Jatuh Cinta Pada Mantan Istri

Jatuh Cinta Pada Mantan Istri
Season 2# 11


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


KhayXyLa NauRahardian Wijaya, gadis kecil yang di tinggalkan orang-tua nya itu kini mulai rewel saat mama dan papanya tak kunjung pulang. Susu yang di buatkan Amih pun agar ia bisa cepat tidur tak di seutuhnya sama sekali. Chia mulai banyak bertanya dimana si kebun jagung yang sebenarnya sampai tak kunjung pulang di saat langit sudah menggelap.


"Sabar ya, mungkin jalannya macet," rayu Apih yang masih sabar.


"Tapi Chia napa gak bisa telepon? muanya nda aktif kata kakaknya," seru si bocah 5 tahun saat suara operator lah yang ia dengar tiap kali mencoba menghubungi mama atau papanya.


"Baterainya mungkin habis, Chia bobo dulu sama Amih yuk," ajak menantu Rahardian tersebut sambil merentangkan tangannya.


Chia yang sudah mengantuk rasanya harus pasrah, meski akan ada drama lebih parah dari ini dimana bocah cantik itu sulit terlelap jika tanpa usapan tangan Orang-tuanya.


"Papa nakal ya, Amih, ambil jagungnya lama-lama, jauh banget ya?" tanya Chia lagi sedih.


"Iya, kan kata papa ambilnya di kebun sama di bukit, jadinya belum pulang."


Chia hanya mengangguk paham, ia kini semakin masuk kedalam pelukan Amihnya untuk segera terbuai mimpi, tak akan lagi menunggu papa dan mamanya.

__ADS_1


.


.


.


Lain dengan Chia tentu lain juga dengan ArXy, pria itu sedang terbang ke Langit ke tujuh saat istrinya kini sedang beraksi, ia tak akan pernah melupakan momen ini karena baginya ini adalah pengalaman pertama padahal ia seorang ayah beranak satu.


Dulu, sebab tak adanya cinta membuat ArXy langsung melahap menu utama tanpa mencicipi menu pembuka dan penutup setelah kembali dari puncak pelepasan. Tapi bersyukurnya apa yang ia lakukan berbuah hasil luar biasa, benih yang di tembakkan di rahim istrinya tumbuh subur hingga jadilah Chia yang menggemaskan.


"Udah ya, akunya pegel," keluh Starla sambil mendongakkan wajahnya.


"Belum keluar, Sayang. Jangan di bikin nanggung," mohon ArXy yang berharap kenikmatannya tak sampai di tengah jalan saja.


Starla yang mengantuk, capek dan keram di mulutnya mau tak mau meneruskannya lagi. Ia benar-benar ingin segera menyudahinya, belum lagi hawa dingin AC yang menusuk hingga ke tulangnya sebab tubuh bagian atasnya sudah polos sempurna.


Erangan ArXy serta des Ahannya entah kenapa membuat Starla semakin bersemangat hingga apa yang sedang di nikmatinya sekarang serasa jauh lebih keras dan besar, hingga ia sadar jika sesuatu akan terjadi padanya.

__ADS_1


"Jangan, di lepas, Sayang," mohon ArXy yang tak rela miliknya di keluarkan di saat enak enaknya.


"Enggak, aku takut," Jawab Starla.


"Dikit lagi, Please," rengek nya dengan ekspresi wajahnya yang lain.


"Aku gak mau kamu--,"


"Aku janji, aku pasti bilang kalau mau keluar." ArXy yang serasa sudah di ujung terus memohon agar Starla mau mengulangnya lagi sampai ia benar-benar melepas apa yang seharusnya ia keluarkan.


Starla yang sebenarnya ragu akhirnya melahap Si jagung lagi tapi tak se cepat sebelumnya, ia melakukannya secara perlahan namun tetep tak kalah nikmat bagi ArXy.


Satu detik, dua detik, tiga detik, empat detik..


.


.

__ADS_1


.


Uhuk.. uhuk.. uhuk..


__ADS_2