
Jantung Tantri berdegup kencang, ketika Zorra yang sudah menjadi suaminya datang mendekat kepadanya. Gadis itu merasa serba salah, bingung apa yang akan dilakukannya. Meskipun mereka sudah beberapa kali melakukan ciuman bibir, tetapi tidak berlanjut pada adegan yang menjurus pada hubungan antara suami dan istri. Tetapi kali ini, mereka berdua sudah melangsungkan pernikahan, dan mau tidak mau hubungan kedekatan itu pasti akan terjadi..
"Honey... bisakah aku meminta hakku malam ini.. Aku janji, aku akan pelan, dan tidak akan membuatmu terkejut.." Zorra meletakkan kedua tangannya pada kedua sisi bahu Tantri, dan berbisik lembut pada gadis itu,
Mendapatkan pertanyaan seperti itu,jantung Tantri malah semakin berdegup kencang. Semburat merah muncul dan menghiasi kedua pipi gadis itu, dan ketika Tantri akan mengalihkan pandangan dari tatapan suaminya, dengan cepat Zorra menahan dagu gadis itu menggunakan ujung jarinya..
"Bolehkah honey... jika malam ini honey belum siap, aku akan menunggu sampai istriku yang cantik ini siap." dengan lembut, Zorra kembali menegaskan kata-katanya.
Tidak ada pilihan lain bagi Tantri untuk tidak menjawab pertanyaan dari suaminya itu. Akhirnya dengan tertunduk malu, gadis itu menganggukkan dagunya perlahan, Mata Zorra terbelalak melihat persetujuan istrinya, dan perlahan laki-laki itu menundukkan wajah mendekat. Tantri terkejut, merasa tidak siap dan tanpa sadar gadis itu mundur ke belakang. Tetapi satu tangan Zorra lebih cepat, dan menahan pinggang gadis itu agar tidak menjauh darinya.
"Mmmppphh... kak.." begitu Zorra mendekatkan bibirnya ke bibir Tantri, gadis itu tidak mampu mengelak.
Dua bibir itu akhirnya menyatu. dan dengan kesabaran lidah Zorra membuka celah kecil pada bibir gadis itu. Beberapa saat, dua bibir itu saling bertaut, dan bertukar saliva. Tantri sudah tidak bisa menahan gejolak yang terjadi pada tubuhnya, sambil memejamkan mata gadis itu mulai membalas ******* dari suaminya. Menyadari seperti kehabisan nafas, perlahan Zorra melepaskan pagutan. Tetapi bibir itu seperti tidak mau berhenti, karena merembet ke samping dan memberikan kecupan pada daun telinga gadis itu.
"Mmmpphh.. ugh...." tanpa sadar bibir Tantri mengeluarkan lenguhan, ketika lidah Zorra menggigit kecil daun telinga, dan juga memberikan kecupan di belakang telinganya,
Kulit Tantri merasa sensitif\, dan seketika butiran butiran kecil pori-pori di lengan\, bagian leher terlihat muncul di atas kulitnya. Tantri merasa merinding\, dan bibirnya tanpa sadar mengeluarkan lenguhan serta de**sahan yang membuat Zorra semakin bersemangat. Laki-laki itu semakin bernaf**su\, dan bukan hanya bibirnya\, tetapi kedua tangannya turut bergerilya. Tantri sudah tidak bisa mengendalikan dirinya\, seluruh tubuh gadis itu menggelinjang\, dan terus berharap sentuhan dari suaminya terus berlanjut\,
"Honey... boleh ya.." kembali Zorra berbisik di telinga Tantri.
__ADS_1
Kembali Tantri tersenyum malu, dan menganggukkan kepala. Zorra memberikan kecupan pada bibir gadis itu, kemudian satu tangannya kembali menyentuh pinggang istrinya. Tidak diduga, Zorra membungkuk kemudian mengangkat tubuh Tantri dengan bridal style. Tatapan mata pasangan suami istri itu terus bertemu, dan perlahan Zorra melangkahkan kaki menuju ke arah king size bed.
"Mmmppphh... kaaaakkk..." di atas bed, kembali Tantri tidak bisa mengendalikan lisannya.
