
Kali ini Sean kembali ke negara A karena tidak ada hal lain yang harus diurus di sana. Namun ia pasti akan kembali lagi ke sana nanti. Halbert memintanya untuk melindungi Solachen atau ayahnya Nola dengan baik.
Sean duduk di kursi pengemudi dan mulai menyetir.
"Aku tidak menyangka jika kamu adalah anak dari tuan Solachen. Sungguh tidak terduga," katanya.
"Kamu kenal ayahku?"
"Tentu saja walaupun tidak pernah bertemu. Paling hanya melihatnya lewat. Dia adalah orang yang luar biasa." Meksipun dia mendengar kabar jika kesehatan Solachen memburuk, selebihnya tidak tahu apa yang terjadi.
Solachen terkenal sebagai seorang pengusaha yang luar hiasa di negara S. Dia disegani oleh musuh-musuhnya. Bukan hanya itu, beberapa rival perusahaannya juga akan putar balik saat melihat Solachen.
Walaupun begitu, memang tidak banyak orang yang tahu tentang pria itu. Lagi pula Solachen jarang muncul di depan banyak orang. Bahkan sepertinya tidak memiliki media sosial apapun.
Nola tidak berkata lebih banyak. Untungnya Sean cerdas dan tidak mengambil topik Solachen lagi.
Saat mereka melakukan perjalanan menuju ke suatu tempat, Sean bercerita tentang semua peristiwa besar hingga kecil di negara S. Ia juga ingin tinggal di negara A di masa depan dan menjadi warga negara yang baik.
"Tidakkah kamu suka negara S?" tanya Nola lagi.
Dikarenakan Elvada tidak tahu seperti apa negara S, ia hanya bisa menyimak keduanya mengobrol.
"Aku suka, sangat menyukai negara itu tapi aku lebih suka menjadi orang Asia. Sepertinya tidak buruk." Sean sudah memiliki rencana jangka panjang.
__ADS_1
Sean tidak memiliki keluarga kandung tapi masih memiliki keluarga angkat yang baik. Tapi orang tua angkat berada di kota yang jauh sehingga jarang menemui mereka.
Ternyata saat keasyikan mengobrol, mereka sudah tiba di tempat tujuan. Sean sendiri tidak tahu kenapa Nola ingin datang ke tempat ini. Belum lagi jalan beraspal cukup sempit, bahkan bangunan di sisi kiri dan kanan cukup sepi.
"Nyonya, kenapa ingin datang ke sini?" tanyanya.
Bukankah Nola dan Elvada ingin mengetahui apa yang terjadi dengan Butler Flir? Jika begitu, mereka hanya pergi mendekati rumah Butler Flir
"Apakah tidak ada mata-mata di rumah Jefford? Mungkin saat kita berpergian, anak buah Geng Kalajengking Hitam akan melaporkannya pada Butler Flir.
Nola menyipitkan matanya. "Tentu saja ada mata-mata yang dibiarkan oleh Geng Kalajengking Hitam di sekitar rumah Jefford. Tapi aku sudah memanipulasi mereka sehingga tidak akan tahu kita keluar."
Sean secara alami mempercayainya. Jadi si menyetir dengan santai sebelumnya.
Mereka bertiga bersembunyi di salah satu bangunan kosong tak jauh dari keberadaan rumah Butler Flir terllihat biasa saja.
"Apakah dulu butler Flir tinggal di rumah itu?" gumam Nola penasaran sehingga dia langsung melihat rumahnya dengan tidak bawa
Sean tidak tahu banyak tentang orang-orang di negara ini. Belum lagi keberadaan Butler Flir yang tidak tahu ada di mana. Tapi Elvada berbeda. Ia melihat rumah yang sangat familiar di mana-mana.
"Ini benar-benar dia!" Elvada menggerakkan.
"Apa yang kamu lihat?" Nola penasaran.
__ADS_1
"Ini rumah lama keluarga Hudson. Walaupun tidak mencolok tapi sebenarnya mereka orang kaya. Aku tidak tahu bahwa rumah itu masih dihuni sampai sekarang."
Saat Elvada menggunakan aura supernatural untuk melihat apakah ada orang di rumah itu atau tidak, Nola segera menghentikan nya.
"Ada apa?" Elvada sedikit bingung dengan tindakannya.
Nola merasa jika Elvada terlalu impulsif sebelumnya. "Jangan lupa, aura yang bocor saja bisa langsung diketahui. Ayo sembunyi dulu."
Elvada diseret oleh Nola ke sisi lain untuk bersembunyi. Sean mengejarnya. Benar saja, tak lama kemudian, dua orang pria keluar untuk melihat sekitar. Mereka sangat waspada.
Elvada melihat hal ini, terkejut. Dia hanya menggunakan suara spiritualnya sedikit saja, itu pun karena didorong oleh emosi. Siapa tahu anak buah Butler Flir akan tahu kedatangannya.
Kelompok Butler Flir tidak banyak tapi mereka semua memiliki pistol di balik jaket hitam atau pinggangnya.
Setelah mengamati sesuatu, dua pria itu kembali masuk dan menutup pintu.
"Apakah begitu mudah ditemukan?" Elvada terkejut saat melihat ini.
Untungnya Nola segera menghentikannya. Jika tidak, ia mungkin akan langsung ketahuan. Mengingat jika kemungkinan besar kultivasi Butler Flir lebih besar darinya.
"Butler Flir mungkin sudah tahu ada pihak lain di luar dan tidak akan ke mana-mana. Jadi kita hanya perlu menunggu kesempatan saja," jelas Nola.
Jika sebelumnya anak buah Butler Flir curiga, kali ini mereka pasti akan membuat jebakan. Tidak mau terkena jebakan mereka, jadi mau tidak mau hanya bisa menghentikannya.
__ADS_1
Nola hanya bisa menunggu sampai hari gelap. Dengan begitu, ia akan menyelinap diam-diam untuk mencari tahu.