Istri Buta Pembawa Keberuntungan

Istri Buta Pembawa Keberuntungan
Permainan Solachen Di Masa Lalu (2)


__ADS_3

Sejujurnya Solachen bukan orang yang baik. Dia juga sedikit paranoid, sikapnya dingin dan selalu acuh tak acuh pada orang lain. Entah kenapa, hanya Noria yang mampu menyentuh kedinginan di hatinya.


Kemudian dia jatuh cinta dengan Noria. Keduanya menjalani hubungan diam-diam. Dia dan Noria sama-sama dikejar oleh Organisasi Supernatural Dunia. Namun agar mencegah organisasi itu menemukan kelemahan masing-masing, hubungan diam-diam itu akhirnya berjalan dengan baik.


Hingga Noria harus menikah dengan keluarga Neilson agar Organisasi Supernatural Dunia tidak berani mengambil langkah. Bagaimana pun juga, organisasi itu tidak akan ikut campur dalam urusan manusia biasa. Mereka menganggap hal itu sebagai pelanggaran dunia supernatural.


Tapi siapa yang tahu jika semuanya berakhir menyedihkan seperti ini. Solachen telah menyesalinya ribuan kali ketika melihat Nola yang selalu merindukan sosok Noria. Lagi pula Nola tumbuh di bawah pengawasan Noria dan hanya cinta ibu yang mampu membuat seorang anak merasa aman.


Solachen telat hadir di kehidupan Nola hingga membuat gadis itu harus mengalami sedikit gangguan kejiwaan yang cukup serius.


“Jadi kamu tidak menghipnosisnya? Kupikir kamu akan melakukan cara tercela untuk bisa mendapatkan hati anak perempuan keluarga Whitemir,” cibir Jaley Scott.


Solachen tersenyum pahit dengan wajah agak pucat. “Tentu saja tidak. Siapa itu Noria? Aku khawatir dengan kemampuannya, dia bisa membuatku sial seumur hidup bukan?”


Jaley Scott juga berpikir demikian. Jadi dia menghilangkan kecurigaannya. “Kamu bilang putrimu sakit jiwa?" tanyanya bingung.


“Takut yang berlebihan ketika khawatir ditinggalkan orang terdekat, bagaimana menurutmu?”


“Apakah kamu yakin tentang itu?”


“Ya ….”


Suasana menjadi hening untuk beberapa saat hingga akhirnya Jaley Scott tidak mengatakan apa-apa. Dia tentu saja tidak akan membiarkan keluarga Whitemir yang tersisa mengalami kecelakaan lagi dan lagi. Terlebih lagi Organisasi Supernatural Dunia sangat menginginkan gadis itu.


Kini bukan hanya Noria, tapi Nola dan Solachen juga diincar organisasi tersebut. ini takdir atau nasib buruk, tidak ada yang bisa mempercayainya, satu keluarga diburu semua. Bukankah seperti sekelompok serigala cokelat yang memperhatikan sarang kelinci putih sepanjang waktu?

__ADS_1


Jaley Scott terkekeh sebentar sebelum akhirnya bicara. “Aku tidak tahu, apakah Tuhan sengaja mempermainkan kalian atau tidak, tapi yang jelas ini di luar dugaan.”


Solachen batuk lagi tapi kali ini tidak separah sebelumnya. “Mungkin sudah jalan kehidupanku seperti ini. Aku percaya jika sebab dan akibat selalu berlaku. Diberkatilah para dewa,” timpalnya.


Sudut mulut Jaley Scott berkedut. Dia ingat jika Solachen masih memiliki kepercayaan pada dewa-dewi yang ada di Negara C. Lupakan saja, dia tidak bisa menyinggung kepercayaan orang lain. Pihak lain juga tidak menyinggungnya.


“Kalau begitu, apakah kondisi anakmu kambuh lagi sekarang? Saat gadis itu datang ke sini bersama pria dari keluarga Jefford, kondisinya tampak baik-baik saja.”


Solachen juga tahu itu. “Dia baik-baik saja. Kondisinya tidak menentu dan bisa kambuh kapan saja.”


“Jadi, kamu berniat tinggal di keluarga Jefford untuk sementara waktu?”


“Balas dendamku pada keluarga Neilson belum berakhir. Tentu saja aku akan tinggal di rumah menantuku. Tidak ada yang salah. Keluarga Jefford memiliki paviliun yang luas.”


"Aku curiga kamu datang bukan untuk balas dendam tapi untuk hidup gratis di rumah menantumu."


