Istri Buta Pembawa Keberuntungan

Istri Buta Pembawa Keberuntungan
Dirugikan


__ADS_3

Di Negara A, Nola menjalani hari-hari seperti biasanya. Hari ini dia pergi ke perusahaan utama Jefford untuk menemuinya Halbert seraya mengantarkan makan siang buatannya sendiri. Orang-orang di perusahaan sudah tahu tentang Nola sehingga mereka juga menghormatinya saat datang.


Sekretaris Eli menjemputnya di lobi. "Nyonya, bos masih rapat saat ini. Dia memintaku untuk mengantarmu ke ruangannya terlebih dahulu."


"Ya, tidak masalah." Nola mengangguk. Dia tidak memakai kacamata saat ini sehingga mata abu-abunya cukup menyita perhatian.


Di saat keduanya hendak memasuki elevator khusus atasan, teriakan tajam tiba-tiba saja membuat keduanya menoleh ke belakang. Sekretaris Eli mengenalinya yang tak lain adalah Lin Yehua. Sudah lama sekali tidak berurusan dengan wanita ini. Sekarang kenapa datang?


"Biarkan aku bertemu Halbert sekarang!"


Nola mengerutkan kening. Suara Lin Yehua masih diingat olehnya.


Ketika Lin Yehua melihat Nola, dia justru semakin kesal dan marah. "Ternyata kamu lagi. Sepertinya Halbert belum menendang mu keluar dari rumahnya?"


Sekretaris Eli tidak senang dengan perkataannya. "Nona Lin, tolong perhatikan kata-kata Anda. Bos sangat mencintai Nyonya. Bagaimana bisa meninggalkannya?"


Dia berpikir jika Lin Yehua mungkin terbentur sesuatu saat datang ke sini sehingga otaknya bermasalah. Nola jelas dilindungi oleh tuannya. Menurut cerita Asisten Jae, Halbert menangis saat menyelamatkan Nola dari puing-puing bangunan hotel saat itu.


"Wanita ini tidak cocok dengan selera Halbert. Kenapa aku tidak bisa bersaing dengannya?" Sejenak, Lin Yehua meluapkan tujuan kedatangannya saat ini.


"Nona Lin, jika ada sesuatu, tolong katakan saja. Saya akan menyampaikannya pada tuan muda nanti." Sekretaris Eli tidak mau membuang-buang waktu.


Akhirnya Lin Yehua pulih dari kecemburuannya saat melihat Nola. "Biarkan aku bertemu dengannya. Aku tahu pasti masalah keluarga Lin ada hubungannya dengan dia! Jika tidak, orangtuaku tidak akan bercerai!"


Mendengar ini, Sekretaris Eli merasa lucu. "Nona Lin, perceraian adalah masalah internal keluarga Anda. Apa hubungannya ini dengan tuan muda kami?"


"Tentu saja dia sengaja membocorkan semua masalah keluarga Lin sehingga ayah dan ibuku saling menuduh. Biarkan dia datang dan bicarakan denganku!" Lin Yehua ngotot dan terlihat arogan.


Dia sudah menjadi pewaris keluarga Lin cukup lama dan dibudidayakan oleh ayahnya untuk menjadi pemimpin. Tapi karena dia telah mengait perusahaan merugi, ayahnya tidak lagi optimis. Belum lagi masih meninggalkan anak haram di luar. Ibunya semakin sedih.

__ADS_1


Nola bukan lagi gadis pendiam ketika melihat Lin Yehua sebelumnya. Dia tersenyum dan bersikap apa adanya.


"Jangan menyalahkan orang lain atas kesalahanmu sendiri," katanya.


"Ini bukan urusanmu!" Lin Yehua memelototinya. Hanya gadis buta yang belum tahu apa-apa. Kenapa harus ikut campur urusannya?


“Karena ini bukan urusanku, Nona Lin harusnya tahu bahwa masalah internal keluargamu tidak ada hubungannya dengan suamiku,” jelas Nola seraya tersenyum.


“Kamu—”


Wanita itu mengangkat tangannya untuk memberikan tamparan pada Nola. Sekretaris Eli ingin memblokirnya, namun Nola lebih dulu melakukannya. Dia mencengkeram pergelangan tangan Lin Yehua dengan sedikit kekuatan hingga wanita itu meringis kesakitan.


“Kamu! Kamu lepaskan!” Lin Yehua langsung pucat dan keringat dingin memenuhi dahinya. Dia melihat tatapan Nola yang cukup tajam hingga membuatnya tak sadar bungkam.


