Istri Buta Pembawa Keberuntungan

Istri Buta Pembawa Keberuntungan
Menjelajahi Hutan Misterius


__ADS_3

Gua air yang menjadi pintu masuk hutan tersebut ternyata merupakan kawasan kelompok ular putih supernatural. Raja Ular Putih supernatural menyambut kedatangan Nola dengan baik. Jika tidak ada gadis itu, Halbert serta yang lainnya mungkin akan diserang.


"Haruskah kalian pergi ke hutan itu?" Raja Ular Putih supernatural sedikit khawatir.


"Apakah ada sesuatu di dalam hutan?" Jaley Scott bertanya.


"Ada banyak hal. Baik binatang ataupun tumbuhan supernatural. Hutan ini sebenarnya adalah sebuah pulau tak dihuni oleh manusia dan terisolasi dari dunia. Aku tidak tahu apa yang terjadi, ketika aku terbangun, aku sudah berada di tempat ini."


"Jadi, semua binatang dan tumbuhan supernatural tiba-tiba saja muncul di pulau ini?" Elvada menebak.


"Ya, benar." Ular itu mengangguk lagi.


"Apakah mungkin pulau ini terhubung dengan dunia supernatural? Ayahku dulu pernah cerita jika dunia supernatural sangat indah. Sayangnya orang-orang dari dunia kita atau yang lebih suka disebut dunia sekuler, tidak mampu memasukinya tanpa izin," jelas Nola.


Sayangnya Solachen tidak ikut bersama mereka meski di awal ingin pergi menjelajah. Karena Organisasi Supernatural Dunia sedang memburunya, tidak baik untuk pergi dan meninggalkan petunjuk. Sehingga Solachen hanya bisa tinggal dan pergi lagi untuk mengecoh kelompok itu.


"Ayahmu pernah ke dunia supernatural?"


Nola menggelengkan kepala. "Aku tidak tahu pasti tentang ini. Mungkin dia punya kenalan di sana," jawabnya.


Jaley Scott yang terdiam beberapa saat akhirnya mendesah tidak berdaya. Dia mulai mengakui sesuatu yang belum pernah diketahui mereka.


"Tidak perlu penasaran. Aku sendiri berasal dari tempat itu sebelumnya."


Semua orang menatapnya. Apakah itu nyata. Jaley Scott mendapatkan tatapan itu mau tidak mau sedikit malu. Dia sudah tua dan berpikir jika rahasia itu tak perlu dikatakan pada siapa pun. Siapa yang menyangka jika dirinya sendiri akan mengatakan latar belakang keluarga Scott.


"Aku adalah salah satu dari keluarga besar Scott di dunia supernatural. Setiap anggota keluarga akan pergi untuk mencari banyak pengalaman. Aku memilih pergi ke dunia sekuler sejak remaja, bersama butler Tom dan beberapa orang lainnya, tak terkecuali pelayan. Kemudian berkenalan dengan keluarga Whitemir. Sejak saat itulah persahabatan kami dimulai," tuturnya merasa nostalgia.


"Apakah dunia itu sangat indah seperti yang dikatakan ayahku?" tanya Nola.


"Memang benar, tempat itu indah tapi minim hukum negara. Karena kami adalah penghuni dunia supernatural, pembunuhan dan perang antar kelompok sudah biasa."


Sepertinya halnya di dunia ini di mana orang supernatural tidak bisa membunuh manusia biasa atau tanpa kekuatan magis. Aturan dunia supernatural juga sama. Mereka yang terlahir tanpa aura supernatural atau bakat gaib dilarang untuk dibunuh, terbunuh atau diincar untuk kompetisi pertarungan.

__ADS_1


Bagi orang supernatural, membunuh manusia biasa dianggap pengecut dan lemah.


Jaley Scott curiga jika pemimpin Organisasi Supernatural Dunia juga berasal dari dunia supernatural seperti dirinya. Belum lagi nama organisasi nya juga tak beda jauh.


Organisasi Supernatural Dunia berkembang lebih cepat dari perkiraan Jaley Scott. Jadi tidak heran jika dia ragu.


"Jangan penasaran dengan tempat itu, lebih baik tinggal di dunia sekuler, ini lebih bebas dan santai." Jaley Scott tidak berbohong tentang ini. Selama tinggal di dunia manusia biasa, dia lebih santai dan mengenal banyak orang tanpa banyak kecurigaan atau permusuhan klan.


Raja Ular Putih supernatural tidak banyak bicara. Dia diam-diam setuju. Dia juga berasal dari tempat itu. Dan kedatangannya ke sini jelas sangat aneh.


