
NOTE: OSD (Organisasi Supernatural Dunia)
...****************...
Halbert datang untuk mengeceknya. Bahkan Jaley Scott tak terkecuali. Melihat dua nomor itu, Jaley menatap keluarga macan tutul supernatural. Mungkinkah ini adalah nomor urut binatang supernatural yang dibesarkan suatu kelompok?
“Periksa, apakah ada tulisan lain atau lambang dan semacamnya di sekitar angka itu?” Jaley hanya ingin menebak sesuatu.
“Oke, sebentar.” Elvada menyingkirkan tanah berpasir yang menghalangi ukiran kedua angka itu.
Saat menyentuh permukaan di sekitaran angka, ia melihat simbol tertentu.
“Lihat, apakah kalian kenal simbol ini?”
Halbert dan Jaley Scott melihat simbol yang hampir tak terlihat jelas itu dan mau tidak mau lebih terkejut lagi. Bukan hanya terkejut, tapi merasa tidak menyangka.
“Ada apa? Kenapa kalian hanya diam saja?” Takahiro Ren justru penasaran dengan ekspresi kedua pria itu.
Nola juga ingin tahu apa yang keduanya lihat. Tapi dia tidak berani mendekat.
Kali ini sorot mata Halbert berubah dingin dan kejam sehingga membuat suasana di sekitarnya menjadi suram. Simbol itu, dia tahu dengan baik. Tak terkecuali Jaley Scott. Akhirnya Halbert yang sudah cukup lama diam mengembuskan napas dingin dan penuh permusuhan di wajahnya.
“Ini simbol Organisasi Supernatural Dunia!” ucapnya tegas.
“Apa katamu? Apakah kamu yakin?” Takahiro Ren juga terkejut.
Kenapa mereka sangat sial? Kali ini berurusan dengan barang-barang milik organisasi itu lagi? Takahiro Ren dan Nola akhirnya mendekat untuk melihatnya sendiri. Dan Nola hanya bisa menyentuhnya untuk memastikan. Saat menyentuh simbolnya, dia yakin itu memang lambang Organisasi Supernatural Dunia.
Kemudian Nola menghela napas lega untuk sementara waktu. “Untungnya ayah tidak ikut kali ini. Jika ikut, orang-orang itu mungkin akan menyadari kehadirannya.”
Jika Solachen ikut dengan mereka, bukankah sama saja dengan mengantarkan diri sendiri ke sarang musuh?
__ADS_1
Halbert juga mengangguk. Kesehatan ayah mertuanya juga kurang baik, tidak cocok untuk bertarung dengan orang-orang itu sekarang.
Nola menatap keluarga macan tutul dan bertanya lagi. “Apakah orang-orang berjubah hitam yang membawa kalian ke sini?”
Induk macan tutul supernatural mengangguk dan bersuara lagi. Raja Kalajengking Hitam menerjemahkannya untuk mereka.
“Dia bilang orang-orang itu akan datang hari ini untuk memeriksa mereka. Dan mungkin mengambil anak mereka. Kedua macan tutul itu tidak mau anak mereka diambil, lebih baik mati."
"Hari ini? Sepertinya kedatangan kita ke sini tidak tepat." Jaley Scott menimbang semua konsekuensinya.
"Tunggu? Apakah dengan kata lain, tempat ini milik Organisasi Supernatural Dunia?" Takahiro Ren bertanya.
Jaley Scott mengangguk. "Sungguh tidak diduga jika hutan misterius ini adalah milik mereka. Tapi sepertinya jarang didatangi sehingga para binatang supernatural yang hidup di tempat ini tidak memiliki rasa kesetiaan pada pemilik."
"Tapi apa tujuan mereka menjadikan hutan ini sebagai kandang para bintang supernatural?"
"Aku menebak, mungkin untuk dijual di pelelangan pasar gelap. Ada banyak orang-orang tertentu yang menginginkan binatang peliharaan yang dikatakan memiliki kelebihan. Tapi ini hanyalah tebakan saja." Jaley Scott mengerutkan kening. "Sekarang aku yakin jika pemimpin organisasi itu berasal dari tempat yang sama denganku."
"Lalu, apakah sudah terlambat bagi kita untuk pergi sekarang?" tanya Takahiro Ren.
