Jatuh Cinta Pada Mantan Istri

Jatuh Cinta Pada Mantan Istri
Niat menikah lagi.


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂🍂


Drrrt.... drrrt...


Ponsel yang bergetar disaku celana ArXy membuat pria itu lekas meletakkan kopinya ke atas meja, ada satu nama di layar pipihnya yang kini selalu ia tunggu suaranya saat pagi dan malam.


"Hallo," jawab ArXy, sambil melirik kearah jam di pergelangan tangannya lalu tersenyum kecil.


"Hallo, Kak, Chia ada?" tanya Starla langsung.


"Chia dirumah, kamu bisa telepon ke nomer Amih, aku di rumah sakit," terangnya yang langsung membuat kening Starla mengernyit kaget dan penasaran.


"Rumah sakit? siapa yang sakit?"


"Clarissa, Asistenku, " jawab ArXy.


Deg...


Jangan tanya bagaimana perasaan Starla saat ini, rasanya campur aduk tak bisa ia jelaskan tapi rasa sakit dan kecewa lebih dominan dalam dadanya yang mendadak sesak, sampai untuk menelan salivanya pun ia tak mampu. Nama yang selalu ia hindari untuk di dengar kini malah di ucapkan lagi oleh ayah dari putrinya.


"Oh, maaf menganggumu, biar aku telepon ke nomer Amih saja kalau begitu, terimakasih," ucap Starla yang langsung di minta untuk tak menutup teleponnya dulu.


"Tunggu, La."

__ADS_1


"Ada apa?" tanya Starla yang tangannya kini sudah gemetar karna bayangan wanita itu duduk diatas pangkuan suaminya 4 tahun lalu kini kembali terlintas.


"Maaf," ucap ArXy lirih.


"Untuk apa? seharusnya aku yang minta maaf karna sudah menganggumu," jawab Starla dengan nada sedikit menyindir. Awalnya ia tak mau punya pikiran tentang ArXy dan Clarissa tapi malam ini seakan meyakinkan dirinya jika ada sesuatu diantara dua orang tersebut.


"Apa kamu percaya, jika aku mengatakan aku dan dia tak pernah terjadi apa-apa?" tanya ArXy.


Starla diam sejenak, ia sedang mencoba untuk se netral mungkin tak main perasaan untuk menjawab apa yang di tanyakan ArXy, ini sungguh sensitif sampai ia seolah harus kembali pada masa lalu, masa dimana dunia hancur berantakan.


"Aku selalu percaya padamu, sekalipun itu sebuah kebohongan. Jika kamu mau tahu sosok wanita yang bodoh, buta dan tuli akan cinta itulah aku," jawab Starla dengan nada bicara bergetar.


ArXy menunduk sambil menggigit bibir bawahnya, apa yang ia dengar seperti tamparan hebat untuk dirinya sendiri. Bukan Starla yang bodoh tapi ia yang begitu angkuh tak percaya cinta dan tak butuh di cintai.


"Dan aku minta maaf akan hal tersebut, aku sudah membuatmu percaya dengan apa yang kamu lihat tanpa aku memberikan penjelasan yang sebenarnya," kata ArXy lagi, entah kenapa puncak masalah dari rumah tangganya itu terlintas lagi dan kata maaf pun terlontar begitu saja.


Tapi, malam ini kata itu justru ia dengar berkali-kali dengan nada cukup penuh sesal dan lirih, sebagai wanita yang masih menyimpan nama pria itu dihatinya tentu akan terharu.


"Biarkan aku selalu percaya apapun yang kamu lakukan, jangan beri penjelasan apapun lagi. Kamu dengan urusanmu dan aku dengan urusanku. 4 tahun ini kita sudah bisa hidup jauh lebih baik di garis takdir yang berbeda dengan jalan masing-masing. Kurasa itu sudah cukup, tak perlu lagi menoleh ke belakang karna tujuan aku dan kamu hanya ingin sama-sama melihat Chia bahagia, selebihnya tak ada yang perlu kita bicarakan kecuali tumbuh kembang anak kita," ucap Starla dengan senyum yang di paksakan untuk menenangkan hatinya sendiri.


"Chia butuh keluarga yang lengkap," balas ArXy.


"Aku tak akan melarangmu memberinya seorang ibu baru, aku yakin Chia tak lupa denganku, ia pasti sudah meletakkan namaku di hatinya."

__ADS_1


"Dan apa kamu akan memberinya ayah baru?" tanya ArXy dengan perasaan berdebar karna takut mendengar jawaban dari wanita kesayangan putrinya tersebut.


"Meski iya, tapi kurasa itu tak membawa pengaruh untuk Chia, kasih sayangmu sudah sangat luar biasa."


ArXy membuang napas berat, memang tak perlu di ragukan lagi tentang kasih sayangnya pada sang putri, apapun akan ArXy korbankan meski dunianya sendiri.


Tapi, sebanyak apapun perhatian yang ia berikan, selembut apapun sentuhan dan ciumannya ternyata tetap berbeda bagi Chia. Ia butuh kasih sayang yang seimbang bukan berat sebelah seperti 4 tahun belakangan ini. Padahal, tak ada yang di lakukan Starla kecuali menemani main dan tidur tapi ArXy sadar jika anaknya kini jauh lebih bahagia dan pintar.


"Aku tak ingin posisiku tersaingi, kamu tahu kan seegois apa aku jika menyangkut tentang Chia, jadi jangan harap bisa memberinya ayah baru!" tegasnya mulai kembali ke mode menyebalkan padahal keduanya baru saja mengobrol layaknya manusia.


#SelamaIniNaon?


"Oh, jadi hanya kamu yang bisa memberinya ibu baru, Iya?" tanya Starla yang sedikit terpancing emosinya.


"Siapa? memang aku bilang jika ingin memberinya ibu baru, hah?"


Starla mendengkus kesal sambil menghapus air matanya dengan kasar, tak pernah sekalipun pria itu tak membuat ia jengkel padahal Starla tadi sudah berpikir jika mantan suaminya itu sudah insyaf.


"Itu, buktinya kamu sedang di rumah sakit bersama Si cacing kremi, apalagi jika bukan ada niatan untukmu menikah lagi," cetus Starla.


.


.

__ADS_1


.


Kalau niat Nikah lagi tuh di KUA, bukan dirumah sakit, Sayang.


__ADS_2