Jatuh Cinta Pada Mantan Istri

Jatuh Cinta Pada Mantan Istri
Pergi untuk datang.


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂🍂.


Satu hari ini Starla benar-benar tak enak hati, mulai dari pagi, siang sampai malam Chia masih merajuk padanya tak ingin bicara bahkan saat bertanya pada ArXy pun jawaban pria itu kurang memuaskan. Starla yang sedikit frustasi sampai harus memukuli dadanya sendiri yang sesak menahan rindu pada sang putri. Semakin ia memutar video Chia, rasanya semakin tak karuan apalagi saat mendengar celoteh dan gelak tawa anak gadisnya tersebut.


"Sayang, maafin Mama ya. Mama janji akan selalu angkat telepon Chia. Mama gak akan ketiduran dan akan selalu nunggu Chia." Starla terus saja menyalahkan dirinya sendiri ditenga isak tangisnya.


Ini bukan tentang masalah ia ketiduran, ia pasti tentang siapa yang mengangkat telepon anak itu, Chia kecewa, ia pasti sangat kecewa karna memang berulang kali menolak obrolan jika mamanya sedikit menyinggung tentang Uncle rumah sakit.


Ya, begitulah Chia memanggilnya meski Starla berulang kali meminta anak itu menyebutkan nama. Harusnya, dari sikap seperti itu saja Starla sudah paham jika sosok Arlan tak di pernah di terima oleh putrinya sejak awal sama seperti Clarissa dari pihak papanya.


"Aku harus ketemu Chia. Ya, harus!" tekad Strala, sambil menghapus air matanya ia turun dari ranjang dan bergegas ke arah lemari untuk menyiapkan beberapa barang yang akan di masukan ke dalam koper kecil. Starla akan pergi menggunakan penerbangan paling awal esok hari.


.


.


Arlan yang baru turun dari mobil sampai bingung saat melihat wanitanya ke luar dari rumah tanpa stelan baju kerja seperti setiap pagi saat ia menjemputnya, dengan rasa penasaran Arlan pun bergegas menghampiri.

__ADS_1


"Mau kemana?" tanya Arlan yang perasaannya langsung tak enak hati.


"Maaf , aku harus ketemu Chia, Kak. Aku gak bisa di diemin anakku kaya gini, aku kangen dia, satu bulan ini aku gak ketemu dan dari kemarin Chia gak mau ngomong sama aku, aku gak bisa diem aja," jelas Strala yang kembali menitikan air mata, rasa bersalahnya kian menjadi karna memang mereka belum bertemu.


"Tapi, tapi hari ini kita harus ke luar kota, kamu gak mungkin lupa dan mengabaikan itu semua kan?" kata Arlan mengingat kan, Ini terlalu mendadak baginya yang sudah menyusun rencana kepergian mereka dengan sangat baik.


"Maaf, aku benar-benar minta maaf tapi aku harus pergi," ucapnya lirih dan langsung pergi karna sebuah mobil taksi sudah datang menjemputnya untuk mengantar sampai bandara.


Arlan melepas Starla dengan berbagai perasaan yang campur aduk dalam hatinya sampai ia tak sekalipun berkedip saat menatap punggung wanita itu yang perlahan jauh dan hilang dari pandangan setelah masuk kedalam taksi.


.


.


Beberapa jam melakukan perjalanan, kini Starla sampai juga di ibu kota, ia yang belum makan sejak kemarin bahkan sarapan sedikit merasa pusing, tapi tekadnya yang ingin segera bertemu dengan Chia membuat ia harus kuat sampai di kediaman Rahardian tepatnya di rumah kedua mertuanya. Kendaraan yang melesat dengan kecepatan lumayan membuat ia cepat sampai di bangunan mewah berpagar besi nan kokoh tersebut.


Starla turun dari mobil taksi menuju pos satpam depan, dua orang yang berada di dalam sana langsung tersenyum sopan dan ramah saat melihat siapa yang datang, mereka sepertinya hafal dengan wajah Starla padahal baru sekali ia datang.

__ADS_1


"Siang, Pak, saya--," Starla yang belum meneruskan ucapannya malah di minta untuk masuk. Ia memang sengaja tak turun di dalam karna ada perasaan khawatir kehadirannya di tolak.


"Terimakasih, Pak. Saya titip koper saya disini boleh ya?".


" Tentu, Non. Ayo silahkan biar saya antar," ucap salah satu penjaga dengan sangat ramahnya.


Starla yang di antar sampai depan pintu langsung dipersilahkan masuk juga ke ruang tamu, belum sempat ia duduk ternyata ArXy pulang yang entah dari mana karna bukan stelan jas kerja yang melekat di tubuhnya.


"Kamu--," seru ArXy kaget tak percaya jika Starla datang langsung ke rumahnya tanpa memberitahunya lebih dulu.


"Maaf, aku datang mendadak karna ingin--,"


.


.


Gubrak..

__ADS_1


__ADS_2