Jadikan Aku Pengganti Dirinya

Jadikan Aku Pengganti Dirinya
Perasaan Apa Ini?


__ADS_3

Cukup lama Aga berdiam diri di dalam mobilnya sambil membayangkan kedekatan Amara dan Rendra akhir-akhir ini. Bukan hanya kedekatan Amara dan Rendra saja, perubahan sikap Amara saat bekerja dengannya akhir-akhir ini pun tak luput dari pemikiran Aga. Bagaimana Amara yang sudah tak lagi membuatkan kopi untuknya dan seperti menjaga jarak darinya.


Puas merenung di dalam mobil, Aga pun melanjutkan perjalanannya menuju pulang. Dan tentu saja selama dalam perjalanan pulang Aga terus saja terbayang dengan kedekatan Amara dan Rendra yang kini terasa mengusik pemikirannya.


*


Tiga puluh lima menit berlalu, mobil milik Aga akhirnya telah sampai di kediaman keluarganya. Aga lantas saja keluar dari dalam mobil dan melangkah masuk ke dalam rumah. Suasana di lantai satu rumahnya nampak sepi pertanda para penghuni rumah sudah istirahat di kamar masing-masing.


Aga langsung saja melangkah ke arah tangga menuju kamarnya berada.


Ceklek


Suara pintu kamar Agatha yang terdengar terbuka menghentikan langkah Aga yang hendak masuk ke dalam kamarnya.


"Kak Aga sudah pulang?" Tanya Agatha.


Aga berdehem sekaligus mengangguk sebagai jawaban. "Kau belum tidur?" Tanyanya.

__ADS_1


"Belum, Kak. Aku belum mengantuk. Ini mau ambil minum ke bawah dulu."


"Jangan tidur terlalu larut. Tidak baik untuk kesehatanmu." Pesan Aga.


Agatha menganggukkan kepalanya. "Kak Aga tadi pergi lagi dengan Kak Anjani, ya?" Tanya Agatha walau sudah mengetahui jawabannya mengingat dirinya sudah melihat story Anjani di akun media sosialnya.


"Iya."


"Oh..." Agatha mengangguk-anggukkan kepalanya. "Kakak terlihat sangat dekat dengan Kak Anjani akhir-akhir ini. Apa rumor di luar sana benar jika Kakak sudah menjalin hubungan dengan Kak Anjani?"


Agatha sedikitnya merasa lega setelah mendengar jawaban Aga. Walau sikap Anjani selama ini terlihat baik namun tetap saja ia belum bisa setuju jika akhirnya Aga harus menikah dengan Anjani.


"Baiklah, kalau begitu aku ke bawah dulu." Pamit Amara.


Aga mengangguk lalu melangkah masuk ke dalam kamarnya.


*

__ADS_1


Malam sudah semakin larut namun Aga tak kunjung memejamkan kedua kelopak matanya. Pemikirannya terus menerawang mengingat hubungannya dan Amara akhir-akhir ini yang terjalin sangat dingin.


Amara yang dulunya sangat ceria setiap melihat wajahnya kini nampak redup. Tidak terlihat lagi olehnya senyuman kebahagiaan di wajah Amara saat menatapnya. Yang ada hanya lah tatapan dingin seolah tak ingin tersentuh.


"Apa yang aku pikirkan? Kenapa aku terus memikirkannya sejak tadi?" Tanya Aga. Sampai saat ini pria itu belum bisa mengartikan apa yang sedang dirasakannya akhir-akhir ini. Terlalu dalam memegang prinsip tidak ingin menjalin hubungan dengan seorang wanita beberapa tahun belakangan ini membuat Aga seperti buta akan makna cinta.


Merasa kedua kelopak matanya sulit untuk dipejamkan, Aga memilih memainkan ponselnya. Berharap setelah lelah menatap layar ponsel kedua kelopak matanya akan tertutup dengan sendirinya.


Namun apa yang Aga harapkan akhirnya tak terwujudu. Bagaimana tidak, baru saja membuka akun media sosialnya kedua mata Aga sudah kembali dibuat panas melihat story Amara yang memperlihatan mini vlog kebersamaannya dan Rendra di pasar malam.


Walau kedua kelopak matanya terasa panas menatap video tersebut namun Aga tetap menontonnya hingga akhir.


"Sembilan belas menit yang lalu. Apa dia belum tidur karena sibuk membuat mini vlog bersama pria itu?" Gumam Aga setelah melihat jam story Amara diunggah.


***


Teman-teman, sambil menunggu Aga dan Amara update, teman-teman bisa baca karya shy NODA MENJADI YANG KE 2 ya. Ekslusif hanya di NT. Ada Season dua yang masih ongoing di sana. Tq❤️🫶🏻

__ADS_1


__ADS_2