"Tidak, ayo segera tinggalkan tempat ini. Setidaknya jangan meninggalkan jejak apapun. Jika tidak, akan sangat mudah ditemukan. Lagi pula, tampaknya orang-orang itu tidak tahu jika hutan ini memiliki pintu masuk dan keluar yang tersembunyi," kelas Jaley Scott.
Kedua anak macan tutul itu cukup berat. Lebih berat daripada kucing dewasa sekalipun. Jadi Nola tidak mungkin untuk memeluk keduanya secara langsung.
Seandainya ada keranjang gendong, ia bisa membawa kedua anak macan tutul supernatural itu di dalamnya.
Elvada sepertinya bisa memahami pikirannya. "Ayo cari bambu untuk membuat keranjang punggung. Tapi sebelum itu, kita harus pergi dari sini lebih dulu."
Nola setuju dan akhirnya salah satu anak macan tutul itu diserahkan pada Elvada. Dia memeluk satu dan bersiap untuk pergi.
Induk macan tutul dan jantan itu berpamitan dengan kedua anaknya sebelum akhirnya meninggalkan tempat itu. Keduanya sengaja untuk mengelabui orang-orang yang akan datang untuk mencari anak mereka. Dengan begitu, Nola serta yang lainnya memikirkan waktu untuk mencari tempat aman.
__ADS_1
Kedua anak macan tutul itu mungkin tahu jika orangtuanya tidak akan kembali. Merasa sedih untuk sesaat. Namun tak butuh waktu lama, keduanya menyukai Nola yang diselimuti oleh aura keberuntungan.
Lebih baik mengikuti manusia itu daripada tetap di gua yang sunyi.
Nola yang lainnya sekarang sudah sangat jauh dari wilayah macan tutul supernatural. Mereka tidak tahu jika sekelompok orang berjubah hitam datang untuk mencari sepasang macam tutul yang dibesarkan.
Salah satu pria berjubah hitam membuka topengnya, memperlihatkan bekas goresan pedang di wajahnya. Sekilas tampak menakutkan.
"Sepertinya macan tutul itu sudah meninggalkan sarangnya," ucap salah satu rekannya.
Pria yang memimpin kelompok bernama Du Lin. Seorang veteran yang sangat cakap. Karena kemampuannya dalam mengendalikan kebrutalan binatang supernatural, dia dipercayakan oleh bosnya untuk mengurus pulau tersebut.
Du Lin menyipitkan mata. "Periksa, apakah ada sesuatu yang mencurigakan di sini."
Ia bukannya tidak yakin tapi lebih baik berjaga-jaga jika sesuatu terjadi. Kali ini dia harus memeriksanya dengan hati-hati.
Du Lin adalah seorang veteran dengan kekuatan supernatural yang tidak diketahui. Sayangnya dia ditakdirkan untuk kecewa saat ini karena semua jejak sudah dihapus oleh Jaley Scott.
"Bos, tidak ada yang aneh dengan tempat ini."
"Apakah kamu yakin tidak ada yang aneh?" Du Lin curiga.
Yang lain juga menggelengkan kepala. Ini membuat Du Lin semakin yakin jika macan tutul itu memiliki masalah. Dia juga tahu macan tutul itu sudah melahirkan anak. Tapi tidak tahu ke mana induk macan tutul membawa kedua anaknya pergi.
Benar saja, binatang supernatural itu pintar. Mereka tahu cara menyelamatkan diri sendiri. Walaupun Du Lin tidak tahu dari mana asal mereka, pemimpin pasti tahu sesuatu. Dan tujuannya menguasai pulau tak berpenghuni ini jelas hanya untuk menampung mereka.
Binatang supernatural bisa hidup dengan baik di sini dan tak perlu khas dicuri. Keamanan di pulau ini sangat luar biasa. Sayangnya setiap manusia supernatural yang masuk pulau, aura nya pasti akan ditekan. Tak terkecuali Du Lin Dan anak buahnya.
"Kalau pergi dan cari sampai dapat!!" Du Lin tidak peduli dengan dua macam tutul itu sebelumnya. Tapi kini dia ingin tahu ke mana induk macan tutul membawa anaknya kabur.
Salah satu anak buah Du Lin akhirnya menemukan jejak kepergian induk macan tutul dengan macan jantan. Mereka pergi ke arah yang cukup berbahaya.
__ADS_1
Du Lin mau tidak mau ingin merokok jika bisa. "Apa yang dilakukan induk macan itu? Membawa pergi anaknya ke tempat yang berbahaya. Sungguh nyali yang besar!"