
Ada toko bunga potong terbesar di sekitar pusat perbelanjaan. Keduanya pergi ke sana untuk membeli tiga ikat bunga mawar putih. Satunya lagi untuk ibu Nola dan duanya lagi untuk orangtua Halbert.
Tanpa diduga saat keduanya masuk, ada orang yang sudah lama tidak terlihat. Nola cukup terkejut ketika melihatnya. Namun karena dia buta, keterkejutannya itu disembunyikan dengan baik.
Siapa lagi jika bukan selingkuhan Nyonya Neilson—Lerdy. Tapi pihak lain tidak terlalu mengenalnya selama ini jadi ketika bertemu juga tidak menyapa.
Tapi Lerdy tidak datang dengan Nyonya Neilson ataupun selingkuhan mudanya tapi wanita lain yang setidaknya seusia dengannya. Ini ... agak tidak terduga.
Setelah membeli bunga, keduanya pergi. Nola masih sangat penasaran dengan kehidupan keluarga Neilson saat ini.
"Apakah Chelsea sudah bangun dari komanya?" tanyanya.
"Kamu masih peduli dengan mereka?"
"Aku hanya penasaran."
"Dia sudah bangun tapi tidak bisa bicara. Pita suaranya rusak." Halbert bicara dengan santai. Ini memang informasi yang dia dapat dari orang-orang yang mengawasi keluarga itu.
Jangan sampai keluarga Neilson membuat masalah lagi untuk istrinya. Belum lagi Solachen Heiyu sudah mendatangi Tuan Neilson dan menceritakan semua kejadian di masa lalu. Sepertinya kecil kemungkinan mereka untuk mengganggu lagi.
Chelsea memang bisu saat ini. Sejak kecelakaan mobil di negara S sebelumnya, dia sempat koma dan bangun beberapa kali. Sampai akhirnya dirawat cukup baik, dia akhirnya bangun. Namun dokter tidak bisa berbuat apa-apa karena pita suaranya rusak. Oleh karena itu, Chelsea sering menghancurkan barang-barang di rumah.
Adapun kakaknya, Clive Neilson, hidupnya juga tidak terlalu baik. Semenjak menjebak Nola dan membawa orang-orangnya untuk membunuh gadis itu, dia mengalami berbagai jenis kecelakaan kecil hingga tak bisa memiliki pacar. Pada akhirnya jatuh ke dunia gelap dan menjadi berandalan. Hidupnya tak lebih baik dari seorang gangster sekarang.
Dan Tuan Neilson yang lumpuh, ia benar-benar menceraikan Nyonya Neilson dan mengurus kembali semua masalah di masa lalu. Karena kebenaran di masa lalu lebih menyakitkan daripada kejatuhannya saat ini.
Adapun Nyonya Neilson? Dia menjadi wanita penghibur di salah satu klub malam. Usianya tidak lagi muda tapi dia pandai berdandan dan menyenangkan pria. Bagaimana masih peduli dengan selingkuhannya, Lerdy? Meski demikian, dia juga masih dendam pada pria itu.
Kehidupan keluarga Neilson sudah berantakan. Tidak ada yang perlu dibahas lagi.
Setelah membeli bunga, Nola dan Halbert pergi ke tempat di mana Noria dimakamkan. Gadis itu meletakkan seikat bunga mawar putih di atas makam ibunya.
"Bu, aku datang untuk mengunjungimu." Nola mulai berkaca-kaca ketika menyentuh nisan ibunya. Ada foto Noria di sana.
__ADS_1
Walaupun makamnya ada di sana, Noria sebenarnya dikremasi agar mayatnya tidak disalahgunakan oleh orang-orang supernatural. Nola menangis cukup lama di sana. Dia benar-benar merindukan ibunya hingga terbawa mimpi.
Setelah menenangkan diri, Halbert membawanya pergi. Makan kedua orangtuanya tidak ada di tempat yang sama dengan Noria. Tapi cukup jauh. Setidaknya ada di dekat rumah la Jefford yang terbengkalai.
Halbert sebenarnya tidak memiliki banyak perasaan saat ini. Ketika orangtuanya meninggal, dia juga masih kecil. Setelah mengetahui kebenaran atas kematian orangtuanya, dia bersumpah untuk membalas dendam.
Halbert meletakkan karangan bunga di atas kuburan mereka. Lalu membersihkan rumput yang tumbuh di atasnya. Sebenarnya dia telah meminta seseorang untuk selalu membersihkan makam kedua orang tuanya.
