
Negara S.
Chelsea yang telah berencana untuk menggugurkan kandungan akhirnya pergi bersama Sean ke salah satu klinik. Sean berkata jika klinik tersebut sudah sering melakukan operasi gelap pada para wanita yang ingin menggugurkan kandungan.
Sebagai teman ranjang dan kekasih, Sean sangat menyadari betapa pentingnya reputasi wanita. Begitulah pikiran Chelsea saat ini.
Kesan pertama saat datang ke klinik aborsi, Chelsea mengerutkan kening. Dia tidak yakin. Tempatnya nyaman dan terkesan memiliki kebersihan yang baik. Tapi entah kenapa rasanya begitu sepi.
"Apakah jarang ada orang yang datang ke sini? Kenapa tidak ada pasien lain selain kita?" tanyanya pada Sean yang saat ini membuang puntung rokoknya.
"Jangan khawatir, pasien lain juga datang ke sini tapi semuanya tertutup. Lagi pula klinik seperti ini dilarang beroperasi terang-terangan oleh pemerintah Negara S." Sean tersenyum dan menenangkannya.
"Rupanya seperti itu." Chelsea menghela napas. Kalau begitu dia tidak perlu khawatir.
Tak lama setelah mereka datang dan mendata beberapa informasi, seorang perawat datang memakai masker kesehatan. Sikapnya sangat sopan pada mereka.
"Apakah ini Nona Chelsea?" tanyanya pada Chelsea yang melingkari salah satu lengan Sean.
Chelsea mengangguk. "Ya."
Perawat itu tersenyum di balik maskernya. "Dokter telah menunggu Anda di ruang operasi."
Chelsea mau tak mau melirik Sean. Pria itu mengangguk padanya.
"Aku akan menunggu di sini, jangan khawatir," katanya.
Mau tidak mau, Chelsea hanya bisa pergi. Dia harus menghilangkan anak di perutnya sebelum keluarnya Neilson tahu. Terutama kakaknya yang akan berkunjung dalam waktu dekat ke Negara S.
Sebelum pergi mengantar Chelsea, perawat itu menatap Sean sebentar seolah-olah ada sesuatu yang disyaratkan. Tapi Sean sudah tahu apa yang diinginkan.
"Ambil videonya dengan kualitas perekaman biasa," ujarnya sangat pelan.
"Tuan Sean tidak perlu khawatir," kata perawat itu akhirnya pergi.
......................
__ADS_1
Operasi menggugurkan kandungan yang dilakukan Chelsea berlangsung selama satu jam lebih. Cukup lama tapi Sean tidak merasa bosan sama sekali. Dia sudah mengetahui apa yang terjadi di ruang operasi tapi masih berlagak tidak tahu apa-apa ketika gadis itu kembali.
Chelsea keluar dari ruang operasi dengan wajah sedikit memerah. Tubuhnya lemas hingga kedua kakinya tidak bisa berjalan dengan stabil. Perawat menuntunnya untuk sementara waktu.
"Sean," panggilnya.
Chelsea memiliki perasaan aneh saat ini. Tapi masih ada kepuasan samar di wajahnya.
"Apakah semuanya selesai?" tanya Sean ketika melihat nya sedikit lelah.
"Ya. Apakah ini terlalu lama?"
"Tidak." Sean tersenyum penuh arti. "Wajar jika operasi nya cukup lama. Keselamatan tubuh lebih utama. Apakah tubuhmu baik-baik saja? Tampaknya kakimu terlihat lemas," imbuhnya.
"Tidak, tidak apa-apa." Chelsea menggelengkan kepala dan tersenyum agak kaku. "Aku hanya merasa gugup."
Dia menunduk. Siapa yang mengira jika dokter yang akan menangani operasi menggugurkan kandungannya adalah seorang pria. Ini cukup aneh dan canggung.
Lagipula, seorang pria bisa menjadi dokter kandungan tapi agak aneh jika menjadi dokter yang menggugurkan kandungan.
Chelsea tergoda pada waktu itu dan sebelum operasi dilakukan, keduanya melakukan sesuatu yang terlarang selama lebih dari setengah jam. Dia mencoba menahan suara ambigunya agak tidak bocor ke luar ruangan.
Ternyata dokter seperti itu memiliki sejarah hitam saat hendak melakukan operasinya.
"Apa yang kamu pikirkan?" tanya Sean tiba-tiba.
"Tidak ada. Aku hanya merasa perutku tidak nyaman."
"Itu wajar. Semuanya akan kembali normal dalam beberapa hari setelah perawatan. Kalau begitu ayo kembali."
