
“Jangan khawatir, Frangky akan mengatasinya dengan baik.” Halbert selalu melemparkan semua urusan kelompok mafianya pada Frangky.
Sementara itu, mungkin Frangky yang sedang berpatroli di sekitar markas langsung bersin. Perasaannya sedikit tidak nyaman saat ini. Mungkin ada seseorang yang sengaja mengutuknya?
Nola menghabiskan sarapan dengan cepat. Dia mengetahui jika pria yang ditangkapnya semalam sudah mati. Tidak masalah sama sekali. Lagi pula pria semalam itu hanyalah anak buah yang tidak penting. Semalam, kalajengking hitam supernatural yang dipelihara Nola telah menarik semua kemampuan supernatural pria itu agar tidak menghubungi pihak lain.
Namun sebelum pergi meninggalkan markas, Halbert membuat beberapa pengaturan lebih dulu. Lalu pergi dengan mobil sedan mewahnya.
Sepanjang perjalanan, keduanya menceritakan berbagai hal, terutama keluarga ibunya Nola.
"Apakah kamu pernah mendengar keluarga Whitemir sebelumnya?" tanya gadis itu.
Halbert mengerutkan kening, memegang setir mobil dan fokus ke jalan. "Sepertinya tidak. Aku tidak yakin."
Keluarga Whitemir ... Halbert merasa dejavu. Di mana dia pernah mendengar nama ini atau melihat namanya di suatu tempat. Rasanya pernah mengenal nama Whitemir, tapi tidak tahu di mana. Pada akhirnya, setelah berusaha mengingat, Halbert tidak memaksakan diri.
Nola juga tidak mendesak. Mungkin Halbert Arya keluarga Jefford tidak pernah mengenal keluarga Whitemir. Lagi pula menurut neneknya, keluarga Whitemir dianggap biasa saja. Kecuali ditatap oleh orang-orang Organisasi Supernatural Dunia.
Selama perjalanan, Nola yang lelah mengobrol dengan Halbert akhirnya tertidur. Halbert sempat berhenti sebentar untuk menurunkan ketinggian punggung kursi sedikit sehingga Nola bisa tidur dengan nyaman. Mobilnya memiliki fitur ini.
Perjalanan membutuhkan waktu yang cukup lama. Namun tak lama kemudian, Halbert melihat ada dua mobil hitam tak dikenal membuntutinya. Mau tidak mau mengerutkan kening. Tidak tahu apakah pihak lain ini mengincar Nola atau dirinya.
Tanpa diduga, pihak lain mulai menodongkan pistol dan menembak mobil Halbert. Mereka mengincar ban mobil Halbert. Namun untungnya Halbert mampu menghindari tembakan itu dan mobilnya juga anti peluru.
Dor!
Dor!
Suara tembakan terdengar lagi. Akhirnya, Nola terbangun dan langsung waspada.
"Apa yang terjadi?" tanyanya.
"Orang-orang yang merepotkan," jawab pria itu.
__ADS_1
Nola seketika melihat ke belakang. Dua mobil sedan hitam yang membuntuti mobil Halbert memegang senjata api laras panjang lalu mulai menembak lagi. Atap mobil sedan hitam mereka bisa dibuka sehingga menembak dari atas lebih nyaman.
Gadis itu menyipitkan mata. Salah satu orang bertopeng yang ada di mobil musuh adalah seorang wanita.
"Mereka bukan dari Organisasi Supernatural Dunia. Mereka tidak mengenakan jubah hitam yang seharusnya."
Organisasi memiliki peraturan yang harus dipatuhi. Terutama tentang cara berpakaian atau lambang yang harus dipakai setiap saat. Tak terkecuali Organisasi Supernatural Dunia. Anggota organisasi tersebut pasti akan memakai jubah hitam dengan lambang organisasi sebagai simbol kesetiaan.
Namun saat ini yang Nola lihat, orang-orang itu hanya berpakaian hitam seperti seorang pembunuh. Ini tidak ditujukan untuknya.
"Mungkinkah itu Geng Kalajengking Hitam?" tebaknya.
"Mungkin." Halbert juga mengira itu Geng Kalajengking Hitam yang mungkin mencoba membalas dendam pria yang terbunuh semalam.
Dengan keberuntungan Nola, mobil yang dikendarai Halbert tidak mengalami masalah apapun. Dua mobil hitam yang mengejarnya berusaha untuk memblokir. Tapi lagi-lagi Nola menggunakan kemampuan keberuntungannya untuk menghindari mereka.