"Tuan Muda, apakah itu Anda?"
Seorang pria paruh baya datang dengan membawa gunting tanaman. Dia baru saja pergi untuk memangkas pagar tanaman yang tumbuh tinggi di halaman rumahnya.
Halbert menoleh. Dia melihat pria paruh baya yang sudah lama tak dilihatnya. "Pak Richard, lama tidak bertemu."
Pria paruh baya bernama Richard itu senang ketika melihatnya. "Ini benar-benar Tuan Muda. Apakah Tuan Muda datang untuk bertemu tuan dan nyonya? Jangan khawatir, makam keduanya selalu saya bersihkan."
"Tidak apa-apa. Kebetulan aku datang dan membawa istriku." Dia merangkul bahu Nola. "Ini istriku Nola. Terakhir kali datang ke rumah kosong, aku lupa memberi tahuku tentang ini."
"Tidak, tidak apa-apa. Senang punya istri. Tuan Muda tidak sendirian lagi. Saat kalian menikah, saya tidak datang. Senang bertemu." Richard adalah orang yang ramah dan sangat setia pada majikan sebelumnya yaitu orang tua Halbert.
Awalnya Halbert ingin Richard pergi bersama mereka ke rumah baru waktu itu namun ditolak.
"Kami datang juga untuk memeriksa rumah lama." Halbert mengutarakan maksud kedatangannya.
"Oh, kalau begitu, saya akan mengantar kalian ke sana."
Ketiganya pergi ke rumah lama yang sudah tidak terurus. Kalajengking hitam supernatural juga muncul di bahu Halbert dan sempat mengejutkan Richard. Namun pria paruh baya itu diyakinkan oleh Halbert jika kalajengking hitam itu adalah peliharaan barunya.
Saat Richard pergi lebih dulu untuk membuka kunci pintu rumah, Nola berbicara pelan padanya.
"Dia masih cukup muda. Apakah dia benar-benar tukang kebun di rumah ini sebelumnya?"
"Ya, benar. Saat kakek membawanya ke rumah, dia memang masih muda. Tanpa orangtua dan sanak saudara. Akhirnya bekerja di sini dan menikah dengan salah seorang putri dari pelayan lama. Sayangnya istrinya meninggal muda karena sakit."
__ADS_1
"Kenapa dia tidak pergi setelah insiden orangtuamu waktu itu?"
"Dia tidak memiliki tujuan lain selain tinggal di sini."
Nola tidak banyak bertanya lagi. Dia tidak terlalu peduli dengannya. Namun sangat mengagumkan tinggal di sini sendirian. Memang bukan pertama kali Nola datang ke sini.
"Untuk apa datang ke sini?"
"Carilah sesuatu yang mungkin berguna. Elvada akan datang sebentar lagi."
Halbert sudah menghubungi Elvada untuk mencari tahu tentang rumah lama. Mungkin ada sesuatu yang tersembunyi di sini. Dulu, dia tidak peduli tapi sekarang dia memikirkannya.
Mereka masuk lebih dulu dan mengecek sekitar. Ada ruang bawah tanah di tempat ini sehingga Nola ingin pergi dan mengeceknya kembali. Tapi tak lama kemudian, Elvada datang dengan anak buah Halbert.
"Apakah kalian menunggu lama?" Elvada menghampiri mereka.
"Tidak, kami baru saja kembali dari makam orangtuaku." Halbert menjawabnya.
Elvada melihat rumah yang sudah lama terbengkalai. "Aku pernah tinggal di sini cukup lama sebelum akhirnya pindah ke rumah baru. Puluhan tahun telah berlalu dan sekarang jadi seperti ini."
"Apakah ada tempat rahasia di sini?"
"Ya, ada. Apakah kamu pernah memasukinya?"
"Tidak."
"Kalau begitu ayo pergi. Aku ingin memeriksa apakah tempat itu masih ada atau tidak."
Elvada juga sangat penasaran. Sudut lama dia tidak datang ke sini. Belum lagi dulu dan sekarang waktunya berbeda.
Rupanya, mereka harus pergi ke gudang yang kini sudah kosong. Ada beberapa barang yang tidak terpakai masih tersimpan di sana. Elvada tampaknya sedang mencari sesuatu di lantai.
"Apa yang kamu cari?" Nola tidak merasa jika ada yang berbeda dengan lantai.
__ADS_1
Untungnya Richard sudah pergi untuk mengurus urusannya sendiri. Halbert hanya perlu menelepon nya jika ada sesuatu.