Nola berterima kasih pada Raja Ular Putih supernatural karena telah memperingatkan mereka. Tapi kali ini mereka harus pergi ke hutan itu dan mencari keberadaan kelompok Butler Flir.


"Kalau begitu berhati-hatilah. Tidak banyak raja binatang supernatural di hutan sehingga tidak akan terlalu sulit untuk beristirahat atau membuat tempat berteduh. Ketika malam tiba, jangan tidur di tanah, tapi di pohon."


"Kenapa kami harus tidur di pohon?" Takahiro Ren mengerutkan kening.


"Sebenarnya, saat malam tiba, kabut merah akan muncul di dalam hutan. Setidaknya satu meter dari permukaan tanah. Kabut merah itu beracun. Walaupun tidak sampai mengambil nyawa, tapi sesak napas dan lemas tidak bisa terhindarkan," tutur ular putih supernatural lagi.


"Terima kasih atas penjelasannya." Nola berterima kasih lagi.


Kemudian Raja Ular Putih supernatural membubarkan pengikutnya sendiri dan pergi ke berbagai sudut gua air dan menghilang entah ke mana.


Kelompok Nola akhirnya keluar dari air terjun dan mencoba rasa air di sana. Airnya sangat jernih dan bersih. Rasa airnya segar serta agak manis khas mata air pegunungan. Tempat yang belum tercemar oleh bahan kimia apapun, memang cocok untuk berkultivasi di hari tua.


Ada banyak pepohonan besar menjulang tinggi, daunnya rimbun. Sebagian lagi memilih bunga atau buah aneh.


"Bisakah buah-buah itu di makan?" Takahiro Ren sedikit tertarik dengan buah merah yang mirip apel.


"Bukankah itu apel?" Jaley Scott menatapnya dengan bingung.


"..." Takahiro Ren tidak menyadari jika pohon berbuah merah itu adalah apel. Apakah matanya tidak setajam pria tua?


Nola juga tampaknya bisa mencium aroma buah apel yang manis. Tiba-tiba saja dia ingin memetiknya. Sayangnya pohon apel itu tinggi. Ia juga tidak bisa memanjat.

__ADS_1


Namun Orange yang berada di samping Nola mengeong dan memutarinya sekali. Dia bisa memanjat dan memetik buah apel untuk tuannya.


"Orange, bisakah kamu melakukannya?" tanya gadis itu.


Meow! Kucing jingga itu bersemangat.


Halbert bahkan tidak berbelas kasihan sama sekali. "Pergi dan petik beberapa."


Kucing jingga itu berlari dan segera memanjat pohon dengan cakar-cakar nya yang tajam. Dia jelas tahu buah apel mana yang matang sempurna dan masih mentah. Lalu dengan cakar kaki depan, Orange memotong tangkai yang terhubung dengan buah.


Buah apel berjatuhan di rumput hijau yang bersih. Takahiro Ren dan Nola mengambil apel itu. Dirasa cukup, Orange turun kembali dan meminta pujian.


"Orange ku sangat luar biasa," puji Nola.


Meow! Kucing jingga itu senang dan bertingkah manja dengannya.


"..." Halbert yang memiliki keinginan untuk membuang kucing itu. Tapi sekarang tidak bisa melakukan apa-apa.


Jaley Scott hanya menepuk bahunya dengan rasa kasihan. Hey, membeli kucing itu untuk menyenangkan sang istri. Tapi kasih sayang istri dicuri seekor kucing. Bukankah sangat menyedihkan?


"Apakah apel ini tidak beracun?" Takahiro Ren ragu untuk memakannya.


Namun tanpa diduga, Jaley Scott mengambil satu dari tangannya dan menggigit apel tanpa keraguan sedikit pun. Rasanya sangat manis dan segar. Di mana ads racunnya?


Takahiro Ren lupa jika Jaley Scott berasal dari dunia supernatural. Buah apel seperti ini mungkin tidak langka.


Tanpa disadari, Nola memiliki keinginan untuk memetik semua apel dan menyimpannya di rumah untuk stok. Elvada mungkin menyadari tatapan gadis itu pada pohon apel dan memberinya sedikit semangat.


"Jangan khawatir, jika kita berhasil keluar dari tempat ini setelah menyelesaikan penjelajahan, apel ini masih bisa dipetik," jelasnya.


"Bagaimana kamu tahu pikiranku?"


"Apa yang tidak bisa dimengerti tentang keinginan wanita? Bukankah suka belanja, gaun bagus, tas, perhiasan dan juga makanan?"

__ADS_1


"..." Nola tidak menyangkalnya.


Sebagai suami, Halbert bahkan lupa tentang ini.


__ADS_2