Jatuh Cinta Pada Mantan Istri

Jatuh Cinta Pada Mantan Istri
Sibuk pacaran


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂


Starla yang tidur di tempat tidur mantan suaminya entah kenapa begitu sangat lelap sampai rasanya tak ada mimpi yang hinggap malam itu. Ia terbaring lagi di ranjang tempat ia hanya tidur sendiri tanpa pelukan suami selama 9 bulan lamanya, merasakan amukan Chia yang masih ada dalam rahim tanpa ada yang menenangkan apalagi mengusap perutnya.


Sampai ia merasa ada yang bergeliat dalam pelukannya dan di detik yang sama jugalah Starla terbangun.


"Aku--, aku dimana?" bathinnya kaget karna merasa asing tak asing dengan tempatnya.


"Mama..." panggil Chia yang masih memejamkan mata, sepertinya bocah itu sedang bermimpi.


Starla yang baru mengumpulkan kesadarannya langsung tersenyum simpul, ia peluk lagi Chia dengan erat sampai ia kembali membuka mata ketika samar-samar mendengar dengkuran halus yang entah dari mana.


"Dia--, dimana dia?!"


Starla dengan sangat pelan mengurai pelukannya dari Chia, menurunkan kakinya hati-hati jangan sampai anak gadisnya itu terbangun, ia yang kini sudah berdiri langsung mengedarkan pandangan dan kedua mata yang baru bangun tidur itu pun tertuju pada sofa panjang dimana ada sosok makhluk menyebalkan sedang berbaring tanpa selimut.


"Disana rupanya," gumam Starla.


ArXy ternyata tak tidur di luar kamarnya, ia malah memilih tidur di sofa seperti 4 tahun lalu. Meski sebenarnya ini tak boleh terjadi mengingat keduanya bukan lagi pasangan halal.


Langkah yang seakan melayang itu terus mendekat kearah sang mantan suami. Tepat disisi ArXy, Starla pun duduk bersimpuh dengan mata menatap lekat kearah pria tersebut. Tak ada kesedihan karna rasanya ia sudah lelah menangis selama satu tahun yang lalu.


Terkadang kita harus melepaskan apa yang sudah sangat di harapkan, tapi bukan berarti menyerah. Hanya saja ada hal yang memang tak bisa di paksakan, entah karna keadaan atau juga perasaan. Dan aku pernah jatuh cinta pada sosok pria yang hingga detik ini tak bisa ku ajak bahagia bersama....

__ADS_1


.


.


.


Pamitnya Starla tentu membuat luka di hati Chia, sejak selesai sarapan bersama anak itu terus merengek dalam pelukan mamanya, ArXy yang satu-satunya orang yang bisa membujuk pun kali ini rasanya angkat tangan. Chia tetap tak mau lepas sama sekali.


"Mama pulang dulu, nanti balik lagi ya," rayu Starla yang entah ini sudah ke berapa kalinya.


"Nda!" jawabnya marah dengan derai air mata yang malah semakin deras.


"Nanti Chia yang main kesana ya."


"Sekalang aja ikut, Mah," rengeknya lagi, hidung si gadis kecil sampai merah saking sedihnya.


"Mama mau apa?" tanya Chia.


"Mau pacaran!" sahut ArXy.


Kini, semua mata tertuju pada Duda anak itu yang kalau bicara seenak jidatnya tanpa saringan. Semua Los begitu saja sesukanya.


Plaaaak...

__ADS_1


Satu, dua, tiga dan entah berapa pukulan di berikan Amih untuk si sulung, tak hanya itu karna telinganya juga jadi sasaran berikutnya.


"Bukannya di rayu malah sekalian di bikin makin gak betah. Itu hati kapan di jualnya, Hah?" omel Amih, ia sempat melihat saat Starla menunduk sambil memeluk Chia.


"Ngapain aku jual hati," balas ArXy yang mengusap bagian-bagian tubuhnya yang sakit.


"Ada di badan juga gak GUNA!"


.


.


Dua jam berlalu, akhirnya Chia mau juga melepas mamanya pergi dengan syarat harus rajin melakukan video call dan kembali lagi kurang dari satu minggu, Starla yang tak punya waktu hanya mengiyakan saja. Kini mereka bertiga sudah ada di bandara, Wanita cantik itu hanya pamit pada putrinya karna sejak dirumah pun tak ada obrolan apapun diantara mantan suami istri tersebut. Sekuat hati manahan tangis tapi tetap saja air mata sedih itu jatuh juga, pelukan dan ciuman bertubi-tubi menjadi pertanda beratnya sebuah perpisahan.


"Jangan menoleh saat sudah melangkah pergi nanti, ini pilihanmu ' kan?" ucap ArXy.


"Iya, Kak. Aku titip Chia," mohon Starla.


ArXy hanya mengangguk pelan tanpa senyum, ia langsung membalikkan badan bersama Chia bersiap untuk pulang, melihat itu Starla pun melakukan hal yang sama. Kini punggung kedua mantan suami istri itu perlahan menjauh kearah masing-masing, Starla yang sudah berjanji tak menoleh pun memantapkan hati dan langkahnya.


.


.

__ADS_1


Papa ngapain Liatin Mama aja? ayo pulang....



__ADS_2