
Tak lama kemudian, array pelindung akhirnya pecah dan Hiiro terhuyung ke belakang. Takahiro Ren bersiaga di sampingnya. Dia segera menangkap tubuh Hiiro.
“Kehilangan banyak aura, Istirahatlah. Sisanya akan diserahkan pada kami,” ujarnya.
Hiiro mengangguk. Ia mempertahankan sosok pelindung supernaturalnya terlalu lama sehingga berdampak pada tubuhnya. Ini sudah tengah malam, Hiiro sebenarnya mengantuk.
Array supernatural sudah pecah. Solachen melancarkan rencana kedua. Mola dan Moly ditugaskan untuk masuk lebih dulu bersama Black.
Ketiga binatang supernatural itu melompat ke atas benteng Organisasi Supernatural Dunia tanpa kesulitan. Lalu beberapa orang yang berpatroli terkejut.
"Serangan! Array pelindung pecah! Beri tahu tuan segera!"
Entah siapa yang berteriak, mereka semua langsung sibuk. Kedua macan tutul dan Back diserang oleh aura supernatural. Namun ketiga binatang buas itu gesit, menghindar dengan mudah.
Pecahnya array pelindung tentu saja diketahui oleh Mo Shige. Bukan hanya tahu, tapi juga mengalami serangan balik. Pria itu tengah bersila di ruang rahasia untuk memulihkan tubuhnya. Tapi di tengah-tengah, ia langsung muntah darah. Ia mengalami luka internal.
"Solachen!" Mo Shige sepertinya menebak sesuatu.
Sebelum dia bangkit untuk keluar, seorang utusan sudah datang dan memberi tahu apa yang terjadi. Mo Shige tidak banyak bicara. Malam ini mungkin organisasi tidak akan mengalami masa tenang.
Solachen telah datang dengan pasukannya. Sepertinya pria itu sudah menyatakan perang dengannya malam ini. Mo Shige tidak takut. Organisasi nya telah berdiri selama puluhan tahun. Solachen menyerang tempatnya hanya seperti telur yang mencoba memecahkan batu.
Namun ketika Mo Shige tiba di halaman, ia terkejut dengan banyaknya orang-orang asing di atas benteng. Orang-orang ini milik Solachen. Sebagian lagi dari Organisasi Fortuna.
"Tidak kusangka, Solachen mampu melakukan ini!" geram Mo Shige.
Sudah bertahun-tahun lamanya, Solachen yang dulunya hanya bersembunyi saat diburu, kini menjadi pemburu. Bahkan dengan persiapan yang matang.
Mo Shige curiga jika Solachen sudah siap dengan semua ini sejak lama. Dia sedang terluka saat ini dan harus menghadapi serangan diam-diam di tengah malam. Bagaimana mungkin Mo Shige kuat menahannya?
"Siapkan pasukan dan jangan sungkan untuk membunuh mereka!" teriak Mo Shige.
__ADS_1
Yang lain akhirnya tak ragu untuk menyerang kedua macan tutul kembar dan serigala hitam supernatural. Belum lagi, beberapa orang dari pihak Solachen sudah turun benteng, menyerang diam-diam ke arah mereka yang memiliki senjata.
Hiiro masih memulihkan kekuatannya saat ini. Ditemani Takahiro Ren. Melihat pertarungan sudah dimulai dari berbagai sisi, sisanya masih menunggu giliran. Solachen sendiri belum bergerak saat ini.
"Jika tidak ada kecelakaan, kita bisa mundur sebelum pagi dan merencanakan rencana selanjutnya." Solachen berkata lagi.
Pertarungan ini tak akan memakan waktu singkat. Jelas Organisasi Supernatural Dunia memiliki banyak anggota dan kekuatannya dalam. Melucuti satu persatu akar dan dahan juga membunuh waktu.
Solachen ingin pohon besar Mo Shige menjadi botak sebelum akhirnya bisa menebasnya secara langsung.
Mo Shige tidak tahu apa yang direncanakan Solachen saat ini. Dia hanya ingin membunuh mereka dengan brutal tapi tubuhnya tidak sehat. Ia muntah darah lagi.
"Solachen! Keluarlah jika kamu memiliki keberanian!" teriaknya serak dan menakutkan.
