Jangan Pergi Lagi !!!

Jangan Pergi Lagi !!!
Episode 113 Kabar Baik


__ADS_3

Flashback off ...


Kini Aira sedang duduk di tepi ranjang tempat tidur nya. Matanya nanar memandang ke arah kaca besar yang menampakkan pemandangan langit cerah di luar rumah.


Revan membuka pintu kamar. Terlihat sang istri tengah melamun disana. Dia pun berjalan perlahan menghampiri istrinya. Lelaki itu pun duduk di samping wanita itu. Tangannya membelai lembut rambut wanita itu.


" Aku merindukan Attar ..." ucap Aira. Revan memandang istrinya dari samping. Ada rasa getir di hatinya. Dia tidak tahan melihat wanita ini bersedih seperti ini.


" Kita doakan saja. Semoga Attar tetap kuat." jawab Revan. Aira pun mengangguk mengiyakan.


" Kamu istirahat. Kamu juga harus sehat kembali. Jangan banyak pikiran. Ok." jelas Revan. Aira pun tersenyum mendengar itu.


*****


Hari - hari pun berlalu. Sudah hampir sebulan Aira pulang kerumah. Tapi tidak dengan anaknya. Dia juga setiap hari bolak - balik ke rumah sakit untuk melihat perkembangan bayinya dan memberikan ASI kepada Attar.


Hari ini seperti biasa, Aira berjalan menuju ruang perawatan Attar dengan membawa tas yang berisi botol ASI untuk anaknya. Aira pun berjalan dengan santai menuju ruangan tersebut.


Wanita itu melirik ke arah jam di dinding rumah sakit. Kurang 10 menit lagi jam kunjung rumah sakit itu di buka. Aira duduk di bangku yang ada di sana dengan tidak sabar. Padahal dia setiap hari datang untuk bertemu dengan anaknya. Tapi rasa rindunya tidak pernah surut dan tidak bisa di bendung lagi. Kalau Revan tidak melarangnya, dia sudah menginap di rumah sakit ini untuk menjaga dan melihat bayinya seperti para orang tua lainnya.

__ADS_1


" Hai. Sudah lama ya tidak bertemu." sapa seseorang kepadanya. Aira langsung menoleh ke arah suara itu. Wajah Aira langsung berubah tidak suka saat melihat orang yang menyapanya itu. Arga tersenyum melihat mantan istrinya itu.


" Ngapain kamu disini?." tanya Aira kesal.


" Aku menemani ibuk untuk kontrol bulanan. Kamu sendiri ngapain disini?." tanya Arga penasaran.


" Bukan urusanmu." jawab Aira sebal. Arga pun tersenyum melihat mantan istrinya itu yang terlihat semakin hari semakin cantik saja. Dia sampai tak berkedip saat menatap wajah wanita itu. Aira yang sadar tengah di tatap pun mendengus tidak suka. Dia pun langsung beranjak dari duduk nya dan pergi dari sana.


Saat akan beranjak pergi Arga menarik lengan tangannya. Aira sontak langsung menepisnya dengan kasar. Bukannya marah, Arga malah terlihat senang dengan sikap kasar Aira.


" Jangan kurang ajar ya." tukas Aira sebal.


" Aku dengar kamu sudah menikah?." tanya Arga penasaran.


" Bukan urusanmu!." jawab Aira kesal. Arga hanya terkekeh mendengar itu.


" Apa dokter yang sok itu yg menjadi suami mu sekarang?. Ck!!." tanya Arga angkuh. Ada rasa tak terima dalam hatinya. Saat dia tau Aira telah menemukan orang yang jauh lebih baik darinya. Apalagi dia tau, kalau suami Aira sekarang jauh lebih baik dari segi ekonomi dan wajah juga.


Aira merasa jengah jika harus berlama - lama berada disana bersama orang ini. Dia pun berjalan meninggalkan lelaki itu sendirian dan terus berjalan tanpa menoleh walaupun Arga berulang kali memanggil namanya.

__ADS_1


" Sial!!. Sombong sekali sekarang dia. Mentang - mentang sudah dapat suami yang kaya. Lihat aja nanti. Kamu akan menyesal memperlakukanku seperti ini!!. Aku tidak akan pernah membiarkanmu bahagia. Ck, dasar brengsek!!." umpat Arga berulang kali. Dia merasa terhina dengan sikap Aira barusan. Lelaki itu pun melangkah pergi dari sana.


Kini Aira tengah berada di ruang perawatan Attar. Sebelum masuk tadi dia sudah mencuci tangannya terlebih dahulu. Perawat disana pun tersenyum saat melihat kedatangan Aira. Aira menyerahkan tas yang berisi botol ASI yg di bawa nya dari rumah kepada perawat disana untuk di simpan agar tidak basi.


Perawat disana pun mempersilahkan dirinya untuk berjumpa dengan Attar. Aira sudah memakai APD untuk mencegah anaknya agar tak terkena virus yang dia bawa dari luar tadi. Terlihat bayi mungil itu tengah terlelap dalam tidurnya.


Selang di badan nya pun sudah berkurang. Aira tersenyum senang melihat bayinya tampak baik - baik saja. Salah seorang dokter mendekat kepadanya.


" Attar menunjukkan perkembangan yang bagus nyonya. Dia juga kuat sekali minum susu nya. Jika dia seperti ini terus. Kemungkinan untuk pulang juga cepat." ucap dokter itu. Aira senang sekali mendengar itu. Di usapnya tangan bayinya dengan lembut.


Bayi itu sudah tidak terlihat merah lagi. Sudah seperti bayi pada umumnya. Berat badannya pun bertambah cukup baik. Dokter disana menjelaskan dengan rinci perkembangan Attar. Aira bersyukur sekali. Ini merupakan kabar baik untuknya dan keluarga nya. Dia sudah tidak sabar sekali ingin membawa bayi mungil itu pulang ke dalam pelukannya.


*******


Selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan readers ....


Maaf jika telat update nya. Jujur saja, Author sangat buntu sekali. Tidak ada ide apapun yang masuk di kepala Author saat ini. Entah mengapa.


Mohon untuk bersabar ya. Sebisa mungkin Author akan update setiap hari. Tetap dukung dan kasih semangat....

__ADS_1


Happy reading ....


__ADS_2