Tangan Zorra semakin berani masuk ke dalam pakaian yang dikenakan istrinya, dan perlahan melepas kancing pakaian gadis itu. Tantri semakin menggelinjang, kedua tangan gadis itu dikaitkan pada leher suaminya. Malam terus berjalan, dan dua tubuh pasangan pengantin itu semakin erat berpadu,
***********
Keesokan paginya...
Tantri membuka matanya perlahan, dan gadis itu terkaget karena ternyata Zorra menatap matanya dari atas tubuhnya. Tetapi belum sampai gadis itu mengeluarkan teriakan, bibir Zorra membungkam bibir gadis itu. Kiss morning pasangan suami istri itu kembali terjadi, dan setelah beberapa saat..
"Mmmpphh... pagi kak. Sudah bangun sejak tadikah.." Tantri merasa malu, karena melihat Zorra suaminya yang sudah tercium aroma wangi.
Rupanya laki-laki itu sudah mandi duluan, dan tidak membangunkan istrinya. Dengan sabar, Zorra menunggu sampai Tantri bangun, dan menunggui sambil melihat wajah gadis yang sudah resmi menjadi istrinya itu.
"Mandilah honey... kamu pasti lapar. Kita akan turun untuk melakukan sarapan pagi, sejak tadi papa dan mama sudah menghubungi, mengajak kita untuk sarapan bersama. Tetapi aku sudah meminta mereka untuk sarapan duluan, karena kita masih akan melanjutkan honey moon.." Zorra berbicara sambil tersenyum, dan menggoda istrinya dengan kedipan matanya.
"Aaawww.. kak Zorra membuat Tantri malu sama mommy dan papi.. juga papa dan mama. Kenapa kak Zorra harus bicara seperti itu.." Tantri berteriak merasa malu, dengan bahasa konyol suaminya. Gadis itu sampai menutup wajah menggunakan bantal.
__ADS_1
"Lhooo... kenapa malu honey. Ini kenyataan sayang, kita memang sudah menikah, dan kita adalah pasangan suami istri. Semua orang tahu itu, dan hak kita dong untuk kita melakukan honey moon.." Zorra malah semakin menggoda istrinya. Laki-laki itu mengambil bantal yang menutupi wajah istrinya..
Tangan Zorra menyibakkan rambut di wajah Tantri, kemudian menjepitkan di telinganya.
"Mandilah dulu honey.., jika tidak, kamu memancingku untuk melakukan lagi, sama seperti tadi malam.." tiba-tiba Zorra kembali berbisik.
Mendengar kata-kata suaminya, Tantri langsung bergegas turun dari atas king size bed. Tetapi pipi gadis itu kembali memerah, karena melihat ada bercak darah di atas sprei. Teringat kembali apa yang terjadi antara dirinya dengan Zorra tadi malam, dan mendadak Tantri merasa nyeri di antara kedua kakinya..
"Kenapa honey... tidak perlu merasa malu. Harusnya honey merasa bangga, masih bisa mempertahankan harta berharga, dan memberikannya pada suamimu ini.. I love you honey.." Zorra menyadari apa yang dirasakan istrinya.
Laki-laki itu mendekat dan mendekap tubuh Tantri dari belakang, kemudian berbisik di telinga gadis itu. Pipi Tantri kembali merah, dan tidak diduga dengan entengnya Zorra kembali mengangkat tubuh gadis itu.. Kaki Zorra terangkat, dan melangkah menuju ke arah bath room.
"Kak Zorra sudah mandi bukan, turunkan Tantri disini kak.." Tantri masih merasa malu.., dan meminta agar suaminya menurunkannya.
"Tidak sayang.. aku mau mandi lagi denganmu. Agar hubungan kita semakin dekat, dan segera Zorra Junior terlahir ke dunia ini.." dengan gombalnya Zorra malah kembali berbisik di telinga istrinya.
Tantri tidak bisa menolak, dan gadis itu hanya bisa pasrah ketika laki-laki itu masuk ke dalam kamar mandi. Satu kaki Zorra menutup pintu kamar mandi, kemudian membaringkan tubuh istrinya di dalam bath up.. Setelah tubuh Tantri berada di dalam bath up, satu tangannya menyalakan kran air yang sudah diatur suhunya. Aroma theraphy diteteskan ke dalam bath up, kemudian laki-laki itu bergabung masuk ke dalam bath up. Tidak tahu siapa yang memulai, dua tubuh itu kembali berpadu...
*************
__ADS_1