
🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
ArXy yang benar-benar tidur di sofa di datangi oleh Starla, ia lepaskan tangan Chia yang melingkar di perutnya lalu turun dari ranjang.
Langkahnya begitu pelan agar Chia sama sekali tak bangun dan menangis kaget karna tidurnya terusik oleh gerakan mamanya.
"Pah," bisik Starla, tak perduli nanti ada yang tegak, bangun dan kedut kedut ia tak mau tahu, yang Starla ingin makan karna perutnya mulai terasa lapar.
"Hem, naik aja, Mah," jawabnya entah sadar atau tidak tapi itu sungguh menyebalkan bagi Starla.
"Naik kemana? ayo cepetan bangun."
"Tinggal di usap, nanti juga bangun sendiri," sahut ArXy yang dengan sengaja memancung MaCan yang sedang kelaparan.
Aaaaawwww!!!!
Teriakan ArXy langsung di tutup dengan bantal oleh Starla yang takut Chia bangun, ia yang sudah baik-baik membangunkan tapi jawaban pria itu malah awur awuran tertuju lagi pada hal yang menyenangkan, padahal mereka sudah melakukannya sebelum tidur tadi.
"Sakit, sumpah!"
"Nah, kalo gak di gigit gak bakalan bangun," sindir Starla dengan tangan melipat di dada setelah dengan santainya ia menggigit pucuk dada suaminya itu.
__ADS_1
"Iyalah, orang sakit. Kalau kamu yang aku gigit lain cerita, bukan teriak malah medesaAH minta terus, terus, terus gak mau lepas," balas sindir ArXy.
"Heh, emang aku tukang parkir," cetus Starla.
Hawa laparnya kian menjadi saat ia harus berdebat tentang hal yang tak penting dengan sang suami yang kini justru banyak bicara.
"Lagian mau apa? baru juga aku tidur."
"Aku laper, Pah," jawab Starla.
"Ya makan atuh, Cantik. Kalau mau yang enak enak aku ada, kalo mau yang kenyang ya ke dapur." kata ArXy lagi.
Starla membuang napas kasar, tanpa suaminya berucap panjang lebar tentu ia tahu hal tersebut.
"Mau makan apa? Baby Corn udah mulai beraksi nih kayanya," ledek ArXy.
Ia tersenyum simpul karna ini adalah pengalaman pertamanya menjadi suami siaga, ia akan menuruti semua mau calon buah hatinya itu semampu yang ia bisa, ArXy akan menebus kesalahannya yang dulu, ia tak akan membiarkan Starla menangis lagi saat ingin sesuatu. Dulu cukup jadi pelajaran berharga untuknya dan kini adalah kesempatan yang tepat untuk ia memperbaiki segalanya.
"Entah, enaknya makan apa ya?" Starla malah balik bertanya sambil berpikir pikir, rasa laparnya membuat ia bingung sendiri.
"Bikin roti mau ya sama jus" tawar ArXy yang langsung dijawab gelengan kepala.
__ADS_1
"Terus maunya apa?" ArXy kembali bertanya sambil melirik jam di dinding yang ternyata sudah jam 2 dini hari.
"Yuk, anter ke bawah, kita cari ada apa disana," ajak Starla sambil bangun dari pangkuan suaminya karena ada yang keras tapi bukan batu
ArXy tentu mau, kini tak akan ada lagi penolakan dari dirinya, apapun akan diberikan pada Starla asal si ibu hamil itu bahagia.
keduanya keluar dari kamar dan turun ke lantai bawah menuju dapur bersih. Starla membuka kulkas yang tak ada satupun yang menggugah seleranya. Ia yang membuang napas kasarnya lalu menghampiri suaminya di kursi meja makan.
"Mau makan apa?"
"Gak ada apa-apa, cuma ada kue sama buah," jawab Starla.
"Nanti aku bangunin koki dulu, biar dia masak buat kamu," kata ArXy sambil bangun dari duduknya.
"Eh, jangan."
"Katanya laper, kamu mau apa?"
.
.
__ADS_1
.
Aku mau bakpao rasa kacang merah...