Istri Buta Pembawa Keberuntungan

Istri Buta Pembawa Keberuntungan
Menemukan Keanehan


__ADS_3

Nyonya Neilson merasa kepalanya pusing dan telinganya berdengung ketika mendapatkan tamparan itu. Dia tidak tahan sama sekali. Setelah insiden kecelakaan putrinya di Negara S waktu itu, satu persatu masalah mulai menghampiri rumah.


Bukan hanya masalah perselingkuhannya yang terungkap lebih jauh, tapi dirinya juga diasingkan oleh banyak nyonya rumah bangsawan lainnya. Dia jelas tidak berdamai.


Suami istri itu bukan pertama kalinya bertengkar. Belum lagi Tuan Neilson juga bukan pertama kalinya menampar istrinya. Keduanya bertengkar hebat. Bahkan jika di Tuan Neilson duduk di kursi roda auranya tidak pernah diremehkan.


Para pelayan di rumah sudah terbiasa dengan pertengkaran keduanya sehingga tidak akan yang berani melerai. Ketika pertengkaran berakhir, Nyonya Neilson pasti memiliki beberapa luka di tubuhnya.


Nyonya Neilson tidak tahan lagi tapi tidak berdaya. Ia hanya bisa bertahan di rumah ini, jika tidak, semuanya akan sia-sia. Tuan Neilson tidak mengurusnya lebih jauh lagi dan dia sibuk dengan kerjaannya.


Kali ini Tuan Neilson jarang pulang ke rumah dan menghabiskan waktu di perusahaan. Nyonya Neilson sepertinya tahu masalah tersebut tapi tidak lagi peduli. Jika dia membuat sesuatu yang tidak membuatnya bahagia, kemungkinan besar akan diceraikan.


Nyonya Neilson hanya bisa memulihkan diri di rumah dan merawat putrinya yang tidak bisa bicara. Dia memikirkan Nola yang telah lama keluar rumah dan berpikir jika semua bencana ini gara-gara gadis itu.


Seandainya Nola tidak keluar dari rumah, mungkin semua kecelakaan ini tidak akan terjadi. Dan mungkin saja benar bahwa Nola adalah sumber keberuntungan keluarga. Tapi karena waktu itu Nyonya Neilson sangat membenci Nola, dia tidak memikirkan masalah ini.


Tidak tahu apa yang dipikirkan Nyonya Neilson, saat ini ia memiliki cahaya perhitungan di matanya.


"Nola Neilson! Selama kamu mati, semua penderitaan ini akan segera berakhir bukan??" gumamnya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Nola tidak tahu jika Nyonya Neilson sedang memikirkannya saat ini. Tapi itu bukan jenis pikiran yang baik. Dia bersin beberapa kali secara tidak terduga saat menyiram bunga di kamarnya.


Nola mengerutkan kening. Ia seperti memiliki sebuah firasat jika bencana akan datang dalam waktu dekat.

__ADS_1


"Siapa yang menaruh kebencian yang begitu besar padaku?" gumam nya.


Kebencian itu harusnya ditunjukkan padanya. Namun Nola tidak pergi ke mana-mana dalam bberapa hari berikutnya. Bahkan Organisasi Supernatural Dunia sudah mulai bergerak kembali.


Kali ini Organisasi Supernatural Dunia mengirim beberapa ahli supernatural yang lebih kuat lagi untuk menangkapnya.


Hari damai Nola juga mulai berakhir ....


......................


Saat malam tiba, Halbert kembali dari perusahaan dan melakukan rutinitas biasanya. Akhir-akhir ini pria itu sangat terobsesi dengan tubuh istrinya dan hampir setiap kali pulang, keduanya akan melakukan adegan ranjang yang panas.


Seperti halnya malam ini, dia menekan tubuh gadis itu ke sofa dan tidak sabar untuk membuatnya berteriak memintanya berhenti.


