Jatuh Cinta Pada Mantan Istri

Jatuh Cinta Pada Mantan Istri
Season 2# 55


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


ArXy dan Starla langsung menoleh kearah ranjang saat mendengar teriakan putri mereka, Chia bangun dan langsung menangis karna pastinya ia kaget saat melihat orang tuanya itu seakan hendak pergi sebab sudah hampir di dekat pintu kamar.


"Jangan culik Mama sama dede bayi Chia," teriak Si calon kakak.


ArXy pun kembali ke ranjang, ia mendekat lalu mencium kening dan kedua pipi Chia yang sudah basah dengan air mata.


"Papa bukan mau culik Mama, Sayang," jelas ArXy, nyatanya semua tak seindah yang sudah di rencanakan mereka.


"Terus mau mana? jajan ya?" tanyanya lagi karena memang sering di bawa oleh Starla tengah malam hanya untuk menuruti ngidamnya selama beberapa bulan, ia tak berani meninggalkan Chia dan tak mau di tinggalkan ArXy saat membeli apapun yang sedang di inginkan. Jadi, satu-satunya jalan adalah tetap membawa putri mereka demi drama ngidam aman dan lancar.


"Mama sama Papa kerumah sakit, dede bayinya udah mau keluar dari perut sebentar lagi kita ketemu sama Baby Corn ya, Cantik," rayu ArXy agar gadis kecilnya itu berhenti merengek karna situasi sedang dalam keadaan darurat tingkat dewa.

__ADS_1


Awalnya, sebelum ke rumah sakit ia akan menitipkan Chia lebih dulu ke Amih dan Apih. Tapi belum juga keluar dari dari kamar anak itu sudah bangun dan menangis, mau tak mau ArXy harus merayu dan menenangkan Chia lebih dulu sambil di beri pengertian. Ia yang sama tak sabarnya pasti mengerti dengan kondisi mendesak ini karna sebelumnya sudah banyak di beri paham, biarlah hari ini jadi urusan Amih dan Apih untuk menenangkan Chia.


"Papa anter Mama ya, Chia gak boleh nangis, Ok."


"Iya, tapi mamanya mana, Pah?" tanya Chia, ArXy pun sontak menoleh kearah dekat pintu tempat dimana ia meninggalkan istrinya beberapa menjt yang lalu.


"Nah loh, ilang kan?!"


.


.


.

__ADS_1


ArXy yang tahu pun menjadi semakin panik, ia. mencari istrinya namun ternyata sudah di ruang tamu sambik terus menarik napas pelan.


"Mah, ku kira ilang," ucap ArXy yang langsung mendapat tatapan tajam dari ibu kedua anaknya tersebut.


Tak mau mencari masalah, ArXy pun langsung memapah sang istri ke teras pintu utama sedangkan ia mengambil mobil di garasi, ada beberapa ART, pelayan dan penjaga yang akhirnya bangun karna ArXy cukup membuat kegaduha. Tanpa di dampingi siapapun, hanya kedua pasangan suami istri itu saja yang pergi ke rumah sakit karna semua juga sudah di siapkan jauh-jauh hari sebelum hari perkiraan lahir.


Selama di perjalanan, Starla terus meringis menahan nikmat luar biasa. Meski sudah pernah merasakan tapi ini rasanya jauh berbeda. Lebih dari rasa segala galanya dari saat ingin melahirkan Chia. Ia hanya bisa memejamkan kedua mata seraya berdoa memohon kelancaran dan keselamatan untuknya dan terlebih untuk sang buah hati yang sudah bersiap menyapa dunia dalam waktu dekat ini. Sedangkan ArXy hanya bisa sesekali menoleh dengan derai air mata karna ia pun merasakan takut luar biasa yang tak pernah ia alami seumur hidupnya.


"Tahan ya, Sayang. Kamu pasti kuat karna rasanya pasti sama kan," ujar ArXy yang malah di jawab gelengan kepala oleh Starla.


.


.

__ADS_1


.


...Entah, yang ku rasa saat itu hanya sakit hati karna sebuah pengkhianatan dan takdir perpisahan. ...


__ADS_2