Di salah satu mobil lawan, seorang wanita bertopeng menggertakkan giginya. Dia memegang senjata api laras panjang dan mulai mengambil alis tugas untuk melumpuhkan mobil Halbert.
"F*ck! Apakah pria itu begitu beruntung?!! Semua tembakan kita meleset!" geram wanita bertopeng tersebut sangat marah.
Mereka tidak tahu siapa bos besar di belakang organisasi. Namun menurut bos organisasi, pihak yang mendukung mereka selama ini sangat kuat dan memiliki kemampuan ajaib. Alasan kenapa bos di belakang layar ingin Halbert mati masih belum jelas.
"Apapun itu, kita harus membuat dia kecelakaan. Jika bisa bunuh di tempat lebih baik. Bos hanya ingin hasilnya."
"Dia membawa istrinya?"
"Tidak peduli dengan istrinya, hanya seorang wanita lemah, apa yang kamu takutkan. Bunuh saja." Rekannya yang lain tampak garang.
"Terlalu membosankan," gumam wanita bertopeng itu.
Siapa yang tahu, saat mereka berbicara seraya menargetkan mobil Halbert, suara tembakan lain terdengar. Kemudian mobil yang ditumpangi wanita bertopeng langsung tidak stabil. Demi menghindari kecelakaan yang lebih fatal, pria yang memegang kendali setir langsung mengambil langkah cepat.
Mobil hitam itu berhenti di pinggir jalan dengan salah satu mobil ban depan yang kempes Karana ditembak oleh Nola dari jendela pintu depan.
__ADS_1
"Istri pria itu masih bisa menembak?!" Wanita bertopeng sangat marah dns terkejut.
Menurutnya, istri Halbert hanyalah gadis pemalu umah bahkan tak mungkin memegang senjata. Siapa tahu ... Siapa tahu jika gadis itu sangat mengejutkan mereka. Hanya sekali tembak tapi berhasil menghancurkan salah satu ban mobil mereka.
"Bodoh!" Rekannya juga kesal. "Hubungi bos dan laporkan tentang masalah ini."
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Di wilayah Geng Kalajengking Hitam yang gelap dan misterius, seorang pria paruh baya duduk di sofa sambil merokok dan memegang segelas anggur merah berkualitas. Dua bodyguard berdiri di belakangnya. Sementara orang-orang penting di sekitarnya duduk untuk mendapatkan informasi.
Mereka semua memiliki tato kalajengking hitam sebagai simbol anggota. Tapi akhir-akhir ini, mereka kehilangan beberapa anggota yang diperintahkan untuk memata-matai Halbert atau mencoba membunuhnya.
"Bos, mungkinkah Halbert juga memiliki pendukung di belakangnya?"
"Ini bukannya tidak mungkin," jawab bos itu juga curiga. Mungkin saja Halbert juga memiliki pendukung seperti dirinya.
Tanpa orang di belakang layar, dirinya juga tidak mampu melawan Halbert terlalu jauh. Tapi pihak lain menggunakan tangannya untuk berurusan dengan Halbert dan kelompok mafia di bawah kekuasaannya, dia hanya bisa bertaruh.
Bos Geng Kalajengking Hitam segera mendapatkan telepon dari anak buahnya yang telah ditugaskan untuk membunuh Halbert.
"Ada apa? Apakah semuanya selesai?" tanya bos itu santai.
Tapi pihak lain yang menjelaskannya tidak dalam suasana hati yang baik
Ban mobil mereka pecah dan hanya ada satu mobil lainnya yang mengejar Halbert. Mendengar ini, bos Geng Kalajengking Hitam sangat marah hingga langsung membanting telepon ke dinding. Apa yang dilakukannya langsung membuat seisi ruangan menjadi tegang.
"Tidak berguna! Hanya untuk melumpuhkan mobil saja masih seperti bayi yang belajar berjalan! Tidak berguna!" Bos Geng Kalajengking Hitam mengutuk berulang kali dan segera mematikan rokoknya yang tinggal setengah.
"Apakah mereka gagal?" tanya salah satu perwakilan Geng Kalajengking Hitam.
"Bukan hanya gagal, tapi Halbert sepertinya sangat beruntung!"
Semalam, salah satu anggotanya sengaja datang ke wilayah Organisasi Mafia yang dipimpin Halbert. Dia mengetahui orang yang dikirimnya sudah mati, mencoba untuk mencari tahu siapa yang membunuh anak buahnya.
__ADS_1
Sayangnya, komunikasi dengan kalajengking hitam supernatural terputus begitu saja.
"Halbert! Aku ingin tahu, apakah benar kamu memiliki pendukung atau tidak," gumamnya.