Jatuh Cinta Pada Mantan Istri

Jatuh Cinta Pada Mantan Istri
Season 2# 54


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


Tak ada kebahagiaan yang melebihi kebahagiaan berkumpulnya sebuah keluarga, tangis dan gelak tawa Chio menjadi warna tersendiri di kediaman mewah Rahardian, belum lagi mereka yang bangga dengan sikap kasih sayang Chia pada adik laki-lakinya itu.


Rasa posesifnya pada Sang mama kini memang sedikit berkurang tapi bukan berarti tak ada lagi drama rebutan antara Chia dan ArXy. Keduanya masih saja uring-uringan jika Starla memihak pada salah satunya dan langsung mengecap wanita itu tidak berprikeibuan atau Prikeistrian.


Seperti hari ini, Chia yang sudah pulang sekolah memang biasanya akan langsung menghampiri Chio, kini Nona muda Rahardian tersebut sudah punya teman ngobrolnya tersendiri karna Chio sudah bisa merespon meski hanya seulas senyum. Chia senang menceritakan apapun pada adiknya termasuk protesnya pada sang Papa.


"Dede Chio kalau Mama di culik nangis ya," bisik Chia dan itu sontak membuat Starla menoleh karna hanya samar-samar ia dengar.


"Ok," sambung Si anak gadis itu lagi saat adiknya tertawa kecil yang di artikan tanda setuju dan itu sudah sangat membuat kakaknya senang sampai bertepuk tangan.


Starla tersenyum simpul, pemandangan luar biasa itu selalu saja menghangatkan hatinya karna ia tumbuh tanpa kasih sayang ibu dan di besarkan oleh bapak yang Pastinya tak bisa di harapkan perhatiannya.


"Anak-anak pintar, semoga selalu menjadi kebanggaan kami ya, Nak."


Chia mengangguk dan berhambur memeluk mamanya dengan memberikan juga semua ciuman di wajah cantik malaikat tak bersayapnya itu.

__ADS_1


.


.


.


Usai makan malam, Chia dan Chio biasanya akan di ajak main oleh Amih dan Apih, mereka melakukan itu agar anak mantunya memiliki waktu berdua meski hanya mengobrol sebentar, karna masalah terbesar dalam sebuah rumah tangga kadang biasanya datang dari kurangnya komunikasi, sesuatu yang terlihat baik padahal aslinya hancur di dalam.


"Minggu depan aku mau ke luar kota, mungkin antara satu hari atau dua harian," ujar ArXy dan itu langsung membuat Starla mengernyitkan dahi.


"Hem, ada Skala juga," jawab ArXy yang langsung peka saat istrinya mendadak diam dan menunduk.


Ini bukan yang pertama kali bagi pria itu ke luar kota tapi untuk menginap satu dua hari rasanya baru sekarang akan di lakukan oleh ArXy jadi wajar jika wanitanya begitu sangat khawatir, terlebih ada seseorang yang begitu gencar ingin memiliki ArXy di masa lalu, tak ada yang bisa menjamin jika khilaf tak mungkin hadir lagi di masa mendatang.


Dan tangisan Chio akhirnya membuat pasangan itu masuk ke dalam kamar, di rasa kedua anaknya sudah mulai mengantuk mereka pun mengakui obrolan.


Ceklek

__ADS_1


"Papa bobo mana nih?" tanya ArXy yang masih bingung sendiri, bertiga saja selalu di usir jadi jangan tanyakan saat kini sudah berempat ya.


"Biasanya bobo mana?" Chia balik bertanya namun itu justru lebih ke sebuah sindiran.


ArXy pun langsung kearah sofa sedangkan Starla lebih dulu ke kamar mandi untuk membersihkan diri dan mengganti baju usai meletakkan Chio di tengah ranjang bersama kakaknya, padahal izin suaminya untuk minggu depan tapi rasa sesak dan takutnya dirasakan Starla mulai dari sekarang.


.


.


.


.


Dede Chio ntar tutup matanya ya kalau Papa udah bisik-bisik ke mama, Ok...


__ADS_1


__ADS_2