Keduanya kembali ke apartemen di mana Chelsea tinggal. Sean menemaninya selama setengah hari dan pulang saat hari sudah sore.
Di perjalanan pulang, Sean menelepon Halbert yang berada di Negara A saat ini. Tanpa diduga, Halbert akan datang ke Negara S karena istrinya ingin menyelesaikan masalah dengan Chelsea.
Untuk pertama kalinya Sean merasa jika Nola mulai menunjukkan taringnya? Dia tahu dari beberapa rekan kerjanya di Negara A jika istri Halbert adalah gadis yang lemah dan tidak bisa membunuh seekor ayam.
__ADS_1
Di saat yang bersamaan, sebuah video dikirim padanya oleh nomor anonim. Sean tidak perlu repot-repot bertanya siapa yang mengirim video. Dia hanya mengunduh video tanpa melihat isinya lalu simpan dengan baik.
"Semuanya akan berakhir dalam beberapa hari," gumamnya seraya tersenyum dingin.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Di keluarga Neilson yang tenang selama beberapa hari akhirnya pecah kembali. Tuan Neilson memegang cambuk dan membuat beberapa gerakan pada Nyonya Neilson yang kini menangis kesakitan.
Wanita itu ditahan oleh dua bawahan Tuan Neilson sehingga tidak bisa menghindari pukulan.
"Suamiku, semua ini tidak benar. Aku tidak tahu kenapa video seperti itu muncul di situs gelap dan ditonton banyak orang! Aku sama sekali tidak tahu!" Suara Nyonya Neilson serak dan wajahnya sembap saat ini.
Tubuhnya dipenuhi oleh bekas cambukan.
Mata Tuan Neilson memerah dan dia tuli terhadap penjelasan Nyonya Neilson yang berulang kali.
"Kamu tidak tahu? Tidakkah kamu tahu apa yang digosipkan orang lain tentang keluarga ini?! Mereka menggugah salinan video dan menyebarkannya secara luas. Katakanlah bahwa istri keluarga Neilson tidak bisa puas dengan suaminya yang cacat dan berselingkuh dengan pria lain!" teriaknya menggelegar. Dia kembali melayangkan satu cambukan hingga Nyonya Neilson berteriak kesakitan.
"Apakah ini sakit?! Siapa yang lebih sakit, aku atau kamu selama ini? Bukan hanya selingkuh selama berpacaran denganku, kamu juga membuat skandal yang membuat citra keluarga menjadi hancur. Kamu benar-benar ingin aku bangkrut bukan?!" tuduhnya.
"Tidak! Semuanya tidak seperti ini! Jelas aku mencintaimu!" Nyonya Neilson memohon padanya untuk tidak lagi mencambuknya.
Tuan Neilson merasa semuanya menjadi ironis. Cinta? Wanita yang dia cintai saat ini berselingkuh sejak lama. Anak perempuan bukan miliknya dan video tak senonoh itu beredar luas di internet.
Negara A tidak terlalu ketat tentang aktivitas pria dan wanita. Tapi berbeda jika memiliki identitas yang baik dan berbudi luhur di masyarakat. Sekali skandal muncul, sulit untuk padam.
Clive menyaksikan pertengkaran ayah dan ibunya di lantai bawah, mau tidak mau berkeringat dingin. Dia sudah mengetahui video itu dari seseorang dan melihat ulang videonya.
Dia tidak menyangka bahwa pihak lain yang mengincar keluarga Neilson akan mengunggah video tersebut ke jaringan gelap sehingga ditonton lebih banyak orang. Semua komentar tampak menjijikkan dan kotor. Clive tidak tahan ibunya dikatakan sebagai jal*ng.
Mau tidak mau, Clive memejamkan mata dan menggenggam ponsel sedikit lebih kuat. Selama ayahnya tidak bercerai dengan ibu, semuanya akan baik-baik saja.
Dia ingin ibunya berhenti berhubungan dengan pria bernama Lerdy itu. Dia merasa jika Lerdy bukan pria yang baik dan mencintai ibunya karena hubungan lama.
Tak lama setelah itu, Kepala Pelayan datang tergesa-gesa ke ruang utama. Ekspresinya panik dan tidak tahu harus berkata apa. Sebagai kepala pelayan yang telah mengabdi pada keluarga Neilson sejak dua puluh tahun terakhir, pria setengah baya itu berkeringat dingin.
__ADS_1
Tuan Neilson tidak sabar dengannya. "Jika ada sesuatu, katakanlah!"