
Belum sampai Tantri menjawab temannya chat, tiba-tiba gerombolan teman-teman sekelasnya sudah bergegas masuk ke dalam kelas. Gadis itu sampai tidak sadar, ternyata bel sudah berbunyi beberapa saat yang lalu, dan terlihat guru pengampu mata kuliah Kimia sudah memasuki kelas. Tantri mengerutkan kening, karena merasa asing dengan guru yang baru masuk.
"Morning class..." dengan ramah guru muda yang terlihat asing itu, menyapa kelas XII A.
Melihat ketampanan guru baru tersebut, seisi kelas menjadi ribut. Mereka bergumam sendiri-sendiri, dan Tantri hanya mendengus sambil tersenyum, ketika teman sebangkunya Evelyn menyenggol sisi bahunya. Tiba-tiba tatapan murid di dalam kelas itu terpaku ke depan, karena melihat dengan genitnya Salsa berjalan ke depan mendekati guru muda tersebut.,
"Morning Mister... kenalkan namaku Salsa, salah satu siswa dengan kecerdasan di atas rata-rata. Jika dalam pelajaran, ataupun di luar kelas, Mister butuh bantuan tentang siswa di kelas ini, call me Mister..." dengan tidak tahu malu, Salsa mengenalkan dirinya,
"Huuuuuuu..... jangan percaya Mister. Salsa pemain ulung... tukang ngibul..." siswa laki-laki serentak meneriaki Salsa. Tatapan gadis itu melihat ke belakang, dan dengan pandangan tidak suka tampak memelototkan matanya.
"Kembalilah ke kursimu Salsa... pelajaran pagi ini akan segera kita mulai. Aku harap semuanya diam, tidak boleh ada yang bersikap di luar content materi pelajaran hari ini..." dengan suara tegas, laki-laki muda itu meminta Salsa untuk kembali ke kursinya, Dengan muka cemberut, Salsa segera kembali ke kursinya, di bawah tatapan cemooh teman-teman sekelasnya,
Tiba-tiba tatapan guru itu terlihat memindai ke seluruh kelas, dan tatapannya terhenti ke kursi Tantri. Gadis itu memang sejak tadi diam, terlihat acuh dan tidak menunjukkan respon kagum ataupun mupeng untuk mengenal guru yang mau masuk itu. Dengan berani Tantri membalas tatapan guru muda itu, dan satu sudut bibirnya terangkat ke atas.
"Hey kamu...., materi minggu lalu yang diajarkan Mr. Robin sampai dimana, jelaskan..! By the way, mulai minggu ini, saya akan menggantikan Mr. Robin untuk mengampu Kimia, karena beliau sedang studi lanjut di Jepang.. Namaku Andriano..." sambil mengenalkan dirinya, laki-laki itu menunjuk Tantri untuk menjelaskan,
Terlihat Tantri malas untuk memberikan tanggapan, tetapi karena tidak mau namanya dijatuhkan oleh guru, mau tidak mau akhirnya Tantri bersiap untuk memberikan respon. Gadis itu mengambil nafas panjang, dan...
"Baik Mr. Andriano... materi terakhir kita mempelajari redoks, yaitu reaksi kimia di mana bisa terjadi karena gabungan reduksi dan reaksi oksidasi, serta elektrokimia.yang mempelajari tentang sel elektrokimia, perbedaan dan persamaan sel volta dengan sel elektrokimia." Tantri memang sangat jago tentang mata pelajaran Fisika, dan Kimia. Sehingga gadis itu dengan mudah menyampaikan pada guru tersebut,
"Prok... prok.. prok... hidup Tantri, penyelamat kelas..." dari arah belakang, siswa laki-laki serempak bertepuk tangan, dan diikuti hampir semua siswa di kelas tersebut,
__ADS_1
Dalam hati, Mister Andriano mengagumi kecerdasan gadis itu, namun hanya mengulum senyum sambil geleng-geleng kepala, melihat kekompakan tersebut. Sedangkan Salsa terlihat, menatap cemberut pada Tantri.
"Okay.... kali ini, saya tidak akan mengulang kembali materi yang sudah disampaikan oleh Mister Robin. Kali ini kita akan masuk pada Kimia Unsur. Siapkan kertas dan pulpen kalian, karena sebelum saya memulai penjelasan, akan ada pre test untuk menguji kemampuan kalian..." kalimat terakhir yang diucapkan oleh guru pengganti itu, menjadikan seluruh kelas menjadi gusar.
