Jatuh Cinta Pada Mantan Istri

Jatuh Cinta Pada Mantan Istri
Pria simpanan istri mafia #01


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


Braaak..


Suara gebrakan meja di sebuah ruangan sontak membuat Zevanya tersentak kaget. Bagaimana tidak, karna bukan hanya suara keras yang terdengar olehnya tapi juga benda di atas meja itupun sebagian ada yang berserakan di lantai.


"Maafkan aku, Tuan." udah Zevanya dengam tubuh bergetar.


Bukan yang pertama, tapi rasanya masih saja takut jika sudah berhadapan dengan Max yang selalu bersikap kasar padanya.


"Maaf mu tak penting untukku! sekali lagi kau ulangi salahmu itu, akan ku penggal kepalamu!" ancam Max dengan tatapan marah hingga seolah kepalanya kini sudah berasap.


Lima tahun menjalani Bahtera rumah tangga sejak usia 15 tahun, tak sekalipun membuat Zevanya baik di mata Max, pria 40 tahun yang tak lebih

__ADS_1


pantas di panggil ayah olehnya.


Zevanya hanya bisa menunduk, ia tak berani menatap suaminya yang pergi dari ruangan tersebut bersama wanita lain.


"Sabar, Nona. Bukankah Tuan besar selalu begitu? mumpung ia sedang bersama wanitanya, Anda bisa ke ke kamar sekarang juga," ucap salah satu pelayan yang satu-satunya teman Zevanya di rumah megah tersebut.


"Iya, kamu benar, Tari. Aku akan mandi, tubuhku kotor sekali," jawab Zevanya yang sedikit memutar tubuhnya lalu menghapus air matanya dengan tangan sendiri.


Ya, tak ada yang bisa melakukan itu kecuali dirinya. Hidup sebatang kara selama 15 tahun tentu bukan ingin nya tapi Tuhan justru memilihnya untuk menjalani takdir tersebut, sekalinya ia menikah dan punya suami, pria itu tak pernah bisa jadi sandaran untuknya selama ini, bukan menghapus air mata, melainkan justru selalu menjadi alasan ia berurai air mata.


"Huft, ingin sekali aku mati, Tuhan."


Ceklek..

__ADS_1


Pintu kamar di buka oleh Zevanya dengan pelan, ruang istirahat yang cukup luas untuk dirinya sendiri itu adalah tempat ia menumpahkan segala rasa. Meski statusnya adalah istri, bukan berarti ia tidur dengan suaminya seperti di pernikahan pada umumnya terjadi. Usai janji suci, tak sekalipun Max menyentuh Zevanya, ia memilih bercinta dengan wanita malam atau wanita yang sngaja ingin di tiduri oleh pria paruh baya tersebut.


Entah akan di bawa kemana mahligai rumah tangga mereka hingga kini usia Zevanya sudah menginjak 20 tahun.


"Aku akan mandi, bunga mawar itu sempat melukai tanganku tadi saya ku potong tangkainya," gumam Zevanya sambil terus berjalan ke arah kamar mandi, ia lucuti satu persatu pakainya hingga kini tubuh perawannya itu polos tanpa sehelai benang pun.


Zevanya lebih dulu mencuci tangannya sebelum ia berendam ke Bathup. Hanya karna perkara ia sibuk di kebun belakang sampai tak tahu jika suaminya itu pulang.


Kurang lebih tiga puluh menit, Zevanya keluar lalu membilas setiap inci tubuhnya. Namun, tangannya berhenti saat sampai di leher jenjang yang terdapat sebuah kalung. Benda yang panjang nya hampir ke dada itu tak pernah terlihat oleh siapa pun termasuk Max karna selalu ia sembunyikan di balik bajunya, atau ia lepas saat memakai pakaian yang memperlihatkan bahunya yang putih mulus bak warna susu.


.


.

__ADS_1


.


Siapa, Alexio???


__ADS_2