"Halbert, ada apa denganmu akhir-akhir ini? Kenapa aku lihat saat kamu pulang kerja, tubuhmu tidak benar?" Nola awalnya hanya cuek ketika pria itu pulang kerja dan langsung menyentuhnya berkali-kali.


Halbert tidak langsung menjawab. Dia hanya melucuti satu persatu pakaian gadis itu dan tidak sabat untuk menekannya di sofa.


"Aku tidak tahu," jawabnya agak tertahan. "Aku hanya ingin menyentuhmu."


Halbert tidak berbohong dia memang tidak tahu apa yang terjadi. Ia hanya ingin melampiaskan api di perutnya saja. Akhir-akhir ini dia sibuk dengan beberapa masalah kerja sama dan tender beberapa proyek. Kali ini, keluarga Kei juga berpartisipasi.


Ia bertemu dengan Miyumi Kei lagi. Berulang kali wanita itu mengobrol dengannya tentang kerja sama proyek tapi Halbert selalu menolak. Entah kenapa, tubuhnya selalu merasa tidak nyaman saat melihat wanita itu.


Halbert menyadari jika ada yang salah dengan tubuhnya. Tapi ia juga tidak melihat Miyumi Kei melakukan sesuatu padanya. Ini aneh.

__ADS_1


Setelah mendengarkan cerita tersebut, Nola juga mengerutkan kening. Mungkin ini semacam obat yang tidak berbau dan tidak berwarna. Biasanya obat sejenis ini memiliki efek tertentu. Misalnya obat yang hanya bekerja pada pria yang diinginkan.


Nola masih belum bisa memastikannya. Ia harus bertemu dengan Miyumi Kei lebih dulu.


"Apakah wanita itu sering datang ke perusahaanmu?" tanyanya.


"Ya, dia datang untuk perantara kerja sama. Karena kami sedang membangun sebuah proyek besar, perusahaan Kei ingin bergabung."


Halbert menyentuh kulit lembut istrinya dsn api di perut nya semakin tidak terkendali. Dia melepaskan sabuk mahalnya dengan sembarang dan melonggarkan celananya yang mulai ketat.


"Sepertinya kamu telah diberi obat yang bisa masuk melalui pernapasan. Besok aku akan pergi ke perusahaan denganmu untuk melihatnya sendiri."


Nola yakin jika Halbert yang tidak bisa mengendalikan tubuh bawahnya saat pulang ke rumah pasti ada hubungannya dengan wanita itu. Karena Halbert adalah miliknya, ia tidak akan membiarkan wanita lain berhasil menangkapnya begitu saja.


Tiba-tiba saja ia merasakan sesuatu memasuki tubuh bawahnya tanpa peringatan dan pria itu mulai bergerak lagi. Nola mengerang karena terkejut dan tubuhnya menegang sesaat.


"Kenapa kamu begitu langsung?" Wajah gadis itu memerah dan segala jenis rasa mulai memenuhi otaknya.


Pria itu berbisik lembut dsn menggigit daun telinganya. "Maaf, aku tidak bisa menahannya."


Karena sofa terlalu membatasi gerakan, Halbert memeluk gadis itu dan pindah ke tempat tidur. Halbert masih bisa mengontrol tubuhnya agar tidak menyakiti gadis itu. Tapi bukan berarti dia mengendurkan kekuatannya.


"Sayang, apakah kamu puas dengan pelayanan suamimu?" bisiknya dengan tatapan yang penuh cinta.


Ia mengecap leher jenjang Nola dan meninggalkan beberapa bekasnya di sana. Tubuh keduanya mulai berkeringat dan semakin tidak terkendali. Karena Halbert tidak memakai pengaman lagi kali ini, Nola pasti harus minum obat seperti biasanya.

__ADS_1


Setelah mendayung begitu lama dan saling melepaskan ledakan musim semi yang kuat, Halbert merasa lebih lega dan membenamkan wajahnya di leher gadis itu. Pikiran pria itu menjadi lebih jernih saat ini. Dia tidak peduli jika Nola tanpa sadar mencakar punggungnya.


__ADS_2