Tetapi melihat tatapan tegas guru muda itu, akhirnya tidak ada yang berani untuk membantahnya. Seluruh siswa mengeluarkan kertas dan pulpen di atasnya.
***************
Jam Istirahat...
Merasa lapar, Tantri akan berjalan sendiri menuju ke food court. Namun tiba-tiba..
"Ayuk... cepetan, aku sudah lapar banget nih.." Tantri segera menunggu Evelyn, dan tidak lama kemudian, kedua gadis itu berjalan beriringan menuju ke food court.
Baru saja beberapa langkah kedua gadis itu keluar dari dalam kelas, tatapan keduanya melihat keberadaan Salsa, dan Mister Andriano sedang berdiri di bawah pohoh. Sangat terlihat sikap Salsa yang ingin kenal dekat dengan guru pengganti tersebut.
"Tantri... lihatlah si gadis sok modis tuh... Sepertinya lagi PDKT sama Mister Andriano tuh..." tiba-tiba Evelyn berbisik memberi tahu Tantri.
"Hempphh..., abaikan saja Evelyn, bukan urusan kita. Malahan Salsa tidak usil mengganggu kita, maupun teman-teman lainnya.." merasa tidak ada urusan, Tantri meminta Evelyn untuk mengabaikannya,
"Benar juga tuh..." Evelyn kembali mempercepat langkahnya untuk menjejeri langkah Tantri. Tapi baru saja mereka akan meninggalkan tempat itu,...
__ADS_1
"Hey Tantri... mau kemana, food court kah..?? Jika benar, Mister Andriano bareng sekalian.." tidak diduga, laki-laki itu memanggil nama Tantri. yang membuat gadis itu heran, dari mana guru pengganti itu mengenalinya. Tapi untuk menjaga kesopanan, akhirnya mau tidak mau gadis itu mengajak Evelyn berhenti dan menunggu guru tersebut. Di belakang, terlihat Salsa menatap kedua gadis itu dengan pandangan marah,
"Mari Mister..." setelah laki-laki itu sampai di dekat mereka, akhirnya Tantri dan Evelyn tidak keberatan. Mereka berjalan berdampingan bertiga menuju ke arah food court. dan banyak tatapan iri dari gadis-gadis yang ada di sekolah ini.
Ternyata Mister Andriano sudah dari tiga minggu lalu, bergabung dengan sekolah ini, hanya baru hari ini saja masuk ke kelasnya Tantri. Melihat guru yang didekatinya malah berjalan berdampingan dengan Tantri dan Evelyn, dari belakang kemarahan Salsa bertambah.
"Enak saja main serobot, sudah susah susah aku yang mencegatnya dan mengajak bicara sejak tadi, malah Tantri dan Evelyn yang mendapatkan kesenangan. Lihat saja Tantr., Evelyn.., akan aku buat kalian berdua menerima akibatnya.." sambil mendengus kesal, Salsa bergumam sendiri di belakang.
Gadis itu langsung membalikkan tubuhnya ke belakang, dan langsung bergegas meninggalkan tempat tersebut. Tanpa banyak bicara Salsa berjalan cepat, dan tiba-tiba gadis itu melihat keberadaan Harry dan Antok yang tampak melihati sesuatu di ruang kelasnya. Gadis itu bergegas mendatangi dua anak muda itu..
"Pasti Harry dan temannya sedang mencari Tantri.. Aku akan bilangkan saja, jika Tantri kegatelan menggoda Mister Andriano. Pasti laki-laki itu akan marah.." Salsa tersenyum smirk, dan segera nenghampiri Harry dan Antok.
"Hey kak Harry... sedang mencari siapa...? Tantri kah.." dengan menunjukkan sikap ramah, Salsa bertanya pada Harry.
Harry dan Antok menoleh ke belakang, kemudian menatap ke wajah Salsa yang tampak tersenyum pada mereka.
"Kamu tidak salah cantik..., apakah kamu melihat keberadaan teman kami Tantri..." Antok berjalan mendekat ke arah gadis itu, kemudian memberikan tanggapan,
"Hemmpph... sorry ya jika informasiku agak bad.. Barusan aku melihat Tantri gak kegatelan, mendekati guru baru Mister Andriano, dan malah merayunya dengan membawa Mister ke food court..." melihat respon Antok, Salsa menyambut baik, dan segera memanas manasi dua anak muda itu,
***************
__ADS_1