Istri Buta Pembawa Keberuntungan

Istri Buta Pembawa Keberuntungan
Kekejaman di Balik Esper Fortuna (1)


__ADS_3

Du Lin tak mau mengakui jika dia sial hari ini. Membunuh sepasang macan tutul karena berani menyembunyikan anaknya, ia langsung diterpa bencana?


Mungkinkah macan tutul itu sangat dendam hingga bersumpah ke langit? Dia tidak percaya pada kejahatan tapi karma memang ada.


Sial! Sial! Sial!


Melihat kerusakan hutan semakin parah, Du Lin memilih untuk melapor pada pemimpin. Dari luar pulau, bencana ini tak akan terlihat karena adanya pembatas supernatural. Jadi di mata orang luar pulau, tempat ini tidak ada.


"Bos, jadi apa yang harus kita lakukan saat ini?" tanya salah satu anak buahnya.


Du Lin menyipitkan mata. "Apa lagi? Tentu saja hanya bisa menonton. Aku tidak memiliki kekuatan untuk menghentikan tornado."


Tak lama kemudian, orang-orang yang diutus oleh pemimpin Organisasi Supernatural Dunia datang. Mereka memakai jubah hitam dan tudung besarnya menghalangi sebagian wajah.


Du Lin sebagai junior di mata mereka tentu saja langsung memberi sikap hormat.


Embusan angin badai membuat pakaikan mereka berkibar. Bahkan air hujan yang membasahi tubuh pun tidak mengganggu sama sekali.


Mereka melihat tornado yang menjulang ke langit. Tentu saja terkejut.


"Tornado yang sangat besar. Ini jelas buatan tapi terlihat sangat alami. Siapa yang mampu melacak ini?" Salah satu dari utusan itu juga sangat penasaran.


Namun melihat berapa banyak tempat yang rusak karena tornado itu, ekspresi mereka langsung jelek.


"Katakan pada kami dengan jelas. Bagaimana semua ini terjadi?" tanya salah satu dari utusan itu pada Du Lin.


Tentu Du Lin tidak menyembunyikan apa yang terjadi sebelumnya. Saat datang menemui sepasang macan tutul untuk membaw anaknya hingga membunuh mereka.


Karena mereka tahu ada penyusup di pulau ini, Du Lin memutuskan untuk membuat badai sehingga para penyusup itu tidak memiliki tempat untuk bersembunyi. Dengan begitu, bukankah muda bagi mereka untuk menangkap mereka?


Tapi siapa yang mengira jika tornado akan muncul kemudian.


Setelah mendengar cerita itu, mereka semua merasakan krisis. Jika tornado tidak dihentikan pada waktunya, kerusakan akan sangat fatal.


"Aku akan mencoba untuk menghentikan tornado itu. Selama tornado ini bukan alami, seharusnya masih bisa dikendalikan."

__ADS_1


Mereka ingin tahu siapa yang berani membuat tornado. Pasti bukan orang sembarangan. Jika ada seorang ahli di pulau ini, mereka harus berpikir dua kali untuk menyerangnya.


Mungkin mereka bisa mengundang pihak lain ke Organsiasi Supernatural Dunia. Bukankah pemimpin akan menghargai mereka?


Salah satu dari mereka menggumamkan sesuatu berupa mantra. Dengan kedua tangan terentang, angin badai yang berembus seperti efek yang luar biasa.


Ketika mantra dibaca, tornado yang semuanya merajalela justru semakin kuat. Orang yang membaca mantra jelas memuntahkan darah. Wajahnya pucat.


Semakin kuat dilawan, tornado itu menjadi lebih kuat.


"Tidak bisa! Terlalu kuat!" ucapnya langsung menyentuh dadanya yang sakit.


Tanpa diduga, lapisan pelindung yang mengelilingi pulau perlahan retak sedikit demi sedikit. Tapi mereka belum menyadarinya.


Tornado dan badai terjadi selama setengah jam lamanya. Tapi kerusakan sudah hampir mencakup seluruh isi pulau.


Karena terlalu kuat menahan ganasnya tornado, array pelindung supernatural yang mengelilingi pulau langsung pecah menjadi serpihan cahay dan menghilang begitu saja.


"Ini tidak baik!!" Utusan yang menyadari hal itu mau tidak mau meringis dalam hatinya.


