Jatuh Cinta Pada Mantan Istri

Jatuh Cinta Pada Mantan Istri
Panci warna warni


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂🍂


"Jangan macam macam di depan Chia," balas Starla sambil mencubit perut ArXy cukup keras sambil sedikit di pelintir.


Jangan tanyakan sakitnya karna terbukti kini ArXy sampai berjongkok memegangi perutnya yang perih ulah kuku tajam sang Mantan istri.


Chia yang bertanya pun langsung di jawab jika papanya itu sedang sakit perut dan ingin buang air besar meski nyatanya bukan begitu.


"Rasakan!" gumam Starla, pria itu tak tahu saja jika tadi tubuhnya sudah sangat lemas seperti awal mula ia pingsan di kediaman Rahardian tempo hari dan sumpah demi apapun ia tak ingin seperti itu lagi karna bukan hanya malu tapi juga takut ArXy benar-benar memberi napas buatan.


Dan ternyata, tingkah mantan suaminya itu lebih menakutkan jika sedang jatuh cinta karna rayuannya tak main-main, berbeda saat ia di benci setengah mati yang hanya di diamkan tanpa di tanya. Semuanya tak ada yang lebih baik untuk Starla yang masih belum yakin jika di hati ArXy sudah ada namanya..


"Awas kamu jika sudah ku nikahi!" balas papanya Chia yang langsung membuat Starla membulatkan kedua matanya.


Jika saja tak ada Chia, entah apa yang akan di lempar wanita itu pada ArXy saat ini. Hatinya masih berusaha sabar sampai waktunya tiba nanti.


ArXy yang sudah membawa makanan langsung di nikmati oleh mantan istrinya itu, sedangkan ia dan Chia hanya menemani karna sudah lebih dulu sarapan saat Starla belum bangun dari mimpi indahnya. Banyak celoteh Chia yang bernada protes di layangkan pada mamanya saat ini, anak itu kesal karna tak dari semalam sudah berada disini, segitu saja papanya tak bilang jika sempat menjemput di Bandara karna jika sampai Chia tahu, tangisnya tak akan cukup selama 3 jam.


"Hari ini kita kerumah utama ya, ada yang mau di berikan Mhiu untuk Amih dan aku di minta untuk mengambilnya," ajak ArXy yang langsung di iyakan oleh Chia dan juga Starla.

__ADS_1


"Tapi disana lagi gak siapa siapa," sambungnya lagi.


"Pada kemana?" tanya Starla, aneh rasanya jika mendengar di rumah utama tak ada sepi karna setiap hari ada saja yang datang, entah itu dari keturunan Gajah sendiri, Phyton maupun Sang Duda impian.


"Lagi ada acara di luar," jawab ArXy.


Starla hanya mengangguk pura-pura paham, karna akan panjang urusannya jika ia bertanya lagi, sebab dirinya belum hapal betul dengan semua keturunan Rahardian Wijaya yang kebanyakan kembar, lalu kembar lagi dan kembar terus.


Disaat perutnya yang sudah kenyang itulah kini mereka bertiga bersiap untuk pergi, layaknya seperti keluarga bahagia, Chia di gandeng tangannya di kiri dan kanan, harapan anak itu pun akhirnya terwujud dan itu tak lepas dari peran orang tuanya yang sudah mau menekan ego masing-masing dan terus berusaha demi kebahagiaan putri semata wayang mereka.


.


.


"Miyuuuuuuh, Chia datang sama Mama," teriak Chia yang berlari lebih dulu tak sabar menerima pelukan dari wanita baya kesayangannya.


#CinderellaBerkudaUdahSepuh🤣


"Duh cantiknya Mhiu udah sampai. Sehat, Sayang?" tanya Mhiu pada cucunya.

__ADS_1


"Sehat dong, Mhiu."


Setelah mengurai pelukan, kini kehangatan itu beralih pada Starla. 4 tahun berlaku dan hari ini mereka baru berjumpa kembali.


"Apa kabar, Nak?"


"Baik, Mhiu. Mhiu sendiri bagaimana?" Starla balik bertanya.


Sehat-sehatnya wanita itu, tetap saja ada yang ia rasakan. Beruntungnya banyak keluarga yang silih datang menengok dan menemani. Jadi, setidaknya pasangan tertua dan pemegang tahta tertinggi keluarga besar Rahardian tak terlalu kesepian.


"Ada yang mau Mhiu berikan pada Amihmu, nanti kalian akan pulang kerumah kan?"


"Iya, Mhiu." Starla main mengiyakan saja padahal ia dan ArXy belum merencanakan apapun setelah dari rumah utama.


Starla yang duduk di salah satu kursi meja makan terus mengedarkan pandangan karna dapur bersih itu benar-benar bersih dengan semua perabotan yang tertata rapih. Ada banyak alat masak berbagai bentuk dan warna dan itu mempu membuat Starla senyum-senyum sendiri melihatnya.


.


.

__ADS_1


Apa ini yang di inginkan emak-emak untuk memukul kepala papanya Chia?



__ADS_2