Istri Buta Pembawa Keberuntungan

Istri Buta Pembawa Keberuntungan
Kekuatan Keluarga Kei


__ADS_3

Keesokan harinya, Nola telah memulihkan semua luka dalamnya yang parah. Ketika bangun, tubuhnya agak kaku. Ia mendapati Halbert tidur di sampingnya. Wajah pria itu damai saat tidur. Tanpa sadar, Nola ingin menyentuh wajahnya.


Namun tiba-tiba saja Halbert membuka matanya dan menindih gadis itu tanpa mengatakan sesuatu.


"Sejak kapan kamu bangun?" Nola memerah.


"Sejak kamu merasa tidak nyaman semalaman."


Gadis itu terkejut. Artinya Halbert tidak tidur nyenyak karena mengawasi tubuhnya yang sedang memulihkan diri. Untuk sesaat, Nola merasa bersalah.


"Aku baik-baik saja. Tubuhku akan membaik seiring berjalannya waktu."


Untungnya Halbert tidak memanggil dokter ke sini. Dan kemungkinan besar karena dokter keluarga tidak bisa dipanggil untuk datang ke negara J. Halbert memang sedikit lelah saat ini. Karena hari sudah pagi dan Nola baik-baik saja, ia berencana untuk tidur sebentar.


"Kamu istirahatlah dulu. Aku akan mandi."


"Jangan berkeliaran dan tetap di sini. Keluarga Kei kacau hari ini dan beberapa pihak tengah gempar."

__ADS_1


"Aku tahu. Aku akan membuat sarapan untukmu nanti."


Nola tidak berniat untuk keluar apartemen hari ini. Walaupun luka dalamnya hampir sembuh, ia tidak bisa menjamin jika wanita tua Kei menyerah di tengah jalan.


Dengan bantuan Halbert, jejaknya malam tadi telah dihapus. Bahkan untuk anjing iblis peliharaan wanita tua Kei, rasanya akan sulit untuk menemukannya. Ia juga penasaran dengan berita apa yang ada di luar sana saat ini. Setelah membersihkan diri, Nola membaca sekilas berita yang ada di internet.


Rupanya insiden ruang bawah tanah keluarga Kei yang terbakar telah menyebar luas. Lagi pula, api semalam cukup untuk membuat warga yang tinggal tak jauh dari lingkungan keluarga Kei mengetahuinya. Mereka khawatir rumah keluarga Kei kebakaran sehingga menelepon pemadam kebakaran.


Wanita tua Kei sendiri tidak menyangka jika warga akan menelpon pemadam kebakaran malam itu. Setelah api berhasil dipadamkan, wanita tua Kei tidak mengizinkan siapapun menyelidiki ruang bawah tanah. Ia masih memiliki beberapa bukti tentang ritual pemujaan iblisnya.


Jika barang-barang di ruang bawah tanah tidak dibakar habis, wanita tua Kei khawatir pihak terkait akan mencurigai nya sebagai pemuja iblis. Konsekuensinya tidak main-main.


Pagi ini ada banyak diskusi panas tentang kebakaran tersebut. Bahkan mereka juga penasaran dengan apa yang ada di dalam ruang bawah tanah keluarga Kei.


Tanpa diduga, Matsuyama Kei keluar dsn mengklarifikasi tentang apa yang terjadi semalam. Dia menjelaskan jika salah satu anggota keluarganya sedang bekerja di ruang bawah tanah dan tak sengaja membuat api sehingga kebakaran terjadi.


Untuk sementara, diskusi tentang keluarga Kei terhenti. Saat ini, belum ada informasi terbaru tentang keluarga Kei. Nola sedang berpikir. Apakah dia harus membuat gerakan lain untuk menambah cerita konyol keluarga itu?

__ADS_1


Namun Nola tidak yakin jika Halbert akan mengizinkannya bertindak sendirian. Dia sudah cukup lama di negara J, dalam waktu dekat Halbert pasti akan mengajaknya untuk pulang.


Nola mengesampingkan masalah keluarga Kei. Dia pergi ke dapur untuk membuat sarapan. Pagi ini, dia tidak akan membuat sarapan yang terlalu rumit. Dia pun mulai sibuk ....


Satu jam kemudian, Halbert terbangun setelah mencium aroma masakan di dapur. Dia mengerutkan kening. Melihat jam dinding. Sudah pukul delapan pagi. Untuk beberapa alasan, ia jarang bangun kesiangan. Hanya saja jadwalnya Rusia terlalu sibuk hari ini, ia istirahat cukup penuh.


"Apakah kamu sudah bangun?" Nola yang berniat membangunkannya telah melihat Halbert bangun sendiri. "Kalau begitu setelah menyegarkan diri, pergi ke ruang makan dan sarapan."


"Ya." Halbert menyentuh pelipisnya untuk memikirkan berapa banyak pekerjaan yang harus dia selesaikan hari ini.


Di meja makan, Nola sudah menyiapkan hidangan untuk Halbert. Pria itu telah berganti pakaian. Rambutnya basah karena keramas. Serta kelelahan di wajahnya juga menghilang banyak. Meski demikian, Nola masih penasaran dan bertanya tentang kekuatan Kei.


"Apakah keluarga Kei akan memikirkan solusinya saat ini. Ruang pemujaan iblisnya telah kuhancurkan. Mungkinkah dia masih memiliki kekuatan lain di belakangnya?"


Halbert menyantap sarapan yang disiapkan istrinya. "Karena dia terlihat dalam pemujaan iblis, pasti ada pihak lain di belakangnya. Bagaimana pun, kelompok pemuja iblis seperti ini akan saling bantu membantu jika ada masalah. Jalan bergerak dulu dan perhatikan saja," jelasnya.


Aku membaca sebuah artikel jika Matsuyama Kei akhirnya membawa wanita luar dan anak haramnya ke rumah. Sepertinya dia benar-benar mementingkan istri mudanya ini."

__ADS_1


"Tidak." Halbert menggelengkan kepala. "Dia tidak mencintai wanita itu sama sekali tapi anaknya adalah seorang putra yang akan mewarisi garis keluarga Kei, tentu saja dia memanjakannya." Dia tersenyum mengejek. Untuk pria seperti itu, sungguh tidak layak bagi dunia.


"Lalu bagaimana denganmu? Kamu suka anak laki-laki atau perempuan?"


__ADS_2