Ajaibnya, tornado yang mengamuk juga perlahan surut. Bersamaan dengan itu, badai juga reda. Kerusakan itu sangat parah hingga tidak tahu ada berapa biantang yang selamat dari bencana ini.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Di sisi lain saat ini, kelompok Nola yang terpencar jelas pasrah dengan kehidupan. Masing-masing dari mereka terbangun di tempat yang berbeda.


Tak terkecuali Nola sendiri. Saat tornado menghilang, ia terbangun karena sakit. Ternyata, salah satu kakinya tertimbun cabang pohon yang lumayan besar.


Tak jauh darinya, Butler Flir juga terbangun dengan pakaian compang-camping. Dia menatap Nola dengan muram dan mau tidak bangkit menghampirinya.


Nola hanya bisa melihatnya tanpa melakukan apapun. Ia tidak bisa bangun sama sekali karena kakinya yang kesakitan.


"Ternyata kamu juga seorang ahli supernatural!" Butler Flir tidak pernah menyangka jika gadis ini bukan orang biasa.


Ia berpikir jika Nola hanya sudah terbiasa dengan kebutaannya. Jalan tanpa menggunakan tongkat bukan hal aneh baginya. Namun siapa yang tahu jika Nola juga ahli dalam hal supernatural.

__ADS_1


Butler Flir bisa tahu tentang itu saat bersentuhan dengan tubuh gadis itu. Belum lagi, ada jejak suatu supernatural meski sangat tipis.


Butler Flir menendangnya berulang kali hingga mmebuat Nola berteriak kesakitan. Semakin gadis itu menderita, Halbert akan kehilangan akal dan menjadi gila. Pada saat itulah mudah gaunya untuk mengacaukan pikiran.


"Bukanlah Halbert sangat mencintai mu? Sepertinya kekuatan yang dia peroleh selama ini berkat kamu! Pasti kamu yang membuatnya membangkitkan aura supernatural bukan?!" geram Butler Flir tidak lagi menunjukkan citranya sebagai kepala pelayan yang ramah dan penuh kasih.


Bahkan dia tidak tahu untuk menginjak tangannya sekuat tenaga.


Nola sudah mengerang kesakitan dan berderai air mata. Ia sudah menghabiskan banyak energi hanya untuk membuat kesialan menerpa pulau ini. Tornado yang muncul adalah buatannya sendiri.


Sayangnya hal itu juga membuatnya lemah saat ini hingga tak bisa berpikir jernih.


Ia ingin melawan dan membunuh Butler Flir agar tidak menyakiti Halbert di masa depan. Tapi tubuhnya terlalu sakit.


Butler Flir tertawa seolah-olah sedang menyaksikan mainan hidup yang sekarat. Nola sudah sangat lemah saat ini hingga wajahnya pucat.


"Tampaknya kemampuanmu tidak ada istimewanya!" Dia menunjuk ekspresi jijik. "Tapi tidak apa-apa, Meski demikian, aku sangat penasaran dengan kemampuan apa yang kamu miliki."


Butler Flir akhirnya mendapatkan kembali kekuatannya saat ini. Setalah array pelindung pulau pecah, aura supernatural yang menekan mereka juga menghilang.


Nola menatap tajam ke arah Butler Flir. Dan pria paruh baya itu menjambak rambut basahnya tanpa ampun. Nola hanya menunjukkan ekspresi kesakitan yang jelas.


"Kenapa? Jangan menatapku seperti itu. Salahkan dirimu sendiri karena lemah dan tidak berguna. Bahkan jika kamu adalah orang supernatural, tak ada yang perlu dikagumi dari orang buta turunan. Kamu hanya ditakdirkan untuk melihat kegelapan."


Butler Flir tertawa lagi. Kali ini, dia berusaha untuk menyerap aura dari tubuh Nola hingga mencoba membuatnya menjadi cangkang kosong.


Nola yang awalnya melihat siluet Butler Flir perlahan mulai kehilangan kesadaran..


Tidak! Tidak seperti ini!


Dia tidak tahan dengan kelelahan di tubuhnya hingga tak sadarkan diri saat Butler Flir mencoba menyerap auranya.


Melihat Nola yang pingsan, Butler Flir lebih leluasa. Perlahan, aura gadis itu yang berwarna keemasan mulai terserap ke telapak tangannya.


"Tanpa diduga, kamu sangat istimewa!"

__ADS_1


Butler Flir menyeringai. Dengan aura ini, ia bisa meningkatkan kekuatannya yang mandek selama bertahun-tahun.


__ADS_2