
🍂🍂🍂🍂🍂
Dirasa sudah tidur dengan lelap, ArXy langsung turun dari ranjangnya menuju dapur kembali. Ia yakin isterinya itu sudah beres masak dan siap untuk makan. ArXy akan membiarkan wanita itu mengisi perutnya sampai kenyang agar mood saat ia ingin mencicil dari pucuk kepala hingga---
"Chia tidur?" tanya Starla yang langsung membuat khayalan ArXy porak poranda.
"Tidur, udah aku jampi jampi biar bisa mimpi sampe Mesir," jawab ArXy sambil menarik kursi meja makan tepat di sebelah istrinya.
"Ngapain ke Mesir?"
"Minta tanda tangan Fir'aun." ArXy yang menyahut asal langsung mendapat cubitan di paha.
"Beraninya cubit cubit, elus dong," goda ArXy yang langsung mendarat kan ciumannya di bahu Starla.
Starla yang menoleh tentu langsung mencibir, ia biarkan saja bagian bahu hingga lengan menjadi sasaran empuk karna yang akan susah sendiri juga suaminya nanti untuk menahan hasratnya yang sudah di ujung karna ia sudah mengatakan sejak tadi agar jangan coba coba untuk memulai yang tak ada akhirnya.
Meski tak ingin, ArXy tetap ikut juga ke kamar mereka di lantai dua. Istrinya takut jika Chia akan bangun dan mencari dan benar saja karna saat membuka pintu dengan pelan Chia sedang merengek meski kedua matanya tetap terpejam.
__ADS_1
Starla yang buru-buru naik ke ranjang langsung menarik tubuh mungil Chia masuk kedalam delapannya.
"Mama----," panggilnya hampir menangis.
"Iya, Mama disini, Sayang. Chia bobo lagi ya," titah Starla sambil melirik kearah suaminya.
"Aku juga mau bobo," bisik ArXy yang malah berbaring di belakang Starla sambil memeluk, hidungnya yang usel usel manja di tengkuk Starla tentu membuat wanita itu geli sendiri.
Karena lelah dan kenyang, Starla justru ikut terlelap bersama Chia di dalam dekapannya. ArXy yang sadar tak ada pergerakan dari Sang istri langsung merengut kesal dan sedikit mengumpat kasar dalam hati.
.
.
Kini, ia tak bisa lagi begitu karna semua harus harus beres sebelum kedua orang paling berharga dalam hidupnya itu bangun dan menyapanya paginya.
Di luar dugaan, ternyata Chia turun dari kamar sudah rapih dan wangi hanya saja rambutnya belum di kuncir karna mungkin masih tergerai setengah basah.
__ADS_1
"Papa mana?" tanya Starla yang tebakannya mungkin sedang mandi.
"Bobo lagi, Mah," jawab Chia setelah ia mendapat kan ciuman di kening dan kedua pipinya.
"Bobo lagi? tumben, kenapa?" dengan dahi mengernyit, Starla kembali bertanya dengan jawaban sebuah gelengan Kepala.
Starla akhirnya meminta Chia untuk duduk di kursi meja makan dan menghabiskan segelas susu hangat yang sudah ia siapkan sepuluh menit yang lalu. Bersyukurnya anak itu tak rewel dan menurut karna ia akan ke kamar sebentar untuk melihat suaminya. Starla khawatir pria itu sakit karna terus tak mendapat pelepasan.
Cek lek
"Kak, kok tidur lagi abis mandiin Chia, kenapa?" tanya Starla sambil duduk di tepi ranjang.
"Hem, males bangun, karna yang laen udah bangun," cetus nya dengan kedua mata masih tertutup.
"Jangan gitu, ayo bangun, kita sarapan sama-sama. Aku udah buatin selai kacang sendiri loh, rasanya gurih dan manis," ratu Starla, ia merasa bersalah karna semalam sudah tidur lebih dulu padahal suaminya itu sudah berbisik jika ia ingin mencicil sedikit.
.
__ADS_1
.
Iya, aku tahu kalau kacang itu rasanya gurih. Karna kalau di kacangin rasanya perih...