Jatuh Cinta Pada Mantan Istri

Jatuh Cinta Pada Mantan Istri
Season 2 #08


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂🍂


"Chia mahuuuuu, Chia suka jagung sama sayur bayam," jawabnya sambil bertepuk tangan kecil.


Dan....


"Sial, salah ngomong gue!" gerutu ArXy yang membuat Starla tertawa, ia tentu paham dengan maksud perintah suaminya barusan yang meminta Chia untuk bersama mertuanya nanti.


"Nanti masak sama-sama ya, Mah," ujar Chia lagi malah ia yang tak sabaran.


Starla hanya mengangguk, ia melirik ke arah suaminya yang merengut kesal dan pasti sedang mengumpat dalam hatinya. Bukan tak ingin, hanya saja memang mereka tak ada waktu untuk melakukannya. Chia yang begitu menempel pada mamanya akan lepas dan berganti ke papanya. Ia yang dekat dengan keduanya sulit untuk bermain sendiri. Starla paham dengan apa yang dirasakan oleh ArXy, tentu ia bukan wanita bodoh yang tak paham dengan gelagat pria yang sedang berhasrat, toh ia juga seorang wanita dewasa yang akan terpancing bi Rahinya jika di sentuh di bagian sensitif terutama tengkuk dan leher.


Sedangkan sampai sekarang, untuk sekedar berciuman pun keduanya belum ada kesempatan, karna yang ArXy mau semuanya ia lakukan dengan kesan yang tak terlupakan.


.


.

__ADS_1


Sampai di kediaman Rahardian, mereka di sambut oleh Amih dan Apih. Pelukan dan ciuman rindu langsung Chia rasakan dari pasangan paruh baya tersebut dan itu membuat Starla terharu, ia yang yatim piatu tentu teringat kepada orang tuanya, terutama Ibu yang ia sendiri lupa bagaimana rasanya dipeluk wanita itu.


"Amih, papa punya jagung loh, katanya mau anget-anget," adu si bocah bawel itu. Amih yang tak paham karna yang ia punya hanya pepaya gantung pun mengernyitkan dahi.


"Mana?" tanya Amih.


"Iya, mana ya?" Chia balik bertanya sambil menoleh ke arah papanya yang hanya bisa mengusap tengkuknya sendiri.


"Hem, belum beli, Mih. Baru mau habis ini, makanya mau titip Chia sebentar," sahut Starla.


"Chia ikuuuuuuuuut!"


"Yakin mau ikut? beli jagungnya bukan di Mall atau pasar modern loh," kata Starla yang kini sudah berlutut di depan Chia agar mereka bisa saling berhadapan dengan posisi sejajar.


"Beli mana?"


"Di kebunnya langsung, di atas bukit. Mama juga gak ikut, biar Papa aja yang naik buat cabut jagungnya, Iya kan, Pah," ucap Starla yang kini menoleh kearah suaminya sambil mengedipkan satu mata.

__ADS_1


"Hem, iya. Bener banget. Kebun jagungnya licin jadi papa harus hati-hati apalagi bukitnya jauh banget, terus ada dua jadi kalo pas nyampe sana kayanya papa betah dan gak mau cepet cepet turun lagi saking banyaknya jadi harus satu-satu biar adil, " sambung ArXy, jika sudah begini otaknya cepat sekali menimpali.


Chia yang tak paham hanya diam, sedangkan orang tuanya harus kuat menahan tawa di atas rasa bersalahnya karna sudah membuat alasan berbelit-belit perihal jagung dan dua bukit.


Amih yang samanya dengan putra sulungnya itu hanya bisa membuang napas kasar, ia tahu maksud dari cerita anak menantunya tersebut.


"Ya udah, biar papa sama mama cari jagungnya. Chia di sini sama Amih ya," titah Amih pada cucunya kesayangannya itu.


"Chia nda ikut?" tanyanya sedikit sedih.


.


.


.


Jangan, itu kebun jagung khusus buat si ManDud

__ADS_1


__ADS_2