Jatuh Cinta Pada Mantan Istri

Jatuh Cinta Pada Mantan Istri
Limited Edition.


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂🍂


Tak hanya kedatangan Chia dan ArXy saja yang membuat Starla kaget kemarin, karna nyatanya sore ini sepulang berkerja ia di kagetkan lagi dengan kedatangan mertuanya. Amih dan Apih sudah ada dirumah 15 menit sebelum ia pulang dan itu adalah hal yang tak pernah di duga oleh wanita cantik tersebut. Starla yang membawa mobilnya sendiri karna Arlan sudah lebih dulu pergi tak meminta ArXy juga untuk mengantarnya, terlebih pria itu pun tak menawarkan diri sama sekali, sepertinya Papa Chia sedang kembali ke pengaturan awal. Dan Starla tak mau ambil pusing karna untuk berubah jauh lebih baik butuh proses yang panjang apalagi tentang watak yang sudah melekat, Starla ingin mantan suaminya berubah untuk dirinya sendiri bukan demi ingin bersama lagi, jadi saat ArXy kembali angkuh dan cuek ia tak akan menuntut apapun kecuali mengingatkan.


"Maaf, Amih dan Apih datang tanpa memberitahu mu, tapi memang sengaja sih," ucap Amih yang tetap ceplas ceplos padahal ArXy sudah memberi. kode sejak tadi.


"Tak apa, aku senang. Tapi, tak ada apapun disini, Mih," kata Starla yang malu sendiri.


Tinggal sendiri dan sebatang kara membuat Starla tak memikirkan hal lain, ia hanya fokus pada dirinya sendiri di dalam rumah yang hanya terdiri dua kamar tersebut. Tak ada niatan untuk pindah ke yang lebih bagus atau Apartemen karna disini ia hanya tidur, sebab untuk sekarang waktunya di habiskan di kantor atau di luar saat pulang.


"Ini sudah lebih dari cukup, Amih mau ajak kamu ketemu temen Amih disini, ikut ya," ajak Amih tiba-tiba.


Starla menoleh ke arah Chia dan ArXy, ke-duanya kompak menganggukan kepala pelan tanda Starla tak apa-apa ikut dengan Amih.


"Kita makan malam sekalian Shoping, Ok," ucapnya lagi sambil bergelayut manja di lengan suaminya.


"Iya, Mih, iya!" Apih yang paham tak perlu di rayu lebih, cukup anak Curut kesayangannya senyum-senyum saja ia sudah memberikan isi dunia pada istrinya itu.

__ADS_1


"ArXy, kasih Starla Card mu, Amih mau shoping," titah Nyonya Rahardian tersebut.


"Hem, iya."


Starla yang ragu akhirnya meraih juga, ia sebenarnya tak enak hati untuk mengambil benda berbentuk kotak persegi itu, la rasa cukup jika harus berbelanja dengan uang pribadinya mengingat ini bukan ibu kota yang Mallnya Rata-rata mewah dengan dereta toko barang branded.


Ia yang di minta untuk cepat pun akhirnya segera membersihkan diri di kamar lalu di keluar dengan Pakaikan rapih.


"Ilermu tolong kondisikan ya, Dud." ledek Amih pada putranya yang tak berkedip melihat sang mantan istri.


"Papa sekarang kaya orang surupan kalau liat Mama, senyum terus, udah gitu suka gak mau nengok kalau panggil-panggil," timpal Chia.


"Maklum, orang baru insyaf ya gitu," kekeh Apih, sudut matanya sampai berair karna terus tertawa.


"Iya, orang udah ke langit dia masih di bumi," tumpal Amih.


"Eh, bawa bawa Abang sama Abi."

__ADS_1


"Ups, Sorry, Pih," kata Amih yang kali ini ArXy lah yang tertawa, Wanita itu masih saja barbar padahal sudah memiliki cucu darinya dan XyRa.


Hanya Amih, Starla dan Chia yang pergi karna para pria nyatanya tetap tinggal dirumah karna ada yang harus mereka diskusikan, selama di jalan sampai ke salah satu Mall Amih banyak bertanya karna ini pertama kalinya untuk dia datang ke kota X.


Datang ke Mall ternyata Amih sudah di tunggu dua temannya, meski tak begitu dekat tapi pernah beberapa kali bertemu di acara yang ternyata memang asli tinggal di kota X.


Mereka bertegur sapa seperti biasanya begitupun dengan Starla, hingga datang lagi satu orang wanita yang kali ini cukup membuat Starla kaget.


"Maminya Arlan," gumam Starla denga kedua mata tak berkedip.


"Starla, sedang apa lagi kamu, hah?" tanya maminya Arlan.


"Jeng kenal dengan Menantu saya?" tanya Amih


"Menantu? ini memang Jeng Ara?" tanya Wanita berhati Julidah tersebut tak percays.


.

__ADS_1


.


"Tentu, ini menantu Saya, Menantu Limited Edition. Gak ada lagi yang modelan kaya gini, cantik, pinter, wanita karier dan yang pasti tidak di ragukan lagi dalam cetak mencetak anak, liat ini cucu saya gemoy kan?"


__ADS_2