Jatuh Cinta Pada Mantan Istri

Jatuh Cinta Pada Mantan Istri
Season 2 #56


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


Starla yang sudah masuk kedalam ruang pemeriksaan langsung di cek semuanya, mulai dari tensi darah, pembukaan hingga air ketuban. Meski bukan pengalaman pertama tapi rasanya tetap saja takut apalagi melihat ArXy yang terus menerus menangis tak seperti dulu yang entah ada dimana karna hanya ada asistennya yang menemani dari awal kehamilan, entah itu saat pemeriksaan, ngidam hingga melahirkan dan untungnya saja yang tak juga mengantar pulang karna suaminya datang di saat ia sudah bersiap.


Rasa yang pernah hadir, kini terulang lagi dimana bayangan bapak terus berputar di pelupuk matanya yang kini sedang berjuang kembali melahirkan cucu yang keduanya tak sempat ia lihat padahal dulu bapak sangat mengharapkannya. Tapi, Tuhan jauh lebih sayang bapak karna ia mengajak pria itu kembali di saat sudah bertobat dari segala kejahatan dunia.


Ada kelahiran ada juga kematian, Starla pikir ia tak akan ingat hal itu lagi, namun selama apapun sosok itu pergi kenangannya akan tetap melekat.


"Sayang, sakit banget ya?" bisik ArXy masih di samping sang istri yang hanya menitikan air mata tanpa suara, begitu banyak sakit yang di rasakan sampai ia sendiri bingung mana yang lebih menyakitkan saat ini.


"Jangan suka tanya yang udah tahu jawabannya, mau nyobain, hah??"


"Aku kalau gak nanya nanti di kira gak perhatian," cetus ArXy yang mulai di salahkan.


"Tapi pertanyaan kamu bikin mancing huru hara dalam perutku, Pah!" jawab Starla dengan nada kesal sambil mencengkam tangan suaminya yang terus berderai air mata.

__ADS_1


ArXy diam demi tak naiknya tekanan darah Starla karna itu cukup akan mengkhawatirkan sekali meski usianya terbilang masih muda. Ia hanya bisa mengusap keringat dan air mata yang membanjiri kening dan hampir seluruh wajah istrinya itu yang kini terlihat sedikit pucat menahan nikmat yang hanya wanita yang bisa merasakannya, sebab sehebat, sekaya, setampan apapun laki-laki Surga tetap di bawah kaki wanita untuk para keturunannya.


"Pembukaan sudah sempurna ya, kita pindah ke ruang bersalin sekarang," ucap dokter yang berbeda dengan yang dulu.


ArXy dan Starla hanya mengangguk, keduanya sama sekali tak melepaskan genggaman tangan sejak pertama datang hingga detik ini sampai rasanya ArXy merasa kebas karna berkali-kali di remas dan cengkram kuat oleh istrinya itu saat nikmat tersebut terus datang tanpa jeda sampai rasanya sulit sekali untuk bernapas.


Didalam ruang bersalin tangis ArXy semakin pecah, rasanya ikut sakit melihat isi ruangan yang tak pernah ia masuki selama hidupnya tersebut, begitu banyak alat yang tak ia paham dengan beberapa dokter dan perawat mengelilingi mereka berdua sekarang saat semua sudah di persiapkan termasuk posisi Starla sekarang.


"Sudah siap ya, Nona. Sesuai instruksi dari saya, Ok," ujar dokter yang membuat dada dan jantung ArXy semakin berdebar.


"Sayang, kuat ya. Aku dsini, kalau bisa di pindah aku mau loh, sumpah aku gak bohong, aku gak modus, aku jujur, aku gak tega liat kamu kaya gini," kata ArXy di sela isak tangisnya.


"Gak apa-apa, berdoa saja untuk dirimu sendiri semoga masih sadar sampai anak ini lahir," jawab Starla yang sebenarnya mengkhawatirkan kondisi suaminya karna dari cerita sang leluhur ada saja drama pingsan di keturunan sang Gajah.


Kini semua nampak tegang, dokter dan Starla sedang bekerja sama dan berjuang bagaimana caranya Si bayi bisa lahir dengan cepat tanpa hambatan, dan tak butuh waktu lama akhirnya suara tangis bayi menggema ke seluruh ruangan.

__ADS_1


"Lemes aku, Mah." ArXy yang bagai tak bertulang itu benar-benar tak tahu harus bagaimana.


Dan, di saat perawat menyerahkan bayinya pun ia masih diam beberapa detik sebelum akhirnya menerima Sang Putra Mahkota Rahardian Wijaya.


.


.


.


Welcome Baby CHIO...



Gda manis manisnya 😂😂

__ADS_1


Galak amat keliatannya de' 🙈 lagi nyusun rencana ya, 😋😋


__ADS_2