Jatuh Cinta Pada Mantan Istri

Jatuh Cinta Pada Mantan Istri
Sampai bertemu lagi nanti.


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


Huft....


ArXy dan Starla kompak membuang napas berat bersama setelah kata talak berhasil keluar, seolah mereka kini bebas dari beban yang menyesakan dada kurang lebih satu tahun bersama dalam ikatan pernikahan yang tak seimbang.


Dua bulan adalah batas akhir hubungan mereka nanti, dan semua itu sudah di bicarakan baik-baik oleh pasangan tersebut. Jadi, tak salah jika mereka kini benar-benar sudah siap untuk saling melepaskan. Lagipula ini sudah di persiapkan secara matang termasuk setelah nanti mereka resmi bercerai, mulai dari ArXy yang belajar mengurus anak, meng-handle semua kebutuhan Chia sampai Starla yang memang sengaja tak memberikan ASI sejak awal. Egois memang, tapi ini semua demi hubungan yang tak lagi bisa di pertahankan.


"Aku titip Chia, aku--,"


"Dia akan baik denganku, kamu tak perlu khawatir," potong ArXy dengan cepat.


Tak perduli hak asuh akan jatuh pada siapa, ArXy akan tetap mempertahankan putri satu-satunya itu. Dan Starla hanya bisa setuju karna lagi dan lagi ia tak bisa membantah. Menuruti semua mau pria itu jauh lebih baik untuk hatinya sendiri, walau taruhannya harus berpisah dengan sang buah hati yang masih sangat butuh pelukannya.

__ADS_1


"Semua sudah beres, berbahagialah dengan hidupmu yang baru sekarang," pesan ArXy.


Meski tak cinta, ia tetap memikirkan hidup Starla kedepannya. Rumah dan mobil yang memang milik Starla sejak awal menikah tetap jadi milik wanita itu, belum lagi uang yang di berikan ArXy setiap bulan yang tak dipakai oleh Starla sama sekali ditambah lagi dengan nominal angka yang fantastis. Kini, Starla menjadi janda muda kaya raya tapi ia miskin akan kasih sayang karna hidup sebatang kara tanpa pegangan dan tempat pulang yang sebenarnya.


"Mama pergi ya, Chia. Sampai bertemu lagi nanti yang entah itu kapan. Mama sayang Chia," bisik Starla sambil menciumi pipi bulat putrinya yang belum genap dua bulan ia lahirkan.


Chia menantap mamanya sendu, tanpa senyum tapi sorot mata itu begitu lekat dan fokus seakan sedang mengingat setiap inci wajah wanita terbaiknya tersebut.


Tak banyak barang yang dibawa Starla, hanya satu tas kecil yang berisi baju yang di pakainya dalam waktu beberapa hari ini saja.


Amih dan Apih yang sedang ngobrol santai di ruang tengah pun sedikit bingung saat melihat anak dan menantunya. Terlebih Starla menenteng tas di tangannya.


"Kalian mau kemana?"

__ADS_1


"Gak kemana-mana," sahut ArXy masih dengan santai seolah tak terjadi apa-apa padahal jelas ia sudah menyakiti hati seorang anak yatim piatu.


"Cuma aku yang pergi, Mih." Starla tersenyum lalu menghambur ke dalam pelukan Amih nya yang baik meski bar-barnya masih di atas rata-rata.


"Mau pergi kemana?" tanya Apih yang malah sorot matanya tajam kearah Sang putra.


"Maaf, sebelumnya kami tak membicarakan ini dulu pada kalian, tapi ini bukan sesuatu yang mendadak karna sudah di sepakati jauh jauh hari oleh kita berdua hingga tiba waktunya sekarang," ucap Starla yang masih ada dalam pelukan mertuanya.


"Ada apa? ayo katakan," pinta Amih yang semakin dibuat penasaran.


.


.

__ADS_1


.


Hari ini, kami sudah resmi bercerai....


__ADS_2