
🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
Esok pagi, pasangan yang sedang mencari Jagung pun tak kunjung pulang padahal Chia sudah menanyakannya dari ia bangun tidur sampai kini usai mandi dan merapihkan diri, tentu semua di lakukan bersama dengan Amih juga Apih. Beruntungnta mereka tak pernah keberatan mengurus Chia selama ini apapun yang terjadi termasuk saat Sang putra ingin mencicil bagian-bagian dari kenikmatan surga dunia yang belum ia cicipi.
"Kapan pulangnya Mama sama Papa?" tanya Chia saat ia dan Amih keluar dari kamar menuju ruang makan untuk sarapan.
"Nanti juga pulang, Chia mau minum susu dulu gak?" tawar Amih mencoba mengalihkan obrolan.
"Mahu, tapi minum susunya sambil ayun ayun ya, Amih." Chia pun mulai bernegosiasi.
"Iya, Sayang."
Chia dengan sedikit berlari langsung ke arah teras samping bangunan megah tersebut, memang ada sebuah ayunan disana tempat bermain ArXy dan XyRa saat mereka kecil dan masih awet hingga sekarang. Sedangkan Amih bergegas ke dapur bersih untuk membuat susu untuk cucu kesayangan nya. Tapi tentu tak hanya itu yang ia lakukan, karna wanita paruh baya tersebut mengecek dapur kotor untuk melihat sejauh mana koki menyiapkan sarapan untuknya, sang suami dan Chia. Ya, hanya mereka bertiga yang kini mengisi bangunan mewah tersebut.
Semua masih ia lakukan sendiri layaknya saat sang ibu mertua masih ada.
"Ini, habis ini kita sarapan, Ok."
__ADS_1
"Sarapan sama Mama Papa, nda boleh?" tanya Chia sambil meraih gelas yang di sodorkan Amih untuknya.
"Nanti Chia keburu lapar loh, sarapan sama Amih aja ya, nanti bisa makan siang sama Mama dan Papa," rayu Amih yang beruntungnya langsung di jawab dengan anggukan kepala.
.
.
.
Hingga pagi menjelang pun, keduannya langsung membersihkan diri masing-masing karena Starla masih kebanjiran selai strawberry di apem sobeknya.
"Sarapan sini aja ya, Sayang," tawar ArXy sebelum mereka pulang ke kediaman Rahardian yang hanya di balas anggukan kepala.
Dua porsi sarapan pun sudah ada di atas meja siap untuk di santap oleh pasangan yang baru menikah untuk yang kedua kalinya tersebut.
Senyum cerah terlihat di wajah ArXy dan itu terlihat normal bagi pria yang baru merasakan lagi bahagianya memiliki partner halal di ranjang.
__ADS_1
Tapi itu berlaku hanya untuk sang suami saja, karna nyatanya Si Nona Muda belum mengeluarkan sepatah kata pun sejak bangun tidur, hanya gelengan dan anggukan yang di lakukan Starla sebagai jawaban dari beberapa pertanyaan yang di layangkan sang suami padanya, bukan semata karna ini adalah bentuk protesnya tapi entah kenapa rasanya cukup sangat membuat ia lelah.
"Sayang, kamu masih marah?" tanya ArXy yang tak kuat di diamkan.
"Enggak," Jawab Starla pelan sambil terus mengunyah apa yang ada di dalam mulutnya.
"Yakin?" ArXy kembali memastikan.
"Hem, iya."
.
.
.
Kalau kamu gak suka yang semalem, Ayo di ulang lagi, aku gak apa-apa kok...
__ADS_1