Jatuh Cinta Pada Mantan Istri

Jatuh Cinta Pada Mantan Istri
Season 2# 32


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


"Suka aneh-aneh, mana ada mangkok ajaib, Pah," kekeh Starla yang sudah merasa ngantuk berat.


"Ada lah, apa sih yang gak ada di keturunan Gajah yang Amazing ini," balas ArXy yang yang langsung menciumi pip istri cantiknya itu meski terlihat sedikit pucat.


Ini adalah kesempatan luar biasa bagi pria tampan yang sudah melepaskan jasnya tersebut, ArXy senang jika dalam keadaan seperti ini tanpa harus ada drama rebutan antara ia dan putrinya. Akan ada waktu sampai siang nanti untuk bersama cukup berdua saja di dalam kamar.


"Pah, tolong ambilkan obat," pinta Starla.


"Siap kanjeng Ratu." ArXy tersenyum lalu bangun dari baringnya, langkahnya begitu santai ke salah satu meja untuk mengambil kotak obat disana.


Kini, sebutir obat dan segelas air putih sudah dibawakan oleh si suami siaga untuk istrinya, ia belum tahu betul apa yang terjadi dengan Starla karna belum mau di ajak ke rumah sakit, ia juga menolak saat suaminya itu ingin memanggil dokter ke rumah. Starla hanya ingin tidur tapi rasa mual didalam perut membuatnya sangat tak nyaman. Belum adanya yang ia makan, tentu tak adanya juga yang bisa ia muntah kan.


"Pusing banget ya? tapi tak demam," kata ArXy yang heran sambil menempelkan tangannya di kening Starla.


"Iya, cuma pusing aja sama mual."


"Ya udah, tidur kalau gitu, istirahat ya," titah ArXy yang hanya di jawab anggukan kepala.


Pasangan suami istri yang sudah menikah dua kali itu pun mengatur posisi baring mereka senyaman mungkin, ada waktu beberapa jam lagi sebelum nanti ArXy menjemput Sang Tuan putri.

__ADS_1


Starla yang berusaha untuk tidur akhirnya bisa terbuai mimpi, ia hanyut dalam pelukan suaminya yang tak pernah absen memberi rasa aman dan nyaman. Kadang, ia tak percaya bisa kembali pada ArXy yang dulu mati-matian ingin berpisah dengannya, hati pria itu seakan mati dan tertutup tapi kini justru berbanding terbalik, Starla ratunya pemenangnya dan tujuan akhir pelabuhan cintanya.


.


.


.


Usai jam makan siang, ArXy langsung menjemput Chia di sekolah. Jangan sampai anak itu menunggu lama disana karna pasti akan merajuk dan mogok bicara padanya, dan itu akan berimbas besar pada kedekatannya nanti dengan sang istri.


Hanya butuh waktu beberapa menit, mobil ArXy sudah masuk ke area gedung sekolah. Tanpa turun dari mobil Chia datang menghampiri bersama salah seorang wanita yang bertugas mengantar siswa siswi ke mobil orang-tua mereka masing-masing.


"Gak gimana gimana, semuanya dapat nilai bagus, Mama masih sakit?" Chia balik bertanya dan ada gurat rasa khawatir di wajah cantik anak tersebut.


"Mama tadi lagi bobo, kita pulang sekarang ya," ajak ArXy yang tentu langsung di iyakan oleh Chia yang tak sabar ingin melihat mamanya.


Selama perjalanan menuju kediaman Rahardian, seperti biasa Chia akan bercerita banyak hal, entah itu tentang gurunya, tentang semua tugasnya dan juga teman-temannya, ArXy mendengar kan semua itu dengan seksama jangan sampai anak itu merasa di abaikan.


Hingga tak terasa, mobil sampai juga di parkiran. Chia langsung turun tanpa menunggu papanya, ia berlari masuk rumah sampai mengabaikan beberapa pelayan yang menyambutnya pintu utama.


Cek lek

__ADS_1


Chia masuk dengan langkah pelan, ia langsung kearah ranjang untuk melihat mamanya yang masih meringkuk di bawah selimut.


"Chia sudah pulang, Mah," ucapnya pelan berusaha tak membangunankan tapi bukan seorang ibu namanya jika tak merasa anaknya datang.


"Loh, sudah pulang?".


" Chia ganggu mama bobo ya?" tanyanya merasa bersalah.


"Enggak, Sayang."


Starla yang bangun langsung mendapat pelukan dari Chia. Baru beberapa jam di tinggal sekolah saja keduanya sudah sangat merindu saking sidah lelahnya bertahun-tahun terpisah jarak dan waktu.


"Mama jangan lama-lama sakitnya ya, Chia sedih loh," ungkapnya dengan kedua mata berkaca-kaca.


"Iya, Sayang. Mama udah sehat kok," jawab Starla.


.


.


Nanti kalau udah sembuh, mandinya jangan lama-lama ya, Mah..

__ADS_1


__ADS_2