Kenapa gadis buta ini begitu kuat dan percaya diri hanya dalam beberapa waktu ini? Apa yang telah dia lewatkan?


“Nona Lin, silakan kembali. Urusan keluargamu tidak ada hubungannya dengan Halbert.” Nola sangat tenang saat menatap Lin Yehua dengan mata abu-abu.


“Apa wewenangmu di sini? Kamu begitu sombong di perusahaan Jefford. Halbert bahkan belum datang untuk mengatakan sesuatu, kamu bertindak selayaknya bos? Mimpi!”


Nola ingin mengatakan sesuatu namun tidak tahu kata-kata seperti apa yang cocok untuk menggambarkannya.


Akhirnya terdengar suara tanpa suhu dari elevator yang baru saja terbuka. “Hanya karena dia adalah istri Halbert Jefford ku.”


Lin Yehua, Sekretaris Eli dan Nola menoleh dan melihat Halbert dengan setelan jas rapi datang bersama dengan Asisten Jae.


Halbert tak bisa membiarkan istrinya dirugikan oleh orang lain. Di perusahaan ini, Nola adalah nyonya bos dan bawahannya harus sopan selayaknya menghormatinya sebagai bos. Beraninya Lin Yehua meneriaki Nola dengan kata-kata seperti itu.


Merasa bahwa istrinya dirugikan saat datang ke perusahaan, Halbert dalam suasana hati yang buruk saat ini. Beberapa karyawan yang ada di sekitar sana tak berani untuk berbicara dan secara alami menunduk.

__ADS_1


Halbert menghampiri Nola dan meraih pinggangnya. Dia memandang Lin Yehua dengan cibiran. “Apa yang ingin kamu lakukan? Identitas istriku yang paling jelas. Berani menunjuk padanya? Apakah kamu tidak menginginkan jarimu lagi?” tanyanya penuh ancaman.


Dia belum menghukum orang lain selama beberapa waktu itu. Biarkan mereka tahu, siapapun yang berani tidak menghormati istrinya pasti tidak akan mendapatkan akhir yang baik.


Lin Yehua merasa kedinginan saat melihat Halbert menatapnya seperti itu. Dia mundur selangkah tapi teringat lagi dengan tujuannya datang ke sini.


“Aku hanya datang untuk menemuimu. Apakah kamu yang menyebabkan perusahaan Mingzhu Group jatuh ke dalam utang besar? Kamu pasti sengaja membuat ayah dan ibuku bercerai!”


Halbert sama sekali tidak berurusan dengan hal-hal seperti ini. “Nona Lin harus yang lebih jelas siapa dulu yang mengacau. Bukankah tuan muda keluarga Neilson yang membiarkanmu untuk berurusan dengan istriku sebelumnya?”


“Keluarga Neilson? Apa hubungannya ini dengan keluarga Neilson?”


“Keluarga Neilson yang memberimu uang untuk kerja sama pembangunan resort perusahaanku beberapa waktu yang lalu. Tahukah kamu?”


Lin Yehua tidak menjawab. Dia sepertinya ingat masalah ini tapi orang yang meminjamkannya uang tidak disebutkan namanya. Dia mungkin tidak percaya pada orang lain saat ini namun jika diucapkan oleh Halbert maka semuanya berbeda. Halbert tidak akan berbohong untuk hal-hal seperti ini.


“Kamu bilang tuan muda kedua yang meminjamkanku uang untuk berurusan dengan istrimu? Clive Neilson?”


“Kamu bisa mencari tahu sendiri.” Halbert tidak mau mengurusnya. Dia memanggil penjaga keamanan untuk membawa Lin Yehua keluar.


Wanita itu menggertakkan gigi. “Jika kamu berani membodohiku, keluarga Lin belum selesai denganmu!”


“Itu tergantung apakah Lin Yegang memiliki kemampuan.”


Lin Yehua sedikit lebih pucat. Li Yegang adalah nama ayahnya. Ketika penjaga keamanan datang, dia pergi sendiri dan sangat memalukan jika harus diseret oleh penjaga keamanan. Lalu Halbert membawa Nola ke kantornya untuk makan siang. Ini bahkan sudah lewat jam makan siang.


Di sudut yang cukup jauh, Juliana melihat kepergian keduanya dan menyipit. Tampaknya istri pria itu tidak mudah. Jelas sedikit berbeda dengan kesannya saat pertama kali bertemu di elevator karyawan waktu itu.


“Nola ini jelas manusia biasa, tapi auranya cukup menakutkan …,” gumamnya. Dia harus lebih berhati-hati lagi.

__ADS_1


__ADS_2