Solachen bergeming. Ia sama sekali tidak terpengaruh olehnya kata-kata provokasi Mo Shige. Dia tidak bodoh. Leon mengagumi mentalitas Solachen. Ia akhirnya tahu kenapa Solachen begitu percaya diri saat ingin menyerang Organisasi Supernatural Dunia. Dengan pemimpin seperti ini, pasukan tidak akan kehilangan nyawanya lebih awal.
Di malam yang gelap, beberapa bayangan melintas dengan gesit, saling menyerang dan melumpuhkan.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Kakek Jefford sudah tua dan menghabiskan banyak waktu di rumah. Kadang akan membaca koran, majalah bisnis atau sebagainya. Apapun untuk menghilangkan kebiasaannya. Tak jarang juga akan berkumpul dengan teman sebaya semasa perjuangan nya dulu.
"Apakah Halbert pergi lebih awal?" tanyanya ada Butler Cello.
"Ya, Nyonya Muda. Tuan muda berkata jika urusan Geng Kalajengking Hitam semakin serius saat ini. Kemungkinan dia akan pulang terlambat," jawab Butler Cello.
Nola tidak nafsu makan. Perasaannya tidak nyaman saat ini. Seolah-olah ada sesuatu yang akan terjadi. Tapi tidak tahu apakah ini akan menimpa dirinya, ayah atau suaminya sendiri. Namun yang pasti, perasaan tidak nyaman ini membawa suatu firasat.
Solachen tidak memberi kabar sama sekali. Tidak tahu apa yang terjadi di Organisasi Supernatural Dunia saat ini. Namun karena tidak ada berita kematian tentang anggota Organisasi Fortuna, ia sedikit lega.
Nola melakukan aktivitas seperti biasanya. Dia menunggu sampai malam seraya mengurus Lucas. Namun Halbert sama sekali tidak kembali.
__ADS_1
"Aku sudah mencoba menghubunginya, tapi tidak diangkat. Ponsel Halbert dimatikan. Frangky juga tidak bisa dihubungi."
Nola yang menunggu di ruang utama sangat cemas saat ini. Kecemasan nya semakin meningkat. Butler Cello menemaninya di sana. Kakek Jefford sudah istirahat jadi tak nyaman untuk mengganggunya.
"Mungkin Tuan muda sedang dalam masalah perjalanan." Butler Cello menenangkannya.
Waktu sudah menunjukkan pukul 12 malam. Halbert memang terlambat untuk kembali. Tak seperti biasanya. Jika ponselnya tak bisa dihubungi, harusnya Frangky bisa dihubungi. Namun keduanya sama-sama kehilangan komunikasi. Ini aneh.
Tiba-tiba saja Lucas yang tertidur di kamar menangis saat ini. Nola segera mengeceknya dan melihat jika bayi itu menangis tanpa alasan. Nola tegang. Dia segera menenangkannya kembali.
Nola belum tahu jika Halbert dalam kesulitan saat ini.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Saat Halbert menuju jalan pulang dan Frangky yang menyetir, tiba-tiba saja ada beberapa bus datang ke arah mereka tanpa kendali. Frangky tak bisa menghindarinya untuk sementara waktu karena jalan diblokir semua. Mau tidak mau, mobil yang mereka kendarai harus keluar jalur.
Halbert jelas tidak memprediksikan adanya kecelakaan ini. Jika itu Nola, mungkin sudah menggunakan kekuatannya untuk menghitung keberuntungan.
Mobil yang dikendarai masuk ke dalam tebing yang cukup curam. Namun untuknya tersangkut di pohon.
Frangky menyentuh dahinya yang terluka. Walaupun bantal udara berfungsi, dahinya masih membentur pintu mobil.
"Bos, apakah kamu baik-baik saja?" tanyanya.
Halbert sedikit lebih baik. Kecuali pusing, ia tidak mengalami masalah lain. "Tidak masalah."
Siapa tahu saat baru mengurus masalah Geng Kalajengking Hitam, mereka langsung membuatnya kecelakaan.
Jalan sangat sepi dan jauh dari permukiman. Ponsel keduanya tak bisa digunakan. Ada kemungkinan Nola sangat cemas saat ini. Raja Kalajengking Hitam supernatural juga tidak bisa berteleportasi sejauh itu.
"Kita dikepung," kata Raja Kalajengking Hitam supernatural saat muncul di bahu Halbert.
__ADS_1
"Dikepung? Apakah itu mereka?" Frangky terkejut. "Sial! Mereka benar-benar berani ingin menjebak bos!"