Jatuh Cinta Pada Mantan Istri

Jatuh Cinta Pada Mantan Istri
Season 2# 34


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


"Emang banyak ya?" tanya Starla masih nampak berpikir.


Saking banyaknya, kadang ia lupa harus bagaimana lagi, tapi Starla tentu adalah istri yang baik ia akan menuruti semua keinginan suaminya selagi memberinya juga kenikmatan tiada tara.


Ia jarang sekali Terima beres jika bukan di permainan yang lebih dari dua kali, karna bagaimana pun tenaganya tetap tak bisa mengimbangi suaminya yang seakan ingin lagi dan lagi. ArXy selalu lupa diri jika sudah menikmati setiap inci tubuh istrinya yang teramat menggoda, jangan kan dekat, membayangkan saja sudah membuat Si bulu bulu berjingkrak kesenangan.


"Mau ku absen satu-satu?" tantang ArXy, belum juga mendapat persetujuan ia malah sudah menyusupkan wajahnya di kedua belahan dada istrinya.


"Gede ya, padahal gak aku tiup," goda ArXy yang malah terkekeh sendiri, sedangkan istrinya justru merasa malu.


ArXy yang bak bayi kehausan terus saja berpindah dari bukit kanan dan bukit kiri sampai ia mendengar desAhAnn lolos begitu saja tanpa bisa di tahan.


"Pindah yuk, Mah. Bahaya kalo Chia denger," bisik ArXy.


Starla hanya mengangguk sambil memejamkan mata, entah benar atau tidak jika hampir dua bulan ini hasratnya selalu mudah terpancing. Kadang, hanya sentuhan iseng bibir ArXy saja sudah mampu membuat bulu halusnya meremang hebat. Jika saja tak malu, ia ingin meminta lebih tapi Starla tahu jika itu bukan di waktu yang tepat.


Karna jika semua aman seperti saat ini, ia tak perlu memohon karna ArXy akan memberi dan memenuhi nafkah bathinnya. Starla yang selalu di ajak melayang ke langit ke tujuh akan selalu merasa sulit untuk menolak.

__ADS_1


.


.


.


Tiga hari berlalu, menantu Rahardian itu akhirnya mau ke rumah sakit karna keadaannya yang tak kunjung membaik, meski masih kuat bangun dan berjalan tapi tetap saja rasanya tak enak apalagi saat pagi menjelang. Tak ada yang mereka harap kan karna tak ingin kecewa dengan sebuah kenyataan yang belum pasti. Dan untuk mencari kepastian itulah Starla dan ArXy kini akan mendatangi salah satu dokter di rumah sakit milik MiMoy Jan Hujan deres yang takut petir.


"Jangan kecewa jika hasilnya tak sesuai, nanti pulang dari sini kita coba lagi, Ok," kekeh ArXy saat wajah istrinya begitu tegang.


Awalnya Starla terharu, tapi saat mendengar ujungnya kembali ke pengaturan ranjang, ingin rasanya ia menjewer telinga suaminya itu seperti yang sering Amih lakukan selama ini.


Seperti 6 tahun lalu, Starla mulai banyak di beri pertanyaan menyangkut seputar keluhannya dan siklus datang bulannya, dan itulah yang membuat Starla ragu untuk menjawab.


"Terakhir aku puasa kayanya habis Chia keluar dari rumah sakit deh," jawab ArXy meski lupa lupa ingat.


Dan untuk memperjelas, Dokter langsung memeriksa Starla dengan cara melakukan USG, hasilnya akan jauh lebih akurat tanpa harus pusing menerka nerka.


Rasanya sungguh canggung, apalagi ada ArXy yang memegang tangannya, padahal saat di pemeriksaan kehamilan pertama pria itu tak pernah mau ikut dengan berbagai alasan.

__ADS_1


"Gimana, Dok?"


"Usia kandungannya 7 minggu, Tuan. Selamat ya, ustri Anda sedang hamil anak kedua," jelas Dokter yang membuat Starla kaget bercampur haru, begitu pun dengan ArXy yang mendadak lemas karna seakan jantungnya berhenti berdetak.


"Pah, Papa kenapa?" tanya Starla saat suaminya diam saja.


"Hem, enggak, cuma kaget aja," jawab ArXy pelan.


"Mau pingsan?"


"Hah?, Enggak lah, emang nya aku si Empet pingsan mulu, tapi--,"


"Tapi apa?" tanya Starla.


.


.


.

__ADS_1


Tapi, boleh juga tuh idenya.. tolong di itung ya emak emak....


__ADS_2