
Aga dibuat geleng-geleng kepala mendengar perkataan istrinya itu. "Siapa sih yang mengajari istriku ini jadi genit begini?" Tanyanya seraya memberikan usapan di kepala Amara.
Amara jadi malu mendengar pertanyaan Aga. Karena terlalu semangat belajar menjadi istri yang baik setelah menikah, ia jadi lupa urat malu seperti ini. "Hehe, belajar sendiri, Kak." Jawabnya dengan wajah merona.
Aga tersenyum saja. Kemudian mengajak Amara menuju kamarnya yang berada di lantai dua.
Masuk ke dalam kamar, bulu kuduk Amara terasa merinding membayangkan apa yang akan terjadi kepadanya sebentar lagi. Jika tadi ia sangat menggebu-gebu menggoda Aga, kini justru sebaliknya. Nyalinya seketika ciut. Terlebih ini adalah pertama kalinya untuk dirinya dan Aga.
Aga melirik arloji yang melingkar di pergelangan tangannya. Waktu sudah menunjukkan pukul sepuluh malam. Dan sepertinya Amara sudah lelah setelah seharian menjalani acara akad sekaligus resepsi pernikahan.
"Apa kau lelah?" Tanya Aga lembut pada Amara yang masih nampak grogi.
__ADS_1
Amara mengangkat kepalanya yang tertunduk setelah mendengar pertanyaan Aga. "Emh..." ia meragu untuk menjawab. "Sedikit." Jawabnya kemudian setelah cukung singkat berpikir.
"Kalau lelah kita lanjutkan besok saja. Aku tidak ingin membuatmu kelelahan." Kata Aga perhatian. Walau ia sudah lama menantikan malam ini tiba, namun ia juga tidak mau menjadi suami yang egois.
Amara menggelengkan kepalanya. Ia tahu keinginan suaminya saat ini. Dan tidak mungkin dirinya menolak. "Aku gak lelah, kok. Kan tadi sore udah istirahat." Jawab Amara.
Senyuman di wajah Aga seketika terbit mendengar jawaban Amara. Ia pikir Amara akan berpikir ulang untuk mengiyakan permintaannya. Tapi ternyata tidak.
"Wow." Amara terpukau menatap pantulan tubuhnya di cermin yang nampak seksi. Kulitnya yang putih bersih kini terlihat semakin bersinar menggunakan gaun malam tersebut. Di tengah kekaguman Amara dengan bentuk tubuhnya saat ini, Amara pun merasa malu jika harus memperlihatkan bentuk tubuhnya saat ini pada Aga.
"Apa aku terlihat seperti wanita malam yang sedang mencoba menggoda pria hidung belang?" Gumam Amara. Di tengah keraguannya, Amara pun teringat jika saat ini dirinya sudah sah menjadi istri Aga. Dan tidak ada salahnya jika ia ingin menggoda suaminya dengan pakaian yang ia kenakan saat ini.
__ADS_1
"Sudahlah, semua wanita juga pasti seperti aku jika ingin menggoda suaminya." Kata Amara tak ingin banyak pikir.
Setelah meyakinkan dirinya agar terus melanjutkan misinya, Amara segera menyemprotkan parfum ke beberapa bagian tubuhnya lalu keluar dari dalam kamar mandi.
Aga yang tengah duduk di atas sofa sambil memainkan ponsel seketika mengalihkan pandangan ke sumber suara saat mendengar pintu kamar mandi kamarnya terbuka. Kedua kelopak matanya yang terbuka kini semakin melebar melihat pemandangan indah di depan matanya dimana kini Amara nampak menggunakan gaun malam tipis yang memperlihatkan beberapa bagian tubuhnya.
Bak kucing yang melihat ikan, Aga segera bangkit dari posisi duduk dan melangkah mendekati sang pujaan hati yang nampak malu-malu menatap kepadanya.
***
Berikan giftnya dulu yuk sebelum lanjut. Dan jangan lupa follow instagram @shy1210 untuk seputar info karya SHy yang lainnya❤️
__ADS_1
Terima kasyi❣️