Istri Buta Pembawa Keberuntungan

Istri Buta Pembawa Keberuntungan
Kehilangan Kendali


__ADS_3

Puluhan bunga karnivora menggunakan sulur untuk melilit mereka perlahan-lahan. Lalu semakin kencang. Ini membuat yang lain merasa sulit untuk bernapas.


Kucing jingga melihat tuannya dalam bahaya, mau tidak mau mengeong padanya. Orange sangat kesal sehingga ingin mencakarnya. Kedua kaki depannya benar-benar mencakar sulur yang melilit mereka.


Mungkin karena merasa tidak nyaman atau terancam, bunga karnivora itu akhirnya memperhatikan keberadaan Orange dan kedua anak macan tutul. Karena ketidaknyamanan, Orange dan dua anak macan tutul itu diempaskan ke sisi lain..


Orange sendiri menghindar dengan sangat akuran. Tapi berbeda dengan kedua anak macan tutul, tidak sempat menghindar hingga terpental ke belakang. Cukup jauh tapi untungnya tidak menghantam batang pohon.


Nola jelas tidak bisa membantu dua bintang berbulu itu walaupun merasa sangat kasihan. Lalu Orang masih keras kepala untuk mencakarnya.


"Orange, jangan lakukan itu dan menjauhlah," katanya pada kucing itu.


Meow! Orange jelas tidak setuju dan ingin membebaskan tuannya. Tanaman berbunga jelek itu sebenarnya menangkap tuannya. Dia sangat marah!


Salah satu bunga karnivora akhirnya rusak tahan lagi dan menangkap Orange dengan sulurnya. Kucing supernatural itu tidak banyak melawan ketika ditangkap. Sulit untuk melepaskan diri. Belum lagi semua sulur dipenuhi dengan duri yang tajam dan beracun.


"Orange!!"


Nola terkejut ketika melihat kucing itu ditangkap, tanpa sadar ingin melepaskan diri dan menolongnya.


Halbert kesal dengan kucing itu. Benar saja, hanya pembawa masalah. Tidak bisakah kucing tetap patuh di samping dsn menunggu mereka? Kenapa harus melawan raja ketika diri sendiri masih prajurit.

__ADS_1


"Sayang, tenanglah." Halbert mau tidak mau memberi tahu Nola untuk lebih tenang.


Awalnya Nola tidak banyak berjuang lagi dan secara alami terdiam. Lilitan di tubuhnya sedikit mengencang secara alami. Ketika sulur hijau yang melilit mereka semakin mengencang, Nola sudah tak bisa sabar lagi.


"Orange!!" Nola yang lemas dan kerancuan sebelumnya mencoba melepaskan diri.


Orange seperti melihat tuannya yang bersusah payah untuk menghampirinya. Tapi sulur hijau yang ada membuat keduanya tidak bisa saling menyentuh.


Karena beberapa lemparan, Orange akhirnya juga lelah dan mencari tempat yang cocok untuk istirahat. Nola tidak tahan lagi dan akhirnya menggunakan sisa tenaga untuk bertahan hidup.


Baru saja Nola berhasilkah melepas diri dari lilitan sulur hijau, satu satu bunga karnivora akhirnya menyerang Oranye dengan ganas.


Meow! Orange yang sudah kelelahan lagi-lagi mendapatkan serangan. Ini membuat Nola yang sedikit tenang kembali panik.


Gadis itu sudah bermata merah dan mulai menangis. Ketika melihat kucing itu berdarah di sekujur tubuhnya, ia sangat berhati-hati menyentuhnya. Jangan sampai membuat lukanya semakin sakit.


Perlahan, kemarahan di hatinya tumbuh menjadi tak terkendali. Iris matanya berubah menjadi lebih hitam. Pada saat yang bersamaan, salah satu sulur hendak menyerang keduanya. Kali ini sulur hijau itu tak mampu menyentuh tubuh Nola.


Saat hendak menyentuh tubuh gadis itu, rasanya ada sesuatu yang memantulkannya dalam sekejap.


Suyue yang tak berdaya sepertinya masih bisa menyadari apa yang terjadi. "Ada apa dengan gadis itu? Kenapa kalian membujuknya untuk berhati-hati," ucapnya.

__ADS_1


Takahiro Ren tidak peduli dengan dirinya sendiri. Untungnya Hiiro tidak datang sebelumnya sehingga meminimalkan kecelakaan lain yang lebih serius.


Elvada dan Jaley Scott lebih seimbang dam hati mereka. Jkam ingin bertahan cukup lama, maka harus ada penawar racun bunga tersebut.


Suhu di sekitar menjadi agak salah saat ini. Belum lagi, Nola yang sebelumnya menangis perlahan menjadi tenang.


Orange yang setengah pingsan diletakkan dengan hati-hati. Nola yang kehilangan kendali jauh lebih santai dan pemberani namun keinginan kuat untuk membuatnya masih sama seperti dulu.


Jaley Scott sepertinya menyadarinya. Tak terkecuali Halbert yang akrab dengan pandangan seperti ini.


"Ini terjadi lagi," ucap Halbert tidak berdaya.


"Apa? Apa yang terjadi lagi?" Paman Suchang dan Paman Sumin sangat bingung.


Halbert tidak menjawab. Tapi jelas jika bunga karnivora merasakan firasat yang tak dijelaskan ketika melihat gadis itu.


Sebelumnya tidak ada yang salah. Namun saat ini, aura supernatural di tubuh Nola mungkin diblokir tapi bukan berarti sifat alaminya yang tak bih marah tidak berguna sama sekali. Karana marah melihat Orange terluka dan berdarah, Nola kehilangan kendali.


Salah satu sulur yang mendekatinya seketika ditarik sekuat tenaga hingga putus dengan buruk. Bunga karnivora yang melihat hal itu mau tidak mau langsung waspada.


Nola dengan ekspresi kejam di wajahnya tersenyum. Senyumnya membuat punggung siapapun berkeringat dingin. Tak terkecuali, Suyue dan kedua pamannya.

__ADS_1


"Ada ... Ada apa dengannya? Kenapa tiba-tiba seperti menjadi orang lain?" Suyue mengerutkan kening.


Gadis itu terlihat lembut dan mudah lelah di permukaan. Tapi dia tidak tahu jika di balik itu semua, ada penampilan seperti ini.


__ADS_2