Jatuh Cinta Pada Mantan Istri

Jatuh Cinta Pada Mantan Istri
Pria Simpanan Istri Mafia #19


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂


"Hanya memberi kalung ini maksudmu?" tanya Zevanya sambil mengeluarkan sebuah benda yang lebih dari 5 tahun ini selalu tersembunyi rapih dari balik bajunya.


Semenjak malam itu, saat seorang pria tampan yang entah siapa dan dari mana menyerahkan kalungnya sebagai bentuk tanggung jawab, tak sedetik pun benda tersebut di lepas dari leher Zevanya. Apapun aktifitas nya nama Alexio selalu bersama dengannya.


"Kamu---," ucap Chio tak percaya meski sedari awal rasa yakin itu ada.


"Iya, aku adalah Zevanya yang kamu maksud," jawabnya.


Tak pernah terlintas di benaknya jika Chio adalah sang pemilik kalung karna nama yang tertera tak sama yaitu Alexio.


"Ini punya mu," kata Zevanya sambil membuka benda tersebut dari lehernya namun di cegah oleh Chio.


"Jangan, biarkan saja di sana. Kamu pantas memakainya," ucap tuan muda Rahardian Wijaya.

__ADS_1


Zevanya pun langsung mengurung kan niatnya saat Chio memintanya untuk tak membuka dan di kembalikan.


"Kamu tak menjualnya? lalu luka mu bagaimana?" tanya Chio.


"Tidak, aku menyimpannya, luka ku tak parah."


"Maafkan aku ya, bodohnya malam itu aku tak membawa dompetku," ucap Chio semakin merasa bersalah, entah mendapat keberanian dari mana ia menarik tubuh Zevanya untuk masuk ke dalam dekapannya.


Sumpah demi apapun, gadis itu adalah satu-satunya orang asing yang bisa menikmati hangat nya pelukan putra bungsu hasil karya bersama ManJa dan ManDud.


"Tak apa, aku tak menyangka kita akan bertemu lagi dengan cara tak sengaja seperti ini," balas Zevanya yang kedua matanya berkaca kaca.


Bukan sedih, ia justru bahagia karna entah kenapa rasanya begitu hangat, damai dan nyaman. Zevanya tak pernah begini sebelum nya. Rasa takut dan lelah selalu mengusai hatinya selama bertahun-tahun.


"Aku benar benar minta maaf ya, kalung itu biarkan ada padamu, jangan pernah melepasnya," mohon Chio, permintaan konyol baginya yang baru mengenal sosok Zevanya.

__ADS_1


Semenjak hari itu, tepatnya saat Zevanya dan Chio saling tahu siapa mereka di masa lalu hubungan pun kian dekat meski tak terlihat secara langsung. Mereka hanya berani saling bertukar pesan dan mengobrol lewat sambungan telepon dengan ponsel yang di belikan oleh Chio.


Sekali pun pria itu datang, keduanya hanya bertegur sapa biasa demi tak mengundang rasa curiga termasuk mama nya sendiri.


Tapi, ikatan bathin seorang Ibu tak bisa di bohongi, saat sang anak merasa bahagia tentu pemilik surga pun merasakan hal yang sama. Itulah yang di rasakan oleh Mama Starla.


"Sayang, kamu dari kampus langsung kesini kirain mau tidur?" Sindir wanita itu pada putranya yang baru datang tapi Asik dengan ponsel yang ia pegang.


"Enggak, Chio kangen Mama," jawabnya yang terdengar tak masuk akal namun sangat menggemaskan sebab Chio berkata sambil memeluk dari samping si pemegang tahta tertinggi dalam hati dan hidupnya.


"Hem, iya deh iya. Mama cuma dapet kangennya Chio," jawab Mama Starla mulai memberi kode dengan apa yang ia pikirkan akhir akhir ini.


"Mama dapet semuanya," protes si anak bungsu yang tak ingin sang Mama merajuk.


"Iya kah? sekarang Mama lihat Chio mulai semakin sibuk dengan ponsel, apa anak bujang Mama ini sudah punya pacar, hem?" tanya Mama Starla tanpa basa basi lagi.

__ADS_1


Belum, Mah... pengen pacaran halal aja nanti..


__ADS_2