Istri Rasa Simpanan

Istri Rasa Simpanan
Bab 28 Cukup sudah


__ADS_3

Setelah menenangkan dirinya di kampung dan memikirkan dalam-dalam keputusannya, Stella kembali lagi ke kota J.


Stella melamun sendirian sambil menunggu waktu sidang. Dia teringat kembali bagaimana kesetiaan nya telah di khianati dan membuat kedua matanya berair.


Hari ini adalah mediasi pertama yang dilakukan pengadilan untuk dirinya dan suaminya. Dalam pertemuan itu, suaminya mengatakanya jika masih mencintai Stella dan memperbaiki hubungan mereka berdua.


Hal ini menjadi pertimbangan hakim, Stella sendiri, kesal mendengar pengakuan itu. Karena hal itu akan memperpanjang urusan perceraiannya.


Setelah keluar dari pengadilan, Stella berpapasan dengan Alvin yang memang sengaja menunggunya. Alvin tahu jika Stella baru saja sampai dari kampung.


"Stella, kita harus bicara," Alvin menarik Stella masuk kedalam mobilnya. Stella tidak sempat mengelak karena mobil itu ada didekatnya.


"Tidak ada yang perlu kita bicarakan lagi. Semua sudah jelas. Aku ingin bercerai, tapi kenapa kamu malah mempersulit semuanya?"


"Stella, aku masih mencintaimu, apakah tidak bisa kita memperbaiki semuanya?" Berbicara dengan mata berkaca-kaca, Alvin menggenggam erat tangan Stella.


"Tidak Mas. Kedua orang tuaku juga sudah menyerahkan sepenuhnya keputusan padaku. Dan aku tidak bisa hidup bersamamu lagi. Kau juga sudah punya anak dengan wanita itu. Kau harus mengambil konsekuensi dari perbuatanmu. Jika saja kau memikirkan akibatnya, maka kau dan aku tidak akan ada dititik ini,"


"Stella....semua orang bisa berbuat salah. Manusia tempatnya khilaf dan lupa. Aku berjanji akan setia padamu jika kau beri aku kesempatan sekali lagi," Alvin memohon karena tidak ingin kehilangan istrinya setelah perceraian diputuskan.


Dia tetap berusaha membujuk Stella agar memaafkan kesalahannya dan kembali bersama sebagai suami istri.

__ADS_1


"Tidak Mas. Berapa kali sudah aku katakan. Aku tidak bisa bersamamu lagi. Bersikaplah dewasa, dan hadapi semua ini. Kau yang memulai bermain api, maka bukan hanya kau yang terbakar, tapi rumah dan semua kenangan serta impian kita juga sudah terbakar didalamnya. Biarkan aku pulang sendiri!" Stella segera meraih pintu dan membukanya lalu melompat turun dengan cepat. Dia segera berjalan menjauh dari mobil itu dan tidak menoleh meskipun sekali.


Alvin meratapi kisah pernikahan yang dia mulai dengan cinta kasih, dan akan segera berakhir di pengadilan ini.


"Tidak! Aku tetap akan membujuknya sampai akhir. Aku tidak ingin kehilangan dirinya. Aku yakin, jika aku berusaha lebih keras lagi, maka aku akan berhasil menyelamatkan pernikahanku," Alvin lalu mengusap matanya dan menyetir meninggalkan pengadilan itu.


Ditempat lain, Nungky menemukan rumah Andin, dimana Stella menitipkan bayinya pada sahabatnya.


Alvin yang memberi tahu Nungky saat Alvin bertanya pada Stella dimana anaknya. Dan Stella mengatakan alamat Andin.


Andin sudah siap menyerahkan bayi itu, karena sudah diberitahu oleh Stella jika ibu bayi itu akan mengambilnya.


Aku tidak salah lagi. Ini adalah wanita yang sama yang aku tabrak di hotel waktu itu. Gumam Andin yang sudah mencurigai suami Stella saat tanpa sengaja melihat mereka berdua di hotel waktu itu.


"Aku datang untuk mengambil anakku," kata Nungky melihat Andin sudah diluar rumah menunggunya.


"Ya, Stella sudah mengatakannya. Ini anakmu. Dia baru saja minum susu, sekarang sedang tidur,"


"Terimakasih...." Nungky lalu mengambil anaknya dari gendongan Andin.


"Ohh ya, berapa aku harus mengganti semua ini?" tanya Nungki dan akan mengeluarkan amplop berisi uang untuk Andin.

__ADS_1


"Tidak perlu," kata Andin menggelengkan kepalanya.


"Okey...jika begitu....saya permisi...." Nungky melangkah pergi tanpa singgah kedalam.


Nungky segera pergi ke bandara dan akan menyusul Alvin ke kota J.


Nungky akan membawa bayinya pada keluarga Alvin. Dia akan meminta Alvin menikahinya secara sah, demi bayi darah daging mereka.


Nungky akan memastikan jika Stella dan Alvin bercerai, lalu Nungky menggantikan posisinya.


*


*


Tamat, Istri rasa simpanan tamat sampai di sidang pertama. Dan akan dilanjutkan di novel dengan judul berbeda, tapi masih tentang Stella lanjutan dari kisah ini.


"Benih CEO dirahimku"


Terimakasih teman-teman atas dukungannya πŸ™πŸ™πŸ™


Salam sayang 😍πŸ₯°

__ADS_1


__ADS_2