
Halbert memanggil Nola berulang kali tapi tetap tidak ada jawaban. Ia memeriksa kamar mandi dan dapur sederhana yang ada di sana tapi tetap tidak ditemukan. Belum lagi, Nola tidak membawa barang lain selain tas berisi uang dan ponsel. Ke mana dia akan pergi?
Kali ini Halbert cemas. Dia tahu seberapa marahnya Nola malam itu, ia tak harusnya menampar dan memarahinya kembali. Seharusnya dia juga tidak meninggalkannya sendirian sejak kemarin malam. Mungkin Nola tidak akan pergi.
Halbert tidak lagi peduli dengan makanan yang dibawanya. Dia langsung pergi untuk mencari keberadaan Nola.
Sebelum meninggalkan hotel, Halbert menghampiri meja depan dan bertanya pada staf yang bertugas.
"Permisi, apakah Anda melihat orang ini sebelumnya? Dia yang check in di kamar nomor ..." Halbert memperlihatkan foto Nola pada petugas.
Petugas wanita yang berjaga di meja depan terlihat terkejut sejenak lalu mengangguk tanpa ragu. "Nona muda ini meninggalkan hotel pada siang hari tadi. Sepertinya dia terlihat seperti orang kebingungan. Dan sebelumnya, nona muda ini menanyakan penghuni di kamar yang tak jauh dari kamar yang dipesannya."
Saat petugas wanita menyebutkan nomor kamar yang ditanyakan Nola, Halbert langsung tahu jika itu kamar yang dipesan Solachen sebelumnya. Tapi kenapa mencari Solachen jika tidak ingin melihatnya?
Halbert mengucapkan terima kasih dan meninggalkan hotel. Ia juga menghubungi Solachen untuk menanyakan kabar. Siapa tahu Nola ada bersamanya saat ini.
Tapi Solachen berkata bahwa Nola tidak bersamanya. Ia pergi dini hari sebelumnya dan tidak menyapa Nola. Ia juga tidak tahu jika Nola menanyakannya pada petugas hotel. Karena Nola tidak ada di hotel lagi dan tidak pergi ke Solachen, ke mana gadis itu pergi?
__ADS_1
Kali ini Halbert khawatir. Terlebih lagi Nola diburu oleh Organisasi Supernatural Dunia. Bagaimana jika organisasi itu memburunya diam-diam saat dia tak ada di sampingnya?
“Bos, mungkin nyonya muda pergi ke suatu tempat untuk menenangkan diri?” tebak Asisten Jae.
Halbert mengerutkan kening. Dia khawatir dan pikirannya tidak setenang sebelumnya. Ia sudah berulang kali mencoba untuk menghubungi Nola tapi tidak ada jawaban. Sebelumnya Nola juga mencoba menghubunginya tapi pada saat itu Halbert sangat sibuk. Ia tidak bisa memeriksa ponselnya di saat ada pertemuan dengan mitra bisnisnya di Timur Tengah.
Kini giliran Halbert yang tak bisa menghubungi Nola.
Karena cemas, Halbert akhirnya menerjunkan orang-orangnya yang ada di Timur Tengah untuk mencari keberadaan Nola. Sean juga pergi dengan orang-orangnya untuk mencari keberadaan Nola.
Tapi Halbert dan Solachen belum juga menemukan Nola. Keduanya bertemu di salah satu cabang perusahaan milik keluarga Jefford. Baik Halbert ataupun Solachen sama-sama membahas tentang apa yang terjadi sebelumnya. Tentang pertengkaran Nola dengan Solachen hingga Halbert yang menampar gadis itu.
Solachen tentu saja marah saat Halbert berkata bahwa dirinya bertengkar dengan Nola dan menamparnya dengan keras. Halbert ingat jika malam itu sudut mulut Nola sedikit berdarah setelah ditampar olehnya.
“Kamu! kamu berani menampar putriku?!” Solachen menatap tajam Halbert dan aura supernatural di tubuhnya pecah. “Seberapa marahnya aku saat Nola berteriak menyalahkanku sepanjang waktu, aku tak akan pernah berani untuk memukulnya. Aku bahkan tak pernah melakukan kekerasan pada Noria di masa lalu, apa lagi pada anak yang dilahirkannya. Tapi kamu …! Kamu benar-benar ….”
Solachen kehilangan kata-katanya. Tidak tahu apakah harus menyalahkan dirinya sendiri atau menantunya yang mulai menjanjikan. Dia hampir lupa jika Halbert adalah bos mafia dunia bawah tanah saat ini. Orang seperti apa Halbert itu?
__ADS_1
Halbert telah dibesarkan oleh Kakek Jefford sejak kecil menjadi orang yang berdarah dingin. Ada banyak nyawa di tangannya. Setiap hari mungkin tangannya bermandikan darah. Sementara Nola, dulunya hanyalah gadis yang polos dan tidak pernah marah. Sejak jiwa dan sisi gelapnya bersatu, dia menjadi gadis yang tidak mudah ditindas lagi.
Nola yang bertemu dengan Halbert seperti air dan api yang terpaksa untuk bersatu.
Sekarang bukan waktunya untuk bertengkar dengan Halbert. Dia harus segera menemukan putrinya.
“Yang jelas, Organisasi Supernatural Dunia belum menangkap Nola saat ini. Tapi aku curiga jika mereka sudah tahu di mana Nola saat ini.” Solachen mulai mendiskusikan masalah tersebut.
“Kalau begitu kita bisa mengikuti jejak mereka untuk menemukan Nola,” ujar Halbert. “Apakah mereka ada di Timur Tengah?”
“Ya, jadi pasti Nola pasti masih ada di negara ini.”
Keduanya terdiam satu sama lain dan mulai membuat rencana. Solachen sedikit frustrasi. Kali ini Organisasi Supernatural Dunia mengirim anggota pengintai yang lebih kuat daripada sebelumnya. Sepertinya pemimpin mereka mulai gelisah setelah Solachen mengacau perbatasan wilayah mereka.
Tak lama saat keduanya mendiskusikan rencana selanjutnya, Mark sang asisten Solachen tiba-tiba saja masuk tanpa mengetuk pintu. Dia terlihat terburu-buru.
“Tuan, keberadaan nona muda telah ditemukan setelah tim kami melacak sinyal ponselnya.”
__ADS_1