Jadikan Aku Pengganti Dirinya

Jadikan Aku Pengganti Dirinya
Perang Dimulai


__ADS_3

"Kau cantik sekali, Sayang." Aga memuji seraya mengusap sebelah pipi Amara dengan ibu jarinya.


Amara tersenyum malu. Ia dapat melihat tatapan penuh damba Aga. "Kakak juga sangat tampan." Jawabnya pelan.


Aga terus memberikan usapan di pipi Amara hingga akhirnya ibu jarinya terhenti saat memegang bibir mungil Amara. "Apa kau tahu jika bibir mungilmu ini selalu membuatku menjadi candu?" Suara Aga mulai parau. Pun dengan wajahnya yang semakin dekat dengan wajah Amara.


Amara menggeleng. Ia mana tahu isi hati suaminya itu.


Aga tersenyum melihat respon istrinya itu. Tanpa banyak kata, ia segera menempelkan bibirnya di bibir yang katanya membuat candu itu.


Amara pun menerimanya dengan senyum. Ia membalas ciuman Aga sambil menahan rasa grogi di tubuhnya karena kini sebelah tangan Aga yang bebas sudah bergerak nakal mengusap pinggang hingga punggungnya.


Satu menit... dua menit... Amara dan Aga masih terhanyut dalam sensasi ciuman yang mereka lakukan. Hingga akhirnya entah siapa yang memulai, kini tubuh keduanya sudah terjerambab ke atas ranjang dengan posisi tubuh Aga berada di atas tubuh Amara.

__ADS_1


Aga tak melepaskan bibir yang katanya membuatnya menjadi candu. Ia terus memberikan sensasi kenikmatan pada Amara dengan mengeksplor bagian dalam mulut Amara. Tak tinggal diam begitu saja, Amara pun turut membalas sensasi yang Aga berikan hingga kini gelora di dalam tubuh Aga jadi berkobar.


Kini, bibir Aga yang tadinya menempel di bibir Amara sudah berpindah ke leher jenjang Amara hingga memberikan sensasi geli sekaligus membuat darah Amara jadi berdesir. Amara tak dapat menahan desa-han di mulutnya saat sebelah tangan Aga sudah menulusup masuk memegang kedua aset miliknya.


Mendengar suara merdu yang keluar dari mulut Amara membuat Aga semakin bergelora melakukan sentuhan yang lain hingga kini tangannya berpindah ke bagian inti Amara dan memberikan kenikmatan di sana.


Amara dibuat tak dapat berkata-kata. Hanya suara merdu yang keluar dari mulutnya yang menggambarkan apa yang ia rasakan saat ini.


"Hust..." Aga tersenyum kemudian mengecup bibir Amara bertubi-tubi.


Amara dibuat ketakutan melihat tongkat sakti milik Aga untuk pertama kalinya. Sudah ia bayangkan betapa sakitnya bagian intinya nanti setelah dimasuki tongkat sakti milik Aga.


Untuk menghilangkan rasa takut Amara, Aga kembali memberikan sentuhan pada Amara hingga membuat Amara terbuai dan meminta dirinya melakukan hal lebih.

__ADS_1


"Bagaimana, Sayang?" Tanya Aga sambil memainkan area sensitif Amara.


"Emh..." Amara menggigit bibir bawahnya agar tak mengeluarkan suara merdu yang membuat Aga semakin menggelora. Namun sayang, usahanya sia-sia karena suara tersebut akhirnya keluar juga dari mulutnya.


Aga tersenyum puas melihatnya. Ia semakin gencar menyentuh dan membelai tubuh Amara hingga membuat Amara bersuara memintanya untuk melakukan percintaan mereka sekarang juga.


"Baiklah, Sayang. Aku akan memulainya sekarang. Percayalah jika aku akan memperlakukanmu dengan lembut." Kata Aga kemudian menarik selembar gaun malam yang melekat di tubuh Amara dan melemparnya asal ke atas lantai. Sebelum memulai percintaannya dengan Amara, Aga memberikan kecupan di kening istrinya lebih dulu. "Aku mencintaimu." Kata Aga kemudian memulai kegiatan panas mereka yang membuat Amara berteriak kesakitan karenanya.


***


Berikan giftnya dulu yuk sebelum lanjut. Dan jangan lupa follow instagram @shy1210 untuk seputar info karya SHy yang lainnya❤️


Terima kasyi❣️

__ADS_1


__ADS_2