
🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
"Kita jemput kakak Chia yuk," ajak Starla pada Chio di atas pangkuan ibu mertuanya, anak itu memang langsung berjingkrak senang saat mendengar nama kakaknya di sebut.
"Mau sekalian antar makan siang ke kantor?" tanya Amih yang langsung di jawab gelengan kepala.
Starla tak pernah lagi menginjakkan kakinya di gedung pencakar langit milik suaminya tersebut, ia yang tak mau mengingat hal paling buruk dalam hidupnya tentu memilih menghindar dan tak pernah mau tahu lagi sebab kini ada anak-anak yang harus ia fokuskan dibanding meratapi kesedihannya yang pernah membuat hidupnya hancur berantakan.
Tak perduli secinta dan sesetia apa suaminya kini, yang jelas ia cukup menunggu ArXy pulang saja kerumah dari pada ia yang datang ke kantor yang pernah dan sampai saat ini masih menjadi tempat yang layaknya mimpi buruk baginya tersebut.
"Paling aku bilang Kak ArXy buat nyusul ke tempat yang Chia mau, itupun kalau gak sibuk, Mih," sahut Starla yang sudah mengambil alih putranya.
Ia yang berdiri di depan sang ibu mertua membuat siapapun tak akan menyangka jika wanita itu sudah memiliki dua anak karna bentuk tubuh Starla kembali sempurna hanya dalam hitungan bulan setelah melahirkan, tapi itu tak serta merta tanpa usaha dan olah raga sebab ia cukup tahu diri siapa suaminya, seorang pria dewasa yang kini masuk usia matang yang justru semakin menawan di tambah dengan harta dan tahta yang ia miliki.
Di kelilingi wanita cantik di kantor maupun di luar saat bertemu klien sudah biasa bagi ArXy, jangan kan ia melirik karna diam saja sudah pasti banyak yang mengincarnya dan memeberikan hal yang kadang di luar batas termasuk tubuh yang seolah ingin di nikmati.
__ADS_1
"Memang kamu kamu mau kemana?"
"Biasalah, bawa Chia main," sahut Starla yang tak pernah di larang untuk keluar rumah, bahkan Amihnya sering menawarkan diri mengasuh anak-anaknya agar menantunya itu bisa punya waktu untuk dirinya sendiri yang pasti jenuh berkutat dengan anak dan suami dari pagi hingga pagi sebab semua bergantung dan selalu menemepel padanya dalam segala hal, jika dulu hanya ada Chia dan ArXy kini di tambah Chio yang tak jauh berbeda bagai Lem yang tak bisa di tinggal.
.
.
Starla masuk lebih dulu ke kamar untuk mengganti pakaiannya dan pakaian Chio, seperti biasa akan ada drama yang di lakukan anak itu jika sudah di buka bajunya karna akan berpikir akan di mandikan, dan Chio paling tak suka itu.
"Dede Chio tunggu sini, Mama mau angkat telepon dulu," pesan Starla pada anaknya yang ada di tengah kasur saat ponselnya berdering diatas nakas, dari bunyinya yang memang berbeda ia sudah bisa menebak siapa yang menghubunginya saat ini.
"Kamu dimana? udah jemput kakak sekolah?" tanya ArXy langsung tanpa basa basi.
"Belum, aku masih dirumah, baru mau ganti baju," jelas Starla pada suaminya yang baru saja keluar dari ruang meeting.
__ADS_1
ArXy yang selalu menyempatkan diri menghubungi sang istri jika ada waktu senggang tentu membuat siapapun akan iri dengan hubungan mereka berdua.
"Jadi belum ganti baju?"
"Iya, belum, Chionya kabur kaburan terus tuh, gak mau diem malah makin jauh, kesel." Starla pun akhirnya mengeluh dan mengadu pada suaminya.
"Jangan gitu, Mah, kamu itu harus inget," kara ArXy.
"Inget apa?" tanya Starla.
.
.
.
__ADS_1
Chio kan emang hasil kabur dan main petak umpet