Jatuh Cinta Pada Mantan Istri

Jatuh Cinta Pada Mantan Istri
Season 2# 43


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂🍂


Sudah jam 11 malam Chia yang belum juga tidur membuat ArXy ikut uring uringan, entah kenapa Si sulung kini selalu tidur lebih dari jam 10 padahal biasanya jam 9 saja ia sudah menarik tangan mamanya ke ranjang.


Di usia Kehamilan trimester kedua, Starla juga sudah sering merasa tak nyaman, ada saja yang ia keluhkan mulai dari kepala, punggung hingga kaki, padahal jarak kehamilan tak terlalu jauh tapi untuk yang kedua ini terasa berbeda.


"Akhirnya," ucap Starla saat putrinya sudah terlelap di waktu pergantian hari.


"Udah tidur, Mah?" bisik ArXy yang memang tidur memeluk istrinya dari belakang.


Kini, Starla harus rela berada di tengah tengah agar adil untuk anak dan suaminya yang sering berdebat di atas ranjang tentang posisi mereka tidur.


"Baru banget kayanya," jawab Starla sambil pelan pelan berbalik badan untuk menghadap kearah ayah kedua anaknya itu.

__ADS_1


"Masih sakit gak?" tanya ArXy yang sempat mendengar keluhan sang istri di bagian pinggang.


"Udah enggak, kan emang suka gitu kalau lagi gerak," sahutnya lagi dengan suara sepelan mungkin.


"Rasanya sama kaya pas hamil Chia gak?"


Starla hanya mengangguk, melihat itu ArXy langsung memeluk wanita halalnya karena rasa bersalah itu kembali terasa dimana dulu ia tak pernah tahu tentang apa saja yang di rasakan Starla saat mengandung KhayXyLa NauRahardian Wijaya.


Jika dulu ArXy tak pernah bertanya tentang apapun itu, berbeda tentunya dengan yang sekarang dimana ia begitu sangat perhatian entah itu bertanya kenapa dan ingin apa.


Kata orang, tak baik memberi kesempatan lagi, tak guna juga mengulang lembaran yang sudah banyak coretan luka tapi Starla tak bisa seegois itu mementingkan hatinya dan membiarkan senyum cantik putrinya itu memudar lalu berganti dengan air mata kerinduan.


"Maaf untuk yang lalu ya, aku berjanji akan selalu ada untukmu kapan pun itu, kamu bisa katakan apa mau mu dan beri tahu dimana sakitmu. Mungkin aku tak bisa berbuat banyak tapi setidaknya akan ku lakukan semua yang terbaik untuk kalian," ucap ArXy sambil menciumi pucuk kepala istrinya.

__ADS_1


Starla hanya bisa mengangguk pelan dalam pelukan suaminya karna akan sakit sekali jika ia ingat dimana ia harus merasakan semuanya sendiri. Apapun yang ia inginkan justru pria lain yang memberi meski atas izin suaminya, dan itu rasanya tak pernah sama. Starla begitu takut mengeluhkan segala sakitnya karna yang ia dapat bukan sebuah pelukan tapi hanya bentakan dengan sorot mata tajam tak suka.


"Tak ingin ingat, tapi rasanya begitu sulit ya, kamu luka dan sekaligus obat untukku," balas Starla, ia yang semakin sensitif kadang sering mudah menangis meski beberapa menit kemudian ia akan kembali baik-baik saja seakan tak terjadi apapun padahal sebelumnya keadaan justru berbanding terbalik, ia marah dan kesal hingga emosinya seakan terkuras habis.


"Tak apa di ingat jika sekedar menegurku jika salah dan kembali seperti dulu, tapi jangan terlalu larut dalam amarahmu ya. Aku memang tak bisa sebaik yang kamu harapkan tapi setidaknya aku--,"


"Apa?" tanya Starla.


.


.


.

__ADS_1


Tetap tampan dan gagah perkasa...


__ADS_2