Jatuh Cinta Pada Mantan Istri

Jatuh Cinta Pada Mantan Istri
Mau ikutan kangen?


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂🍂


Perjanjian anak dan ayah pun sudah di sepakati, Chia bersedia dengan senang hati merayu sang Mama untuk tak lagi pulang ke kota X, ia akan meminta malaikat tak bersayapnya tersebut untuk tinggal bersama ia dan papanya, begitulah kurang lebih yang di ajarkan oleh ArXy.


Nama dan alamat hotel pun sudah di beritahu oleh Starla saat Chia meneleponnya, dan kini ia dan ArXy tinggal meluncur ke tempat wanita itu menginap sampai esok hari.


Chia yang sudah sangat bersemangat langsung berpamitan pada Amih dan Apih. Ia yang begitu senang membuat pasangan paruh baya tersebut pun ikut senang dan terharu tentunya. Chia tumbuh tanpa dekapan langsung seorang ibu meski Amih dan Aunty XyRa begitu sangat perhatian dan melimpahinya kasih sayang.


"Hati-hati ya, berikan salam Amih untuk mamamu. Nanti malam kalau bisa ajak Mama makan malam di sini ya," pesan Amih pada cucunya.


"Iya, Amih. Ntal Chia bilang Mama ya, Papa juga suruh Chia buat minta Mama gak pulang lagi katanya," sahut bocah itu yang langsung membuat Amih Apih menoleh pada putra mereka.


Glek


ArXy menelan salivanya kuat-kuat saat ia mendapat tatapan tajam dari Amihnya dan sindiran halus dengan deheman dari Apih nya. ArXy yang tak bisa mengelak memilih kabur dengan cepat sambil menggendong anaknya.


"Gimana bikinnya sih kamu, Mih, kita sampe punya anak model begitu?" ucap Apih sambil geleng-geleng kepala.


"Maaf ya Tuan GalaXy ArMiKha Rahardian Wijaya, saya ini istri soleHAH yang penurut dan Terima beres, kecuali lagi khilaf," jawab Amih sambil terkekeh dan ikut kabur juga.


.

__ADS_1


.


.


Sampai di Hotel, Starla yang sudah menunggu di Lobby langsung di hampiri oleh anak dan mantan suaminya, ia memeluk Chia dengan sangat erat untuk melepas rasa rindu.


"Kangen Chia," ucap Starla setelah ia mencium kedua pipi putrinya.


"Chia juga kangen banyak, Papa mau ikutan kangen juga gak sama Mama?" tanya bocah itu yang langsung membuat orang tuanya salah tingkah.


ArXy bukan menjawab malah membuang pandangan begitu pun dengan Starla yang langsung mengalihkan pembicaraan. Ia tak ingin mendengar apapun dari mulu mantan suaminya meski itu hanya kepura-puraan.


Sesuai rencana, mereka akan kembali makan siang bersama sambil mengajak Chia jalan-jalan yang entah akan kemana karna anak itu belum menentukan tempatnya.


"Mau apa?"


"Mau pipis, Chia mau pipis, Mah."


Mendengar hal tersebut, ArXy langsung menggendong Chia dan berjalan di belakang Starla menuju kamar hotelnya di lantai sembilan. Bukan hotel mewah memang yang di pesan oleh Arlan, tapi ini sesuai dengan permintaan Starla yang hanya akan menjadikan tempat tersebut untuk tidur saja sebab ia yakin selebihnya akan menghabiskan waktu di luar bersama Chia.


Sampai di kamar hotel, Chia langsung di antar ke toilet oleh mamanya sedangkan ArXy menunggu di sofa panjang.

__ADS_1


"Sudah?" tanya Starla.


"Sudah, Mah. Terimakasih," balas Chia saat ia di bantu merapihkan dirinya.


"Sama-sama, Sayang. Yuk, kita pergi sekarang ya," ajak Starla yang hanya di jawab anggukan kepala.


Starla yang memang sudah rapih tak perlu apa-apa lagi saat kembali ke kamarnya, ia dan Chia langsung menghampiri ArXy yang sedang fokus memainkan ponsel.


"Papa, Ayo, Chia lapel," ujar si anak manis.


ArXy langsung tersenyum dan bangun dari duduk, Chia yang sudah tak sabar berjalan keluar lebih dulu meninggalkan Mama dan papanya.


"Yuk," ajak ArXy yang benar-benar reflek menarik tangan mantan istrinya saat hendak keluar.


PLAAK..


"Aw, sakit, kenapa sih?" omel ArXy saat tangannya di pukul lumayan keras oleh Starla.


.


.

__ADS_1


Bukan MUHRIM....


__ADS_2