"Yah ... Ini juga aneh menurutku. Jika mereka begitu brutal untuk menculik orang lalu kenapa harus sopan ketika melihat rumah orang lain?" Jaley Scott sedikit bercanda. Tapi dia juga tahu masalahnya.


Organisasi Supernatural Dunia terpelajar tapi semua anggotanya memiliki otak yang bermasalah?


"Solachen, kamu benar-benar mampu! Aku harus akui itu," kata Jaley Scott memujinya lagi. "Kondisi kesehatanmu tidak baik saat ini. Aku akan berbaik hati untuk memberimu obat gratis supernatural."


Jaley Scott meminta Tom—butler keluarga Scott untuk mengambil obat yang ada di ruangan lain. Tak lama setelah Tom kembali, dia membawa sebuah kotak yang terbuat dari bahan khusus. Untuk membukanya saja membutuhkan sidik jari Jaley Scott.


"Kenapa obat seperti itu diletakkan dengan pengamanan yang ketat. Mungkinkah pernah ada pencurian sebelumnya?" Solachen memperhatikan kotak itu terbuka. Deretan botol obat cair di dalamnya terlihat seperti bahan eksperimen.

__ADS_1


"..." Apakah benar semua itu adalah obat atau cairan uji coba? Solachen sedikit tidak yakin.


"Memang benar bahwa pencurian hampir saja terjadi sebelumnya. Tapi itu sudah lama sekali. Sekarang aku hanya malas menaruhnya di tempat rahasia. Jadi hanya bisa menggunakan kotak keamanan seperti ini."


Jaley Scott memperhatikan beberapa obat cair dengan warna yang berbeda. Sekilas tampak biasa saja tapi jika diperhatikan lebih jelas lagi, ada bercak putih keperakan yang sedikit bersinar. Obat cair supernatural tentu saja tidak mungkin ditemukan di apotik atau ruang sakit mana pun. Kandungannya jelas lebih baik daripada obat biasa saat ini.


Orang-orang supernatural bahkan bisa membuat obat penumbuh tanaman tercepat hingga dalam semalam saja sudah bisa tumbuh tinggi, berbunga atau berbuah. Dan masih banyak lagi.


Kemudian Jaley Scott mengambil beberapa botol obat cair berwarna biru. Dia menyerahkannya pada Solachen tanpa rasa enggan sedikit pun. Namun sepertinya Solachen sedikit kurang puas.


"Senior memiliki dokter yang pandai meracik obat. Tapi tampaknya obat yang dihasilkan tidak sebanyak itu?"


Jaley Scott mencibir. "Jangan serakah. Aku tahu apa yang kamu inginkan tapi tidak ada obat lebih." Dia menolaknya secara langsung, tidak peduli dengan omongannya. Namun sebelum menutup kembali kotak obat, ia tiba-tiba saja teringat sesuatu.


Jaley Scott mengambil satu botol obat cair berwarna merah. Obat cair warna merah tersebut hanya ada satu. Dia tidak lagi meminta orang-orang di laboratorium itu membuatnya kembali.


Botol obat berisi cairan merah tersebut diserahkan Jaley Scott pada Solachen. "Berikan ini pada Halbert Jefford. Aku sudah memeriksa identitas pria itu walaupun agak sulit sebelumnya. Tidak heran kenapa begitu tersembunyi sangat dalam. Tapi mungkin keluarga Jefford tidak akan selamanya terpuruk seperti ini. Belum lagi hanya Halbert satu-satunya pewaris. Jika ingin melindungi orang-orang terdekatnya, tentu saja dia harus menjadi lebih kuat."


Solachen menerima botol tersebut dan mengangguk. Sepertinya dia harus menyerahkan botol cairan tersebut secara pribadi tanpa ketahuan putrinya. Jika tidak, gadis itu akan berpikiran buruk tentang dirinya.


“Apakah ada efek samping dari penggunaan obat ini?” tanyanya.


“Tidak ada, tidak perlu khawatir tentang itu. Jika sesuatu terjadi, hubungi saja aku. Aku pasti akan bertanggungjawab atas segala konsekuensinya nanti.”


“Kalau begitu, aku ingin mengucapkan terima kasih dulu pada Senior,” ujar Solachen seraya menyimpan botol tersebut di saku jas bagian dalam.

__ADS_1


Jaley Scott mencibir. Jangan berpikir dia tidak tahu apa yang dipikirkan Solachen saat ini. Pria itu pasti akan merayu Halbert agar bisa memperbaiki hubungannya dengan Nola di masa depan.


__ADS_2