makan? Koki di markasmu pandai memasak.” Nola sedikit tidak nyaman. “Katakan apa yang ingin kamu makan, aku akan memasaknya untukmu,” katanya.
Yang ada di pikiran Nola saat ini, Halbert mungkin mengira dia tidak menjadi istri yang baik dan mulai tidak puas. Sejak dulu, Nola sangat takut ditinggalkan oleh orang terdekat sehingga hatinya panik tanpa alasan.
“Apapun selama itu masakanmu. Jangan sampai melukai tanganmu,” jawab Halbert menanggapinya.
Sudah cukup lama dia tidak memakan masakan istrinya lagi. Kecuali saat itu Nola masih sangat takut untuk ditinggalkan olehnya. Nola pun segera pergi ke dapur untuk membuat beberapa hidangan. Halbert pergi ke kamar untuk membersihkan diri lebih dulu.
Setelah waktu berlalu cukup lama, Nola selesai memasak dan membangunkan Halbert yang tertidur di sofa.
"Halbert, makan lah lebih dulu sebelum istirahat. Jangan sampai kamu sakit," katanya.
Halbert mengerutkan kening. Mungkin karena tidak memiliki waktu tidur yang cukup, dia kelelahan. Dia bangun dan membasuh wajahnya dengan air dingin untuk menghilangkan rasa kantuk. Setelah menyegarkan wajahnya, dia pun makan lebih dulu sebelum akhirnya istirahat yang cukup.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Pada malam harinya di mansion keluarga Scott, Solachen dan Jaley Scott berbincang di ruang tamu. Solachen tiba di rumah Jaley Scott Apada sore hari dan sempat adu kekuatannya dengan Jaley Scott. Namun Solachen tidak terlalu serius. Dia hanya sengaja ingin menggerakkan otot-otot tubuhnya yang kaku.
Saat ini, Solachen batuk lagi. Dia telah diperiksa oleh dokter pribadi keluarga Scott. Tapi dokter pribadi itu juga tidak berdaya. Apa yang menimpa Solachen saat ini merupakan penyakit internal supernatural ya g sulit disembuhkan. Kecuali jika seorang ahli supernatural vitakinesis tingkat tinggi hadir.
"Sudah berapa lama kamu mengalami hal ini?" tanya Jaley Scott seraya memegang secangkir teh hangatnya.
Solachen menyimpan sapu tangan di saku jas bagian dalam. "Mungkin dua puluh tahun?"
"Dua puluh tahun!" Jaley Scott sedikit marah. "Kamu seperti ini, jatuh sakit dan kemampuanmu menurun! Kamu bukan ahli hipnosis supernatural seperti dulu lagi. Sangat lemah!" Jaley Scott memiliki waktu untuk mengejeknya.
Dulu Solachen sangat disegani dan tidak banyak ahli supernatural yang mau berurusan dengannya. Mereka khawatir dengan kemampuan Solachen yang bisa menghipnosis seseorang. Bagaimana jika anggota keluarga mereka menjadi korban dan menghancurkan diri sendiri?
Risikonya tidak bisa dibayangkan.
__ADS_1
Solachen tidak marah karena Jaley Scott baru saja mengejeknya. Dia tahu tubuhnya sendiri dan mengakui bahwa kemampuannya menurun saat ini.
Jaley Scott lalu berkata lagi. "Tidak heran Organisasi Supernatural Dunia juga mengincar mu. Dengan kemampuan hipnosis, Organisasi Supernatural Dunia bisa memanfaatkan mu untuk menghancurkan pikiran para lawannya. Bisa lolos bertahun-tahun dari kejaran mereka, kamu benar-benar mampu."
"Terima kasih karena senior memujiku." Solachen berkata dengan santai dan datar.
"..." Siapa yang memujimu? Jaley Scott mengira jika Solachen ini agak narsis?
"Omong-omong, bagaimana kamu bisa datang padaku hari ini? Apakah putrimu itu memberitahumu?"
"Dia bilang karena kamu mengenalku, jadi dia menceritakan tentang kedatangannya ke sini," jawabnya. Solachen ingat jika dia dan Nola sempat bertengkar karena masalah Noria sebelumnya.
Jaley Scott melihat jika Solachen sedikit merenung. Mungkin memikirkan putri butanya yang juga sangat berharga di dunia supernatural.
"Sepertinya kamu tidak memiliki hubungan yang kuat dengan putrimu?" tebaknya.
"Kamu tahu itu. Pria pengecut seperti diriku membuat wanita yang dicintainya menderita. Putriku bahkan lebih menderita dan luka dihatinya akan selalu meninggalkan bekas yang sulit dihilangkan." Solachen sedikit bijak.
Sebenarnya Jaley Scott sedikit tersedak. Orang seperti apa Solachen? Dia tahu temperamen nya. Tapi tidak menyangka jika Solachen akan memiliki nada bicara yang lembut setelah membicarakan kekasihnya.
Benar saja, Noria ini terpesona oleh Solachen. Dia curiga Solachen mencuci otak Noria hingga membuat wanita itu hamil. Secara, harusnya pada waktu itu, Noria berstatus sebagai istri Tuan Neilson. Tapi Solachen menghamilinya. Dengan kepintaran Noria, tidak mungkin membuat perselingkuhan. Satu-satunya masalah yaitu Solachen sengaja mencuci otak Noria.
Saat ini, Jaley Scott tidak tahu apakah harus menanyakan hal tersebut atau tidak.
"Wajah senior sedikit kusut. Jika ada sesuatu yang ingin ditanyakan, tanyakan saja padaku," kata Solachen.
Jaley Scott menatapnya, sedikit menyipitkan mata. "Oh, aku harap pertanyaan ini tidak akan menyinggungmu," ujarnya.
"Tidak masalah." Solachen tidak peduli dengan masalah dirinya sendiri.
__ADS_1
"Karena Nola adalah putrimu, maka kamu menghamili Noria saat wanita itu terikat pernikahan dengan keluarga Neilson. Bukankah kamu sengaja membiarkan Noria menyelingkuhi Tuan Neilson hingga citra wanita yang baik dirusak olehmu?" Jaley Scott sedikit blak-blakan. Tapi ini murni pemikirannya sendiri.
Pupil mata Solachen sedikit menyempit ....